Silabus Hidup
"Some precious value just came to me yesterday. About how to let it go sicerely. Even it seems not ideal for me.."
Aku rasa, Allah swt telah menyiapkan silabus pelajaran kehidupan ke masing-masing hambaNya dengan berbeda-beda. Yang didasarkan pada sifat hambaNya, kelebihan, kekurangan, karakteristik, kemampuan, bahkan didasarkan pula dari doa-doa yang dipanjatkan hambaNya.
Contohnya, ada yang diuji dengan permasalahan hati, tentang ikhlas, yang mungkin hingga bertahun-tahun dirinya baru sadar bahwa itu adalah ujian, dan ia harus segera mengambil hikmah dan hingga bisa betul2 mengimplementasikan dalam kehidupannya.
Namun tak disangka, ujian itu tak pernah usai jika umurnya pun masih ada. Ujian itu datang lagi, dan kini dengan pelajaran yang berbeda.
Aku pun merasakannya juga. Soal berbagai ujian yang tetiba menimpa, yang bahkan aku baru sadar bahwa hal itu berdasarkan doa2 yg kupanjatkan, berdasarkan kelemahanku selama ini, berdasarkan kondisi yang sedang ku alami saat ini.
Allah tahu betul tentang kondisi masing-masing hambaNya. Ada yg lemah dalam mengatur emosi, dan diujilah dia soal emosi. Sampai betul2 memahami dan bisa mendapatkan pelajaran.
Dann. Masing-masing orang tentunya berbeda..
Dan aku rasa, ujian ku kali ini soal silabus yg telah Allah susun dalam hidupku cukup membuatku tersadar. Bahwa aku masih di titik yang sama. Melihat pola-pola ujian yang datang dari beberapa tahun lalu. Perihal mengatur hati. Aku sadar bahwa aku belum mengerti caranya ikhlas. Bahkan sejak 3 tahun lalu aku membeli buku dahsyatnya ikhlas, sampai sekarang masih belum juga paham betul dan belum bisa mengimplementasikan.
Tapi ketika kemarin, dalam suatu permasalahan yg sedang menimpa, tetiba aku tersadar, dan mengerti bahwa ternyata saat itu aku diminta ikhlas. Berhenti. Dan tidak memaksakan. Dan setelah itu, rasanya cukup tenang, dan mengerti bahwa itu yg sedang Allah swt ajarkan kepadaku
Juga, soal beberapa pelajaran yang telah berlalu di setiap masalahku beberapa tahun lalu.. polanya selalu indah, dan membahagiakan di akhir
"Andai kamu tahu bagaimana Allah mengatur urusan hidupmu, pasti hati kamu akan meleleh karena cinta kepadaNya.."
—Ibnul Qoyyim Al Jauziyah


















