#kolintang at Telkom Charity Golf Tournament 2019 #huttelkom54 #kementrianbumn #pinkanindonesia #pedulipendidikan https://www.instagram.com/p/B0LB0WfFwVT/?igshid=c2madkqoc55n

seen from United States
seen from United States
seen from China
seen from China

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Italy
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Sweden
seen from United States
seen from China

seen from United States
seen from Russia
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Türkiye
#kolintang at Telkom Charity Golf Tournament 2019 #huttelkom54 #kementrianbumn #pinkanindonesia #pedulipendidikan https://www.instagram.com/p/B0LB0WfFwVT/?igshid=c2madkqoc55n
Upacara Bendera SMP N 2 Kramat. Kapolsek Kramat AKP Edi Riyanto menjadi Inspektur Upacara, dalam sambutannya menyampaikan tentang bahaya kenakalan remaja, penyalah gunaan Narkoba serta perlunya mewasdai bahaya radikalisme. @divisihumaspolri @hms_poldajateng @multimedia.humaspolri @condro_kirono1984 @dwiagusp99 @pdkjateng #cintanak #Polripromoter #polripeduli #pedulipendidikan https://www.instagram.com/p/Bop5rIolZZw/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=16hytefmso9px
Apapun asalnya, apapun namanya, apapun organisasinya, kita satukan misi untuk berbagi kebahagiaan disekitar kita...yuk mulai dari hal kecil, wilayah sekitar misalnya 😊😊😊 . . . "Marilah kita bersama-sama ikut mencerdaskan anak-anak Bangsa hingga ke pelosok Negeri." Selamat Hari Pendidikan Nasional. - Anita Chairul Tanjung - #ctarsafoundation #komunitasarsa #hardiknas #haripendidikannasional #pedulipendidikan #berbagikebahagiaan #relawankebahagiaan #ayobahagia
Mereka Generasi Indonesia yang di era milenium ini masih harus berjuang di sekolah yang sangat "kecil" seadanya. Sungguh ironi ditengah online-nisasi sistem pendidikan saat ini, sesungguhnya masih sangat banyak generasi tanah ini yang mengecap pendidikan "seadanya" bahkan listrik pun adalah barang mewah dan langka bagi mereka 😢😢 Alhamdulillah meski sangat kecil juga, kami bisa berkesempatan berbagi dan menikmati senyum kecil mereka. Semoga masih ada kesempatan2 berikutnya untuk kami [Angkatan '03]. Amin.. . . #SDkecilPulauSjahrir #Angkatan03 #03Berbagi #festivalpendidikan2017 #FestivalPendidikanBanda2017 #BandaNaira #BandaNeira #PeduliPendidikan #DuniaPendidikan (di Pulau Pisang Banda Neira)
Pendidikan dari keluarga
Anak-anak yang di didik dalam keluarga yang penuh kesantunan, etika, tata krama dan sikap kesederhanaan akan tumbuh menjadi anak-anak yang tangguh, disenangi dan disegani banyak orang. Mereka tahu aturan makan table manner di restoran mewah, tetapi tidak canggung makan di warung-warung nasi pinggir jalan. Mereka sanggup membeli barang-barang mewah, tetapi tahu mana yang keinginan dan kebutuhan. Mereka biasa bepergian naik pesawat antarkota, tetapi santai saja saat harus naik angkot kemana-mana. Mereka berbicara formal ketika bertemu orang berpendidikan, tetapi mampu berbicara santai sewaktu bertemu orang di jalan. Mereka berbicara visioner saat bertemu rekan kerja, tetapi mampu becanda waktu berkumpul dengan teman sekolah. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa orang tersebut rendah hati, santun, tidak sombong, pasti banyak teman dan pintar bergaul serta berbaur.
