by Lidya Adventa
seen from Türkiye

seen from United States
seen from United States

seen from Netherlands
seen from Russia

seen from Türkiye

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Türkiye

seen from Maldives

seen from Türkiye

seen from Canada
seen from United States

seen from Latvia

seen from Türkiye
seen from United States
seen from China
seen from United States

seen from Australia
by Lidya Adventa
Lidya Adventa adalah seorang ilustrator handal lulusan Institut Teknologi Bandung, yang sekarang sedang menekuni keahliannya dalam jewelry design. Atas pemberian komik-komik Astro Boy dari ayahnya sewaktu duduk di Sekolah Dasar, menarik perhatian Lidya untuk terjun dalam bidang seni lukis. Penasaran ingin tahu tentang dia lebih luas lagi? Berikut interview kita bersama Lidya Adventa:
Sekarang sedang disibukan dengan kegiatan apa, Lid?
Sekarang lagi nekunin jewelry design yang dulu jadi fokus tesis sama belajar tattoo. Pengen ngurangin aspek digital dan balik lagi ke tehnik-tehnik gambar/crafty projects yang pure manual. Karena di jaman yang sarat banget dengan penggunaan teknologi bikin segala sesuatunya jadi terlalu mudah dan instan, akhirnya kita jadi males ngedalemin hal2 yang bahkan kita anggap menarik, dan itu agak nakutin buat saya.
Sejak kapan kamu tertarik untuk melukis?
Dulu saya terkesima banget sama ilustrasi di buku-buku Hans Christian Andersen dan komik-komik Astro Boy pemberian ayah saya jaman SD. Serta waktu ngeliat kakek saya ngelukis di waktu senggangnya, mimik muka yang rileks dan nikmatin harinya itu bikin saya pengen nyoba menggambar.
Jika sedang menggambar, musik apa yang kamu dengarkan untuk menambah mood kamu untuk menggambar?
None in particular, it's not the music that controls my mood, but the other way around... :))
Biasanya kamu memilih Lukisan yang kamu buat biasanya menggunakan alat apa? Dan kenapa memilih alat itu untuk sarana kamu dalam berkreatifitas?
Pensil dan drawing pen biasa, dan apapun yang ada disekitar asal masih berfungsi baik. Winsor&Newton brushes are good, branded tattoo machines are good, but they're just tools.
Jika diberikan kesempatan untuk berkolaborasi melukis bersama salah satu seniman dunia, seniman siapa yang kamu pilih? Dan kenapa?
Beberapa, lebih pengen 'berguru' tepatnya karena saya bukan di posisi untuk kolaborasi dengan mereka... Todd Schorr, karena karyanya; Five O'Clock Shadow in Disney-Dali Land, jadi sebuah kritik buat dua idola masa kecilnya yang terjebak di komersialisasi seni (kita pasti pernah kecewa dengan satu figur yang kita anggap istimewa), Banksy, dan Escif.
Inspirasi yang biasa kamu dapatkan darimana atau apa?
Ensiklopedi, lukisan era Baroque dan Rococo, arsitektur neo-brutalis, Art Deco dan visualisasi post-apocalypse, budaya kuno dan tradisional.
Baru-baru ini saya nonton dokumenter yang bagus sekali, judulnya Samsara- it shows all sides of the earth, scenics, budaya, industri... dari yang pengen kamu tau- dan kamu harap ga tau- sangat inspiratif sekali buat saya.
Ada keinginan membuat solo exhibition?
Nope. :))
Kendala-kendala apa saja sih yang kamu hadapi dalam menggambar?
Mood, karena saya belum bisa nyampein apa-apa di gambar-gambar saya, saya bisa menikmati prosesnya, tapi akhirnya they're still nothing.
Apa rencana kamu untuk kedepannya?
Nyelesein yang udah saya mulai, nikmatin hidup dan terus belajar.
Berikan satu Quote khusus untuk mensupport seniman" dalam negeri yang masih malu mengapresiasikan karyanya?
"I believe in art not to decorate the homes of the rich but as a tool to open doors and break barriers." - Escif.
Lidya Adventa Sites:
humanivorestudio.blogspot.com
www.facebook.com/humanivorestudio