Tiap pulang ke rumah,
momen sederhana kayak :
Bapak Mamah siapin kamerku rapih, gantiin seprai, kamar yang dulu menjadi kamar fase anak-anak menuju dewasaku, kamar yang memberiku banyak ide dan membentukku sampinsaat ini.
Tiap sudutnya penuh kenangan.
Tiap sudutnya penuh angan dan harapan.
Terima kasih ramadhan.
Minimal, satu tahun dalam sekali, bulan ini jadi bulan kita makin terhubung dengan diri sendiri dan keluarga.
Di tengah aktivitas padat di satu tahun kebelakang,
bulan ramadhan berhasil membuat "Jeda produktif" untuk memulihkan jiwa~ yang barangkali kadang tersesat arah, hingga kering dengan fatamorgana.
pada akhirnya,
kendaraan-kendaraan yang kita upayakan saat ini,
dengan ragam peran dan aktivitas.
cm jd alat kt bs di sombongin ke Allah,
biar kt ngerasa jadi hambaNya yg worth buat masuk syurga atau enggak.
Makanya, lurusin niat itu,
berkala.
Krn kalau buat keren2nan aja,
pasti semu.
Maka makna ihsan, jadi mendalam.
your audience is Allah~, all we need is to impress Allah~ not for the creation but for the Creator.
(Foto~ malah anak-anakku yg excited menyambut ramadhan~ sampai ketiduran setelah ikut tarawihan dan emak Bapaknya lanjut jajan.)
Jatibarang, 14 Maret 2024











