trending topik : orang dalam
Senin, 28 Desember 2020. Aku masuk kantor sebagai mahasiswa magang setelah beberapa hari libur. Libur 4 hari tak membuatku senang. Bisa-bisanya sakit saat liburan, planning mau kemana-mana jadi batal. Rencana ngerjain ini itu juga sirna karena harus tiduran di kamar. Iya, sepulang dari Gresik hari Kamis lalu, aku langsung minum air dingin dari kulkas. Mungkin terdengar biasa, tapi percayalah selama di Gresik aku nggak pernah minum dingin. Alhasil karena nggak terbiasa ditambah akunya bandel yang langsung keluar ke tempat makan All You Can Eat di daerah Merr, pulang dari sana badanku agak demam. Memang ya, harusnya kalau pulang ya anteng dulu di rumah, dasar aku. Akhirnya sampai hari ini saat aku nulis (30 Des 2020), sekarang minumku serba hangat yaitu air putih yang dicampur serai. Enak juga. Resep mama emang paling topcer, tenggorokan dan demamku juga udah hilang, alhamdulillah.
Haha, prestorynya kepanjangan. Kenapa judulnya orang dalam. Itu gara-gara pak Nanda. Aduh, cerita magangku belum ku buat. Yaudah intinya pak Nanda ini pembimbing x mentor yang paling top sedunia. Haha:) Jadi sehabis meeting sore itu, kantor langsung sepi. Hanya tersisa aku, mas Adam, dan pak Nanda. Well, kami cerita banyak hal dan entah kenapa selalu nyambungnya ke orang dalam. INI SEMUA GARA-GARA PAK NANDA YA!! Bahas magang, universitas, kerjaan, semua punya benang merah yang sama yaitu orang dalam. Bahasan yang menarik dan bukan rahasia umum lagi. Hahaha, malam itu topik kami berakhir setelah mas Adam berkata “Anak magang yang kemarin perasaan kalem semua lho Mir ceweknya”, pak Nanda menyetujui dan berkata “Paling pol yo Wavi, tapi gaonok sing nemen koyo awakmu Mir”. Tolong bapak dan mas, saya ini kalem aslinya cuma terlalu sering dipicu yaopo maneh suroboyo kentel:(










