Kelak aku akan,
Kelak, aku akan menyiapkan kopi mu di pagi hari. Menyiapkan pakaian dan segala keperluanmu untuk bekerja.
Kelak, aku akan mengantarkanmu bekal makan siang ke kantor. Lengkap dengan teh hijau yang masih hangat dalam termos kecil favoritmu.
Kelak, aku akan menunggumu pulang kerja. Memasak air hangat di bak mandi dan baju koko yg sepaket dengan sarung untuk berjamaah ke masjid
Kelak, aku akan mengaji bersama mu selepas kau pulang solat maghrib. Saling murajaah hafalan yg kita punya.
Kelak, aku akan makan malam bersamamu di meja makan setelah kau balik waktu isya. Akan ku masakkan apa-apa yang kau inginkan sebagai hidangan.
Kelak, aku akan mendengar ceritamu tentang apa saja yg ingin kau bagikan. Di depan televisi, sambil memakan buah yg kita suka. Sesekali berdebat, lalu kita akan kembali tertawa.
Kelak, aku akan menjadi orang yang paling menyayangimu. Aku akan menjadi seseorang yang selalu paling depan berdiri untukmu.
Kelak, aku akan menjadi pendamping setia. Tapi itu bisa terjadi hanya jika kau menyetujuinya. Maukah kau mewujudkannya?











