95K #savekomodo #vespa #vespack #vespatees #vespakomo #vespatshirt #kaossatuan #kaosmurah #kaosvespa #jualkaos (at Vespack) https://www.instagram.com/p/CHnaRIElhpT/?utm_medium=tumblr
seen from United States

seen from United States

seen from Germany
seen from China
seen from China
seen from Germany

seen from Italy

seen from United States

seen from United States

seen from United Kingdom

seen from United States

seen from United States
seen from Canada

seen from Belarus

seen from Vietnam
seen from Türkiye
seen from United States
seen from China
seen from Türkiye
seen from United States
95K #savekomodo #vespa #vespack #vespatees #vespakomo #vespatshirt #kaossatuan #kaosmurah #kaosvespa #jualkaos (at Vespack) https://www.instagram.com/p/CHnaRIElhpT/?utm_medium=tumblr
Komodo: antara “Jurassic” atau terusik?
Sejatinya, ketika saya menulis ini saya bukanlah seorang pemerhati lingkungan atau peneliti hewan, apalagi mencitrakan diri sebagai politikus, tentu tidak. Pada dasarnya saya menulis ini hanya semata-mata mengeluarkan kegundahan saya sebagai manusia yang memiliki hati nurani dan akal. tentu hati nurani dan akal pada saat ini sangat sulit dicari karena mengingat belum tentu orang yang dipandang tinggi di masyarakat memiliki kedua hal tersebut.
beberapa hari yang lalu, masyarakat di indonesia dicengangkan dengan tagar #savekomodo di jagat pertwitteran dunia maya. tentu tanpa bukan alasan atau tiba tiba dengan tidak sengaja tagar tersebut langsung menjadi top tagar di twitter indonesia, itu muncul karna sebuah postingan dari akun @sahabatbaikkomodo yang mengupload foto komodo yang menghalangi jalannya sebuah truk.
Pemerintah saat ini sedang membangun kawasan pariwisata ekslusif melalui Peraturan Presiden (PerPres) No.32 Tahun 2018 tentang Badan Otorita Pengelolaan Kawasan Pariwisata Labuan Bajo Flores. Tentu bagi saya sangat miris, mengingat komodo adalah hewan yang dilindungi oleh negara bahkan dunia. akan tetapi kawasan habitatnya mulai dirusak dengan truk-truk yang mengangkut bahan-bahan bangunan.
mereka (pemerintah) beralasan merenovasi Kawasan Taman Nasional Komodo ialah agar meningkatkan pemasukan negara melalui pariwisata dan membangun pusat penelitian, namun yang perlu kita ingat adalah bahwa setiap pembangunan pasti memiliki resiko yang mengancam. seperti, rusaknya habitat alami dari komodo itu sendiri mengingat kawasan habitat alami komodo tidak terbiasa dengan pembangunan konvensional. ini tentunya akan mempengaruhi perilaku komodo dalam bertahan hidup (termasuk dalam mencari makan). Ketika dibangun menjadi wisata yang ekslusif pastinya makin banyak wisatawan yang datang. Dari situ wisatawan yang datang terancam nyawanya, karena habitat aslinya untk mencari makan sudah rusak atau diubah.
Kemudian resiko yang lainnya adalah semakin minimnya masyarakat mendapatkan air bersih. ada konsep dimana setiap ada tempat bagus, disitu ada tempat untuk menginap. paham kan? pasti tidak hanya kawasan ekslusif yang dibangun, melainkan perhotelan dll. dengan adanya perhotelan, sumber air milik warga akan dialihkan menuju ke perhotelan dan masyarakat semakin sulit untuk mendapatkan air bersih.
Lalu selanjutnya adalah, semakin tajamnya persaingan UMKM dengan bisnis yang lain. di sisi lain memang sangat terbantu seperti yang kita lihat di pulau bali, akan tetapi tanpa adanya sosialisasi tentang UMKM yang dilakukan pemerintah, tentu tujuan menghidupkan UMKM warga di seikitar Kawasan Taman Nasional Komodo menjadi sia-sia.
selanjutnya yang perlu diketahui adalah, ternyata pembangunan Kawasan Wisata Ekslusif dengan konsep Jurassic Park menyisakan beberapa konflik seperti perampasan lahan masyarakat. info ini dilansir oleh laman berita tirto dan mongabay yang saya riset sebelumnya. ini mengingatkan saya terhadap perampasan lahan di daerah Mandalika yang menewaskan seorang warga oleh Aparat. tentu kasus ini tidak di proses..
