“Hidup adalah serangkaian kebetulan. Kebetulan adalah takdir yang menyamar.” - Fiersa Besari -
15 Januari 2020 menjadi waktu yang kebetulan untuk kami. Hari pertama aku dibuat tertawa, sebab dia menyayangkan karena aku harus lahir lebih dulu di bumi ini. Hey! Maaf yah! Bukan mauku. :D
Di hari kedua dan seterusnya, kami seperti terus saling mengisi. Bisa dibilang sering. Ada saja yang dibicarakan, ditertawakan. Merasa kenal lama, ya! Berhubung sama-sama aneh, jadi kami bahagia dengan itu. Hal yang agak sulit diterima oleh sebagian manusia.
Dia manis, muda, berbakat, pendengar yang baik, cukup pintar dan cerdas. Aku memanggilnya kilau bintang, langit malam. Semoga dia tidak bosan menyinariku yang terkadang mudah sendu. Beberapa hal yang aku syukuri, dia mau menyediakan telinga. Mau menjadi suara lain saat aku menangis. Mau jadi bagian dari cerita hidupku.
Dear.. Kilau Bintang. Langit Malam. Terima kasih sudah datang. See you! Let’s celebrate our day!
Bogor. 15 April 2020.













