KENALAN YUK! UI/UX Design di Industri Digital
Hai Akberians
Senin 20 Maret 2017 lalu, Akberjogja mengadakan kelas “KENALAN YUK! UI/UX DESIGN DI INDUSTRI DIGITAL” bersama Mas Dwinawan Hariwijaya. Mas Dwinawan adalah Co-Founder Studio Paperpillar.
Dalam kelas ini Mas Dwinawan menerangkan UI/UI Design di Industri Digital. Nah, Apa itu UI/UX?
U = User
Nah, yang dimaksud dengan user itu, bisa pacar, teman, adik, kakak, saudara, kakek, nenek, tante.
X = Experience
Jadi UX adalah tentang apa yang pengguna alami selama dia berinteaksi dengan suatu product atau service. Dalam keseharian kita UX itu luas. Contohnya : ATM, Bandara, Website, Apps dan lain-lain.
Setiap hari kita udah bersentuhan dengan product/service. Mulai dari product yang mudah dipakai hingga yang membingungkan. Jadi rasa mudah, bingung itulah yang dinamakan UX.
Seiring dengan berjalannya waktu kini banyak perusahaan mau berinvestasi di UX untuk website dan Apss. Hal itu dikarenakan untuk memberikan good experience kepada user/customer saat menggunakan produk mereka. Happy User = Good Businnes.
Proses design website / Apss di perusahaan Internet (Startup)?
1. Diskusi Awal, pada diskusi awal ini melibatkan semua tim ada User Interface Designer (UID), Copy Writer, Front and Engineer, Product Manager, Back and Engineer, dan Interaction Designer (IxD)
2. User Research
3. Diskusi Lagi
4. Brainstorming Membuat Alur
5. Brainstorming Membuat Sketsa Tampilan
6. Membuat Tampilan High Fidelity
7. Melakukan Usability Testing
8. Masuk Ke Tahap Development
Ada beberapa Tips Untuk Mendesain website atau Apss yang User Friendly:
1. Clarity and Consistency
Desain elemennya jelas. User tidak bingung mencari tombol untuk melanjutkan ke halaman berikutnya.
2. Make it Simple
Jika anda mendesain form yang panjang jangan ditampilkan semuanya. Tapi apabila menjadi beberapa bagian.
3. Menginformasikan Status
Berikan kepastian kepada User. Beri tau mereka jika menunggu, Beritahu yang musti mereka lakukan.
4. User Control and Freedom
Buat User senyaman di rumah sendiri tanpa takut melakukan kesalahan.
5. Pandu User
Tunjukan pada user apa yang harus mereka lakukan.
6. Gunakan Elemen Sesuai Tujuannya
Jangan gunakan elemen karena alasan “biasanya seperti itu’ tapi gunakan elemen sesuai tujuannya.
7. Perhatikan Susunan Hierarki
Pilih mana informasi yang penting dibaca oleh User dan mana yang kurang penting.
Nah, ini beberapa pertanyaan seputar UX.
UX = Website Design
TIDAK, UX diaplikasikan ke semua produk dimana user bisa berinteraksi atau melakukan sesuatu dengan produk itu.
UX = IT
TIDAK. Botol saus, bumbu Indomie itupun tidak terlepas dari UX.
UX = Wireframe adalah pembuatan sketsa sebelum ke tahap final design.
Banyak istilah mengenai UX, Tapi tidak perlu menjadi fokus. Fokuslah membuat user/customer anda nyaman dan puas saat menggunakan produk yang anda buat.
Because Satisfaction Comes From Experience
Sampai jumpa di cerita kelas Akber Jogja selanjutnya. Berbagi bikin happy! :) - Istikhana Nurulhuda
Salam dari PIC yang bertugas:
- Aditya Nugraha - Aditya Rizki Chorniawan - Aprilia Muktirina - Dian Syifah Pratiwi - Dharma Surya - Istikhana Nurulhuda - Raden Rani - Riesha Prilia Rizkina - Rizki Maha Putra - Safitri Maharani Yusuf - Wiranto Bakri - Yudystira Pradana