lalu apa masukan saya terhadap isu ini? tentunya saya tidak menampik bahwasanya kita juga perlu meningkatkan potensi pariwisata kita di indonesia, namun begitu seharusnya pemerintah ketika ingin merevitalisasi sebuah kawasan wisata di suatu tempat, perlu juga mempertimbangkan dengan aspek lingkungan dan ekonomi. dan yang pastinya aspek memajukan daerah kawasan tersebut, dengan mendengarkan pendapat-pendapat dari tim ahli Ekologi, kemudian pemerhati lingkungan dan hewan, kepala daerah, warga sekitar hingga pengamat ekonomi. ketika mengesampingkan aspek-aspek tersebut, tentu pembangunan akan menjadi sia-sia, dan hanya menjadi pembawa buruk bagi masyarakat. saya mengutip dari salah satu filosof Perancis “ kembali ke Alam”. yang artinya selama ini kita terlalu ikut campur dengan alam, alam bisa melakukannya dengan sendiri untuk bertahan hidup. sekian semoga bermanfaat...
Dulu yang selalu ku doakan selain diri sendiri adalah keluarga, orang yang ku kenal, atau beberapa hal yang memang rutin ku doakan. Tapi hari ini, bahkan komodopun rasanya ingin selalu ku doakan
some-thinkinevertold.tumblr.com
Hallo gaes di SENIN SEMANGAT 🌈ini saya mau ngadain kuis kecil kecilan nih - Hadiahnya 1 Kaos Keren nih dan utk ongkirnya gratis pastinya. Caranya mudah, ikuti langkah dibawah ini - Follow dlu yah @lawassoke , habis itu - Tulis aja tagar #savekomodo dikolom komentar - Nah gampang kan, yg blm tau infonya, bisa cek cek di gugel, skalian belajar isu yg lg hangat 🥳🥳🥳 🇮🇩 - Langsung tulis aja dikomen, komentar saya tunggu sampai jam 22.00 malam ini yakk,dan pemenang akan saya undi. - #seninsemangat #indonesia #savekomodo #savekomodo https://www.instagram.com/p/CGzRk2VH9hW/?igshid=1wjlv8qcgaa5z
A new international study, led by the University of Adelaide and Deakin University, has found that the impact of both global warming and sea-level rise threatens the extinction of Komodo dragons, which already have restricted habitats, and this must be better incorporated into conservation strategies. “Climate change is likely to cause a sharp decline in the availability of habitat for Komodo dragons, severely reducing their abundance in a matter of decades,” says lead author Dr Alice Jones from the University of Adelaide’s School of Biological Sciences. The scientists' models predict local extinction on three of the five island habitats where Komodo dragons are found today. The Komodo dragon, Varanus komodoensis, is the world’s most iconic lizard species which has existed on Earth for more than a million years, but only an estimated 4000 individuals survive in the wild. They are endemic to five islands in southeast Indonesia: Komodo, Rinca, Nusa Kode and Gili Motang which are part of Komodo National Park, and Flores, the fifth and largest island which has three nature reserves. According to Dr Jones, current-day conservation strategies are not enough to avoid species decline in the face of climate change. This is because climate change would compound the negative effects of already small, isolated populations, he says. Interventions such as establishing new reserves in areas that are predicted to sustain high-quality habitats in the future, despite global warming, could work to lessen the effects of climate change on Komodo dragons. #TheEnvironmentalBoy #climatechange #savekomodo #protectkomodo #sustainableliving #reducereuserecycle #zerowastetips #savetheplanet #savetheearth #greenideas #ecofriendlyliving #environment #environmentallyfriendly #earthday #iloveearth #komodohunting https://www.instagram.com/p/CGd96trFiJa/?igshid=kg5we8ipm0ij
Pulau Rinca, salah satu pulau habitat asli hewan purbakala Komodo. Awal tahun gw ini berkesempatan bisa datang dan lihat langsung kadal raksasa ini di habitat nya di sebuah pulau yang indah banget. Perjalanan dari dermaga ke bangunan utama tempat para ranger menjaga para Komodo ini kurang lebih 10menit. Ada beberapa jalur trek buat liat Komodo di pulau ini. Walaupun ada beberapa yang mondar mandir di depan bangunan utama. Pertama kali gw lihat Komodo sama seperti lihat Biawak, walaupun ukuran nya gk sebesar Komodo. Dan ada ilmu yang didapat dari Ranger yang menjaga Komodo di pulau Rinca ini, seekor Komodo saat baru menetas biasa naik keatas pohon, jadi saat trekking harus tetap waspada lihat atas - bawah. Pulau Rinca gak kalah indah nya sama pulau Padar kalau diliat dari atas bukit, perpaduan warna hijau biru putih nya keren