Bu, jadi kamu lelah ya? Effort kamu dalam memberi nutrisi terbaik untuk anak, berusaha untuk tidak memberi makanan Upf seringkali justru cibiran itu datang dari mereka yang bergelar sepertimu juga yaitu 'ibu'. Padahal makanan yang kamu berikan pada anak adalah hasil dari konsep yang kamu rancang dengan suami dalam kurikulum keluargamu.
Bosan, ya, bu, negur bapak-bapak atau mas-mas yang suka merokok sembarangan? Nggak peduli ada anak kecil atau enggak, ada ibu hamil, dan tentunya ada kamu yang berhak menghirup udara segar pemberian Allah tanpa paparan asap rokok.
Nggak mudah, ya, Bu mempertahankan rasa percaya diri menjadi 'ibu' disaat mereka bahkan dari kalanganmu sendiri menganggap peran ibu adalah 'cuma'
Kadang kesel, ya, Bu, kalau orang lain anggap kamu lebay berlebihan hanya karena kamu melarang beberapa hal untuk anakmu, kamu merasa anakmu nggak baik-baik aja dan butuh penanganan lebih dalam, padahal yang tahu kondisinya emang, ya, kamu. Yang membersamai adalah kamu dan yang merasakan lelah dari ketertinggalan perkembangan dan pertumbuhan anak, ya, juga dirimu.
Selama apa yang kamu lakukan tidak menyalahi syariat dan kesehatan, tetap lanjutkan, ya, bu. Sebab bab mengasuh dan mendidk tak cukup hanya berdasar pengalaman dan perasaan, ia juga butuh ilmu pengetahuan.
Semangat bu kamu berharga✨















