7 Hari Mencari Jejak Tsunami
Yaaaap, kembali lagi dalam petualangan tak terduga duga yang silih berganti. Kali ini saya dapat tawaran untuk jadi tim penulis ekspedisi destana tsunami 2019 yang diselenggarakan oleh BNPB dari 12 juli sampai 15 Agustus 2019 dari ujung timur jawa daerah Banyuwangi sampai ujung barat jawa daerah Cilegon. Sayangnya saya hanya ikut dari daerah Ujung Genteng Jawa barat sampai Cilegon, karena sebelumnya harus mengerjakan jurnal.
Petualangan menjadi penulis amatir bermula pada tanggal 8 agustus 2019, saya berangkat menuju Ujung Genteng dari stasiun Paledang Bogor sampai stasiun Sukabumi lanjut naik elf sampai Surade, di sini saya dan 2 kawan yang sudah pernah mengikuti ekspedisi segmen jatim berpapasan dengan kawan kawan RAPI dan kita pun di rescue oleh rapi. Perjalanan dari Surade sampai Ujung Genteng tak separah sukabumi ke surade yang meliuk liuk naik turun tak karuan di dalam elf yg sumpek membuat rasa mual dan akhirnya tidur sepanjang jalan.
Di Ujung Genteng saya bertemu dengan beberapa penulis profesional, arkeolog, peneliti dan banyak petinggi petinggi lainnya yang duduk bersana mendengarkan paparah hasil temuan lapangan semala ekspedisis berlangsung. Suasana hikmat dengan penuh keseriusan sesekali dilontarkan guyonan dari beberapa orang terlihat disebuah kedai bakso yang penih dengan laptop dengan jari jari menari diatasnya untuk menulis laporan temuan. Atmosfer diruangan sesekali membuat saya merasa saya tak sebanding dengan yang lain tetapi di lain sisi saya merasa ini adalah kesempatan besar untuk belajar bagaimana para ahli melakukan perjalanan
Tak usah risau kawan, walau ilmu yang dimiliki belum sepadan tapi yang jelas seorang dengan ilmu yang tinggi seharusnya bisa memperlakukan manusia dengan lebih bijaksana