abis, mau kontemplasi, disini tempat nya!! Dan beberapa hari lalu,denger berita bahwa kawasan pulau Rinca, Padar dan sekitarnya bakalan dibuat resort atau penginapan. Entah tujuan nya baik atau engga, atau biar ada wisatawan yang dateng ke pulau-pulau ini, kayak nya gak pas aja ada penginapan atau resort dibangun. Pertama habitat asli Komodo akan rusak bahkan hilang dan ada Rusa yang hidup di pulau2 tersebut. Kedua, kalau ingin memudahkan para wisatawan, memudahkan wisatawan lokal atau luar dalam trekking ke bukit/puncak nya? Karna selama disana,gw liat para wisatawan luar senang dan tertarik akan jalur trekking nya. Malahan mereka nyeker (tanpa alas kaki) turun dari Padar. Ketiga, daya tarik traveling ke pulau2 ini salah satu nya ialah stay on board atau bermalam di kapal, dan itu seru! Well, ini semua opini gw trhadap pulau2 tersebut, dan suatu saat gw akan balik lagi buat hunting milky way disana dan coba ke Gili Lawa karna kemarin gk sempet karna cuaca,dan mudah2n Gili Lawa nya dah kembali bagus saat gw kesana...amiiinnn. #padar #rincaisland #padarisland #komodo #savekomodo #indonesia #visitindonesia #flores #island #islandlife #travelstories #travelphotography #backpacker #flashpacker #streetphotography #landscape #landscapephotography #throwback #latepost #canon_photos #agameoftones #orionsztrip (at Pulau Rinca, Loh Buaya-Komodo)
Tanda tangani PETISI: https://chn.ge/2vlR8v1 atau klik link di BIO @indoflashlight . Taman Nasional Komodo sedang membutuhkan bantuan dari Masyarakat Indonesia. 300 Hektar di Pulau Padar mau di kelola Perusahaan SWASTA. 22,1 Hektar di Pulau Rinca (sekitar puncak tempat Komodo biasanya melintas). . Kami Masyarakat Indonesia meminta kembalikan lahan ini, kami mohon kepada Pemerintah besera Pemda untuk pemutusan idzin PT. SEGARA KOMODO LESTARI. Kami rasa Perusahaan Swasta ini tidak akan pernah layak! dan bahkan tidak pantas membeli tanah di lahan Taman Nasional ini! . Komodo (Varanus komodoensis) termasuk spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo Indonesia sekaligus satu-satunya di dunia (Komodo juga merupakan warisan dari zaman purbakala, karena Komodo termasuk dalam Hewan Purba yang telah hidup jutaan tahun lalu) habitat aslinya di Taman Nasional Komodo termasuk di Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara Timur. Tidak rela rasanya jika habitanya semakin menipis karena investor! . ⚠️Kami benar-benar BUTUH dukungan sahabat, silahkan di viralkan! Jangan pernah takut jika demi kebaikan! Selamatkan Pulau Komodo kita, jangan biarkan investor menjajah Pulau ini!!! 👩💻Durasi full 2.42 melalui Link instastories IF | Link: https://youtu.be/bKjAGlHy-xY | #INDOFLASHLIGHT #SAVEKOMODONATIONALPARK #KOMODO #SAVEKOMODO #SAVEPULAUKOMODO #INDONESIA (di Indonesia)
Tanda tangani PETISI: https://chn.ge/2vlR8v1 atau klik link di BIO @indoflashlight . Taman Nasional Komodo sedang membutuhkan bantuan dari MasyarakatbIndonesia. 300 Hektar di Pulau Padar mau di kelola Perusahaan SWASTA. 22,1 Hektar di Pulau Rinca (sekitar puncak tempat Komodo biasanya melintas). . Kami Masyarakat Indonesia meminta kembalikan lahan ini, kami mohon kepada Pemerintah besera Pemda untuk pemutusan idzin PT. SEGARA KOMODO LESTARI. Kami rasa Perusahaan Swasta ini tidak akan pernah layak! dan bahkan tidak pantas membeli tanah di lahan Taman Nasional ini! . Komodo (Varanus komodoensis) termasuk spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo Indonesia sekaligus satu-satunya di dunia (Komodo juga merupakan warisan dari zaman purbakala, karena Komodo termasuk dalam Hewan Purba yang telah hidup jutaan tahun lalu) habitat aslinya di Taman Nasional Komodo termasuk di Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara Timur. Tidak rela rasanya jika habitanya semakin menipis karena investor! . ⚠️Kami benar-benar BUTUH dukungan sahabat, silahkan di viralkan! Jangan pernah takut jika demi kebaikan! Selamatkan Pulau Komodo kita, jangan biarkan investor menjajah Pulau ini!!! 👩💻Durasi full 2.42 melalui Link instastories IF | Link: https://youtu.be/bKjAGlHy-xY | #INDOFLASHLIGHT #SAVEKOMODONATIONALPARK #KOMODO #SAVEKOMODO #SAVEPULAUKOMODO #INDONESIA (di Indonesia)