Memutuskan untuk mengambil bagian dalam kehidupan masyarakat yang bukan ada turunanya terhadap diri sendiri itu adalah cita-cita yang tidak banyak dimimpikan oleh orang banyak di luar sana.
Maka tak heran jika dirimu akan dipandang sebelah mata oleh mereka yang memang tidak setuju akan semua yang engkau lakukan. Bagi mereka yang kau lakukan adalah kesiasiaan belaka saja.
Sedihnya bukan main ketika harapanmu yang mengharuskan orang lain mendukung apa yang engkau kerjakan bagi banyak orang di lingkungan baru, justru menjadi cemohan bagi orang tersebut.
Menjauh dari mu mungkin bagi mereka adalah cara yang tepat agar tidak “tertular” kebodohan mu melakukan pengabdian tersebut.
Tak lagi ku sesali semua yang terjadi karena apa yang terjadi bukan bagian dari apa yang mereka tentukan melainkan dari apa yang sudah digariskan dalam kehidupan ku.
Mengabdi menjadi pilihan terbaik ku dalam memberikan apapun yang sudah ku terima dengan layak selama ini. Tak ada rasa rugi yang ku peroleh dari mengabdi, jadi untuk apa aku harus berhenti dari semua ini. Mereka yang berbicara itu tak paham apa itu pengabdian.
