Salah satu kunci sukses atau tidaknya proses komunikasi ialah dengan bahasa. Em... pengen ke luar negeri tanpa menguasai bahasa asing, rasanya bagai kucing dalam karung.. ia kan?? Kemana" tapi tak tau apa", tanpa ada interaksi sosial.. Sedih kan...?? Nih buat kalian adik" kakak" bapak" ataupun ibu", yang punya keluarga yatim bisa nih ikutan program kursus gratis bahasa Inggris, yuk buruan daftarkan segera keluarga anda, kita peduli anak yatim, peduli bangsa demi masa depan negara kita tercinta Indonesia. #cintaindonesia #peduliindonesiaku #pedulibangsa #pedulipendidikan #indonesiapintar #lfl👍 #like4like #like4followers (di Universal English Course)
BEKAL Awal ajaran baru di semester 2, dibuka dengan sebuah diskusi dengan anak kedua saya tentang USBN. Dimana ada perubahan mata pelajaran yang biasanya masuk kategori US dan soal dibuat oleh internal sekolah, sekarang ini diubah dibuat secara nasional. Ketiga pelajaran tsb adalah PKN, PAI, dan IPS pada tingkat SMP. Diskusi ini terjadi ketika ade panik menghadapi perubahan itu. Terjadilah dialog antara saya dan ade: Saya: ayo de kita analisa, coba bandingkan perasaan ade ketika menghadapi ujian matematika dan pkn, mana yang lebih membuat ade kuatir? Ade: PKN laaah... Saya: kenapa PKN Ade : eehmm...kalau matematika cemasku dikit, in sya Allah aku bisa. Tapi kalau PKN aku nggak tau lah Bun, ndak pernah dapat pelajaran PKN di sekolah. Saya: naah itu masalahnya. Kita analogikan klu kita mau naek gunung maka sebelum melakukan perjalanan, kita akan mempersiapkan betul "bekal"apa yg harus dibawa. Makanan, minuman, nesting, tenda, kompas, obat2an, informasi ttg trek, dll. Nah kalau bekal kita lengkap maka kita naek gunung dengan penuh keyakinan dan tidak kuatir. Tapi klu kita tdk mempersiapkan bekal dgn baik, pasti kita cemaaas. Jadi, masalahnya sdh jelas menghadapi matematika, ade tidak cemas karena bekalnya sudah mumpuni tinggal berdoa yaa, naah utk PKN bekal yg dipunyai tidak cukup bahkan tidak ada sama sekali tentu panik. Jadi jelas bekalnya dulu yg harus dipersipkan dgn baik disempurnakan dengan doa maka rasa kuatir itu hilang. Soal bekal yg tidak tercukupi sepenuhnya bukan salah ade, ada faktor eksternal. Begitu juga dengan IPS dimana subjek ekonomi hanya diajarkan sekilas di sekolah, lagi-lagi faktor eksternal. In sya Allah bunda bantu untuk menyiapkan bekalnya (yg tdk didpt di sekolah) semaksimal mungkin...fighting ade:))) #baladaanakujian #sistempendidikan #perbaikimutu #ayoberubah #pedulipendidikan
Membaca surat ini dari kepala sekolah yang ditujukan kepada otm, sungguh melegakan. Betapa kepala sekolah dan institusi pendidikan tersebut sadar bagaimana menerapkan "quote" bahwa "semua anak pintar". Namun sungguh miris dengan apa yang terjadi di Indonesia. Mereka meyakini "quote" tersebut, namun sayang pemahaman dan penerapannya tidak selaras. Contohnya masih saja ada anak yang dipaksa utk mencapi kkm, jelas-jelas anak tsb tidak berpotensi pada mata pelajaran tsb. Belum lagi banyak kbm yg berlangsung secara asal. Siswa dianggap robot yang bisa dengan cepat memahami dan menjawab soal yg diberikan tanpa diberikan kbm yg mumpuni atau bahkan kbm tsb tidak pernah diselenggarakan. Mirisnya lagi mata pelajaran tsb masuk dalam ujian sekolah yg ditetapkan oleh diknas. Terbayang sudah anak dipaksa belajar dan mencari tahu sendiri beberapa bulan sebelum ujian berlangsung. Tanpa pernah minimal di berikan apersepsi ttg mata pelajaran itu. (Menyedihkan dan ini terjadi juga pd anak saya) #pedulipendidikan #benahisistem #upgradekualitas #anakadalahaset #jangandiamsaja