Sampai—
Sore setelah segala hal menjemukkan berakhir, aku yang bergegas dan kau yang sekadar memberi welas; Perasaan hangat pada akhir dua ribu sekian belas.
Segala hal yang aku pikir hanya milikku.
Bunga yang kemarin tidak datang dan segala kupu-kupu yang tidak kunjung hilang
dan perasaan lain yang terburu.
Semua yang aku kilah karena sangsi
dan hilang-hilang yang aku takuti.
Pada akhirnya,
setelah segala hela tarik yang rekat dan takut-takut yang kumat,
ternyata,
segalanya terampit.










