Rasulullah s.a.w. tidak pernah menolak orang yang meminta kepadanya dengan alasan sedang tidak mempunyai uang. Pada suatu hari Rasulullah s.a.w. kedatangan seorang tetamu yang meminta bantuan kepadanya. Kemudian Rasul berkata: “Saya sedang tidak mempunyai apa-apa. Jual lah sesuatu dan saya yang akan menanggung (barang itu kembali kepadamu lagi). Jika saya sudah mempunyai uang saya akan mengganti biaya barangmu (yang kamu jual itu).” Melihat hal ini sahabat ‘Umar berkata, “Wahai Rasul. Kamu sudah pernah memberinya bantuan sebelum ini. Allah tidak membebanimu dengan hal yang kamu tidak kuasa menanggungnya.” Rasul kurang senang dengan usulan ‘Umar ini. Kemudian ada seorang Ansar yang berkata: “Wahai Rasul. Teruslah memberi nafkah. Jangan khawatir, Tuhan pemilik ‘Arsy tidak akan membuatmu kekurangan.” Mendengar ucapan ini Rasulullah s.a.w. tersenyum dan tampak ada kegembiraan terpancar dari wajah mulianya. Kemudian Beliau berkata: “Sikap seperti inilah, yang diperintah kepada saya untuk melakukannya.” Itulah sekelumit kisah kebersahajaan Rasulullah saw. Beliau sangat tawadhu dan sederhana dalam makanan, pakaian, dan tempat tinggalnya. Beliau berpakaian dan menempati rumah sama seperti orang-orang kecil di sekitarnya: tidak ada kemewahan, glamor, dan simbol-simbol duniawi yang menandakan tingginya kedudukan beliau di antara umatnya. Padahal, sejarah mencatat beliau sebagai orang yang memiliki penghasilan besar untuk ukuran zamannya. Kalau mau, apa pun bisa beliau beli. Selain pernah menjadi seorang saudagar kaya, Rasulullah saw. pun mendapat hak atas ganimah atau harta rampasan perang. Allah Swt. telah menetapkan jatah yang berhak beliau miliki sebagaimana firman berikut. ”Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah, ‘Harta rampasan perang itu milik Allah dan rasul (menurut ketentuan Allah dan Rasul-Nya), maka bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah hubungan di antara sesamamu, dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu orang-orang yang beriman’.” (QS Al Anfal, 8: 1) #Bacakanbukuanakmu #bukukarakter #bukumahlukmulia #rasulkukeren #seriteladanrasul #bpteamscetar #balitacerdas #rakbukughani #karaktermulia














