1.825 Hari
Dibulan menuju akhir tahun 2024 ini air hujan sering kali menampakkan diri. Sehari sudah seperti aturan minum obat pada umumnya, tiga kali sehari, bahkan kadang lebih dan kadang seharian penuh kadang sebentar saja. Langit biru beberapa hari saja terlihat dari tanah pijakan. Awan abu bahkan kadang menghitam rajin menyapa. Sebagai pelindung sementara dari terik sinar matahari yang tampaknya juga ikut tertutup awan abu.
Sudah berapa kali suasana itu terlewat begitu saja hingga tak terasa pula sudah 1.825 hari setelah berpulangnya ayah ke alam selanjutnya. Sangat rindu pada ayah. Semoga tempatmu di sana lapang, wangi dan penuh cahaya. Tak lupa juga doa-doa kami semoga turut menghiasi dan menemani ayah. Selalu.
Ayah, ayah sudah punya menantu dan cucu. Anak-anak ayah juga sehat semua beserta menantu dan cucu-cucu ayah.
Ayah, istri ayah yang hebat juga sehat. Ibu, alhamdulillah senang sekali dengan kehadiran cucu-cucunya.
Ayah, akan selalu ada dihati kami.
Ayah, semoga kelak kita bisa berkumpul lagi bersama di tempat yang indah dan membahagiakan, dengan izin-Nya.
See u Ayah.
26 Desember 2019 - 26 Desember 2024











