Persiapan Kerja di Dubai; KTKLN
Sempat saya singgung di postingan lalu tentang KTKLN.
KTKLN (Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri) adalah bukti nyata berupa kartu atau barcode sebagai identitas Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang sudah memenuhi prosedur dan membayar jaminan keselamatan selama kerja/pensiun. Saat saya mencari informasi tentang hal ini, banyak informasi yang bertolak belakang. Saya sempat ragu untuk mengurus, karena sudah lelah dengan birokrasi; hanya ingin di rumah menghabiskan waktu bersama keluarga. Namun setelah membaca beberapa artikel dari website resmi. Saya pikir tidak ada salahnya mengurus, toh saya sudah dipesan perusahaan kalau memang negara ruma memerlukan labor card/ surat kerja/ kartu TKI. Saya pikir supaya proses keberangkatan juga lebih lancar, maka saya memutuskan mendaftar online lewat sini.
Pendaftaran Saya adalah calon TKi mandiri yang mengurus keberangkatan tanpa bantuan agensi. Sehingga saya bisa mengurus online lewat link ini. Asalkan data lengkap, sudah sesuai pengaturan, saya cukup upload. Kemudian setelah pengisian akan muncul keterangan bahwa saya sudah registrasi, bukti registrasi berupa file PDF, sebaiknya disimpan lalu buat print out sebayak dua kali.
Pada saat pengisian data, saya memilih kantor BP3TKI di Jakarta Selatan, silahan Anda memilih lokasi dekat rumah. Setelah registrasi online, kita tidak langsung terdaftar sebagai TKI. Masih harus datang ke BP3TKI yang dipilih tersebut untuk mengurus pembayaran BPJS Ketenagakerjaan dan scan sidik jari. Prosesnya cukup sehari, tapi kalau Anda kena sial seperti saya maka prosesnya bisa dari pagi-sore. Pembayaran saya sempat tidak terdeteksi sistem kantor BPJS selama hampir 4 jam, selama itulah saya menunggu dengan sabar. Maka lebih baik Anda datang ke BP3TKI lebih awal atau sesuai jam buka kantor.
Perjalanan ke BP3TKI Saya berangkat dari Bogor naik kereta jam 9.20 menuju Stasiun Universitas Indonesia. Keluar stasiun menuju jalan margonda, saya naik 112 (bayar Rp. 4000-), turun di pertigaan Ciracas. Menyebrang pertigaan tersebut untuk lanjut naik angkot merah arah Ciracas (saya lupa nomor angkotnya). Sampai di pertigaan Jl. Centex, saya turun lagi dan mulai bingung dimana posisi BP3TKI. Selama perjalanan naik angkot, saya selalu bertanya pada supirnya; berharap saya tidak terlalu banyak naik-turun dan langsung sampai depan kantornya. Akhirnya saya order GoJek dari pertigaan Centex langsung ke BP3TKI (bayar Rp 5000).
BP3TKI Jakarta Alamat: Jalan Pengantin Ali No.71, Ciracas, Jakarta Timur Telp; (021) 87781840 Jam Operasional: Senin- Jum’at, 8AM-4PM
Proses di BP3TKI saya datang ke receptionist untuk pengecekan dokumen, langsung diarahkan ke loket C. Saya hanya perlu menjawab beberapa pertanyaan, dicek ulang dokumennya, kemudian dapat nomor antrian ke loket 10. Sebelum ke loket 10, saya mengisi formulir pernyataan yang diberikan petugas dari loket C. Pada loket 10, data kembali disesuaikan dengan dokumen, sambil ditanya petugas. Pertanyaan umum seperti negara tujuan, jabatan, tempat tinggal, perusahaan sponsor, dsb. Kalau sudah lengkap, saya kemudian masuk ke bagian dalam kantor, untuk diwawancarai dengan petugas yang lebih tinggi jabatannya. Saya tidak melihat papan nama/jabatan beliau, namun saya yakin beliau adalah penentu lolos atau tidaknya calon TKI mendapat KTKLN. Wawancara berlangsung singkat, beliau sangat ramah tapi teliti. Begitu dianggap lolos, formulir pernyataan saya diberi stempel langsung diproses ke pembayaran BPJS. Saya tidak perlu melalui proses pendataan karena sudah mendaftar lewat online serta menyerahkan print out data. Selang 4 jam kemudian, kartu BPJS saya keluar, saya langsung diproses untuk foto dan scan sidik jari. 10 menit kemudian, KTKLN saya sudah jadi. Seandainya sistem BPJS lancar, saya mungkin hanya menghabiskan 1 jam di BP3TKI.
Dokumen yang harus disiapkan setelah registrasi online:
paspor asli dan fotokopi 1 lembar
e-visa asli dan fotokopi 1 lembar
surat kontrak asli dan fotokopi 1 lembar
hasil medical check up asli dan scan/fotokopi 1 lembar (sebaiknya serahkan yang hasil scan warna saja supaya tidak rusak dihekter sana-sini)
print out bukti pendaftaran online
fotokopi ijazah terakhir 1 lembar
KTP asli (hanya ditunjukkan)
Bagi Anda yang tidak mendaftar online, mungkin harus mempersiapkan data di flashdisc dan bawa pas foto ukuran passport.
Biaya BPJS Ketenagakerjaan IDR 339.500- untuk pendaftar mandiri. (bayar tunai). Catatan: BPJS ini hanya sebagai jaminan selama kontrak TKI, akan habis dan harus diperpanjang sesuai masa berlaku kontrak. Selama belum habis masa berlaku, kita tidak perlu membayar iuran apapun.















