Ngejaman
Disebut Ngejaman karena ada jam kota (stadsklok) di tengah-tengah pertigaan ini. Di latar belakang itu adalah Gereja Protestan Margomulyo. Pada jaman dahulu Ngejaman sering menjadi patokan untuk bertemu. Contoh: "Eh, besok siang ketemu di utara Ngejaman ya mbog.." :D Tinta bak dan cat air pada kertas setengah A3
Erick Eko Pramono










