Aku membayangkan betapa rumit hati masing-masing dua insan yang mengatakan bahwa berpisah adalah jalan yang terbaik untuk keduanya.
Yang mengisahkan tentang matahari yang memberikan hak dan kewajiban kepada bunga matahari untuk menanggung dan mendapatkan manfaat dari kenangan-kenangan dahulu.
Matahari memberikan kebebasan yang sebebas-bebas kepada bunga matahari untuk berbahagia dengan caranya.
Kemudian bunga matahari pun siap melakukan berbagai cara untuk membuat kenangan lama yang sejatinya telah pupus tetapi tetap terlihat seperti masih sedia kala.
Aku sebagai manusia yang hidup melihat interaksi dua sosok itu yang berpikir bahwa perpisahan mereka adalah keputusan masing-masing, tetapi aku memiliki pemikiran dan perasaan takut dan sedih ketika harus memikirkan asumsi-asumsi penyebab perpisahan itu terjadi.
Entah itu baik atau buruk tapi nyatanya perpisahan adalah keputusan terburuk menurutku.
Di realita sesungguhnya menyatakan bahwa mereka sangat bahagia dengan keputusan tersebut, tetapi tidak dengan ku.
Mereka sekarang bebas mengepakkan sayapnya dan terbang jauh melampaui keinginannya.
Semenjak saat itu aku membenci segala hal tentangmu.
apakah aku harus tetap membenci apapun yang membuat hatiku sakit?
iya
tidak













