Inanews - Hingga hari Delapan Operasi Zebra Lodaya 2018 Polres Bogor, Selasa (6/11/2018), sudah 20.080 pengguna jalan ditilang. Tidak hanya itu, 1.522 pengguna jalan yang tidak tertib, mendapat teguran dari petugas.
Polisi berharap, Operasi Zebra Lodaya 2018 ini, semakin membuat masyarakat pengguna jalan tertib. Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Hasby Ristama mengatakan, kebanyakan pengguna jalan yang terkena operasi ini, tidak memiliki SIM.
“Ada yang melanggar tapi surat-surat lengkap, kami tegur. Kalau tidak bawa STNK, kami minta diambil. Banyak alasan yang anggota jumpai saat pengguna jalan terkena razia karena tidak membawa STNK,”kata AKP Hasby Selasa (6/11/2018).
Menurut AKP Hasby, sosialisasi Operasi Zebra Lodaya 2018 melalui media sosial Tweet dan IG dan Facebook sudah dilakukan sebanyak 18 kali.
“Pengaturan jalur di titik rawan kemacetan dan kecelakaan wilayah hukum Polres Bogor menjadi perhatian anggota yang bertugas. Bimbingan dan penyuluhan serta sosialisasi ops zebra lodaya 2018 melalui Media Cetak dan Elektronik di wilayah Hukum Polres Bogor dilakukan, agar masyarakat tidak terkejut manakala kena tilang karena kurang surat kendaraan,”paparnya.
Bahkan, hingga H7, anggota telah melakukan 1.410 pengaturan di jalur. Target patroli selama Operasi Zebra Lodaya 2018 sebanyak 38.640 kali. Ini untuk menjamin, operasi ini berjalan menyeluruh diwilayah Kabupaten Bogor.
Read the full article