"Ada yang bilang: "pintu yang berderit akan lebih awet tahan lama ", tulis Ryuho Okawa. Kenapa? Karena yang membuka dan menutupnya akan lebih hati-hati; takut pintunya cepat rusak, juga mengeluarkan bunyi yang mengganggu . Orang yang memiliki masalah kesehatan, atau keterbatasan fisik, biasanya juga akan hidup lebih lama dibanding orang normal, kenapa? karena mereka lebih perhatian terhadap tubuhnya dibanding mereka yang sehat, juga normal, namun abai . Manusia terkadang lalai kala diberi kelapangan, sekalinya diberi kesempitan kerjanya gerutu mengutuk. Kenapa Indonesia krisis pahlawan? Mungkin karena hari ini kondisinya relatif lebih nyaman, beda dengan zaman para pejuang di masa penjajahan . Ibnu Khaldun di Muqoddimah-nya menyusun marhalah kehidupan sebuah peradaban dalam 3 fase: Kelahiran, kegemilangan, dan kemunduran . Peralihan dari fase pertama ke yang kedua- masyarakat baduy ke masyarakat beradab- ditandai dengan beralihnya kecenderungan masyarakat dari yang tadinya solid menjadi individualis . Kalau sendiri aja udah bisa, ngapain juga mesti bareng-bareng". Nilai individualisme inilah yang pada akhirnya menjadi gejala keruntuhan sebuah peradaban. Aneh bukan? Semakin gemilang, malah semakin individualis, lagi-lagi ini mungkin karena kenyamanan . Absahlah petuah Rasulullah -shalallahu alaihi wa sallam- mengingatkan manusia agar tidak lalai dengan kelapangan: . Dua nikmat, kebanyakan manusia tertipu dengan keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR. Al-Bukhari) Allahu a'lam. #ibnukhaldun#peradabanislam#hadits#jumatberkah#ryuhookawa https://www.instagram.com/p/BwJqFT0g8_9/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=w5t0v9k3k01s