No four breasted sex robots #JapanIsWeird

seen from Netherlands

seen from Russia
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Maldives
seen from Russia
seen from United States
seen from United States
seen from Argentina

seen from United States

seen from Brazil

seen from Malaysia
seen from China
seen from Philippines

seen from Philippines

seen from Malaysia
seen from Germany
seen from China

seen from Malaysia

seen from Brazil
No four breasted sex robots #JapanIsWeird
sauce:---
#japanisweird
Time to burn some dread finally. An hour in and every character is awful. Gonna be working overtime on that dread burning business me thinks. #persona5 #burnmydread #pboyz #mentalhealthpowerrangers #japanisweird #catthatalsohappenstoburglethingsdontworryaboutit
Hello gengs!
Apakah kalian pernah merasa super ngantuk ketika beraktivitas? tentu saja pernah! Apakah alasan dibalik rasa kantuk itu?
Biasanya~ karna kita “membandel” dan tidur kurang dari waktu normal tidur, yaitu 7-8 jam sehari. Tentu saja kita memiliki alasan masing-masing mengapa kita tidak tidur yang cukup, ada yang bermain sampai larut, bekerja atau belajar sampai larut atau nonton drama sampai ngantuk. Wah! sebenarnya hal ini sangat mengganggu performa kita dalam beraktivitas keesok harinya, tapi jika memang tidak dapat dihindari, mau bagaimana lagi, bukan?
Tentu saja hal seperti ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Seluruh masyarakat di dunia tentu saja merasakan hal seperti itu, termasuk Jepang.
Namun, apakah yang membedakan antara Jepang dan Indonesia?
Di Jepang, terutama tertidur ketika jam kerja, disebut inemuri. Untuk beberapa jenis pekerjaan, inemuri dianggap sebagai hal yang sangat memalukan, bahkan bisa menyeret kita sampai pada tahap pemecatan. Wah! Jepang memang sangat tegas kalau berurusan dengan kedisiplinan, bukan? Namun, ada juga beberapa jenis pekerjaan seperti pemadam kebakaran, inemuri dianggap wajar dan mereka tetap mendapatkan bayarannya tanpa mendapatkan teguran. Mengapa? Tentu saja karena jenis pekerjaan seperti pemadam kebakaran yang melayani masyarakat, bisa saja bekerja sampai kekurangan jam untuk beristirahat. Oleh karena itu, inemuri adalah hal yang sangat diwajarkan.
Tidak hanya itu, beberapa perusahaan memberlakukan inemuri selama tiga puluh menit untuk para karyawannya demi meningkatkan kinerja dan produktivitas pekerjaan mereka pula. Bahkan, kantor di Jepang, meminta para karyawannya untuk membawa bantal atau bahkan perusahaan itu sendiri yang menyiapkan bantal untuk inemuri para karyawannya sendiri.
Wah! terdengar Aneh sekali bukan? Namun menurut penelitian, Inemuri sangat baik diaplikasikan untuk para karyawan yang bekerja dengan jangka waktu yang cukup lama dalam sehari serta berjangka panjang. Kalau di Indonesia sudah kena tegur kali, ya?
Hello gengs!
Mungkin kedua benda di atas ini sudah sering kalian lihat di berbagai blog dengan kata kunci “Produk Aneh Buatan Jepang” dan banyak sebagainya. Aku di sini juga ingin sedikit membahas produk ini tapi dengan perspektif aku sendiri nih, karna pada umumnya banyak Writer hanya menuliskan sedikit caption mengenai produk-produk diatas.Wah, mungkin karena keterangan mengenai produk itu sendiri sangat sedikit kali ya?
Produk pertama, Bantal Anti Rindu
Wah! Dari namanya aja sih sudah Anti Rindu. Beneran banget ini buat Anti Rindu? Dari beberapa sumber (segiempat.com) dituliskan bahwa produk ini sangat laris dikalangan wanita Jepang, terutama yang sudah menikah dan ditinggalkan oleh sang suami ke luar kota. Tapi, apa benar kalau mereka yang sudah menikah benar-benar membeli produk ini? Nyatanya, kalian sendiri akan berpikir ribuan kali untuk membeli produk seperti ini ketika sudah menikah. Aneh ya?
Menurutku, justru kebanyakan dari pembelinya pasti wanita yang “jomblo” alias melajang. Kenapa? Karena pada zaman modern ini, terbukti bahwa di Jepang, wanita yang memilih untuk tidak menikah dan hidup mandiri setiap tahunnya selalu meningkat. Mereka merasa bahwa hidup sendiri itu lebih independen dan mudah, tidak disulitkan untuk mengatur kehidupan berumahtangga dan jauh dari tanggungjawab membesarkan anaknya. Dengan keadaan seperti itupun, tidak mungkin jika wanita-wanita independen tersebut tidak membutuhkan sedikit “kehangatan”, bukan? Wanita tetaplah wanita. Menurutku, ide mendasar dari pembuatan produk ini justru karna wanita independen yang membutuhkan sedikit kehangatan buatan. Oleh karena itu, produk inipun laris dikalangan wanita independen yang menjomblo!
Produk Kedua, Bantal Paha Wanita (Hizamakura)
Waah! Satu lagi nih yang cukup Booming. Bantal berbentuk paha ini ternyata sempat sangat laris dijual di Bandara Narita. Gengs yang sering ke Jepang, pernah lihat tidak? Aneh banget ya produk yang satu ini?
Meskipun diberitakan bahwa Hizamakura sekarang sulit dicari, namun pada buktinya, beberapa menjual bantal ini secara online, hayo uda nyari ya di Google? Sumber juga mengatakan bahwa belum diketahui apa sebenarnya alasan pembuatan dari produk ini, tapi apa benar gengs juga tidak tahu apa kegunaan dan alasan mengapa bantal ini ada?
Menurutku, sangat terlihat jelas jika gengs sudah melihat produk pertama. Jika para wanita independen saja bisa kesepian, kenapa para lelakinya tidak? Terlepas dari apakah lelaki tersebut sudah menikah maupun belum, namun bagaimana rasa nyaman yang dirasakan oleh mereka jika ketika seusai penat bekerja keras seharian, mereka bisa tidur dengan nyaman dipangkuan wanita untuk sejenak? Tentu saja dapat meringankan sedikit stress akibat bekerja dan beraktivitas.
Dengan konsep waktu adalah uang, beristirahat dan meredakan stress bersama pasangan dapat memakan banyak waktu, apalagi jika akan dilakukan pada jam makan siang. Lebih efisien bukan apabila menggunakan Hizamakura untuk beristirahat di jam makan siang? Sangat inovatif sekali! Apalagi beberapa perusahaan di Jepang memang menyediakan waktu untuk beristirahat, lebih nyaman seperti inikan dibanding dengan hanya beristirahat pada umumnya?
Inilah sedikit dari opini-opiniku mengenai produk-produk diatas, bagaimanakah opinimu?
#japanisweird Part 6
#japanisweird Part 5