Dari Sabtu (24/7), mestinya sudah dilaksanaan kerjabakti membersihkan karpet dan lantai muṣallā buat kegiatan Ṣalāt berjama'ah di RW 5. Ia baru dilaksanakan pagi tadi, Rabu (28/7). Dari jam setengah sembilan, sudah datang Pa Muballigh Edi, juga para pengurus, yaitu Ketua Wa Uchin, Urusan-hospitality Kang Maman, Audio-visual Mang Iif, dan ada satu orang yang datang, yang bikin saya semangat (baper sih!): pengurus Tabligh Wa Humaedi (Eme). Wa Eme ini seorang survivor Covid-19. Di usianya yang memasuki umur sepuh, Wa Eme ikut kerjabakti. Engga lama sih, Wa Eme cuma sampai jam 10 udah balik ke 🏡. Namun, hal tersebut, bikin aura positif dan optimis saya bertambah. Yaa imune booster--kind of. Meskipun saya baru datang saat menjelang jam 10 bersama Shaheen. Kerjabakti kecil-kecilan ini baru selesai jelang adzan Ẓuhur. Alḥamdu lil-Lāh❕ Tempat Ṣalāt masih harus dibatasi jumlah jama'ah-nya dan masih berjarak saf-safnya mulai dari 1½ meter. Kaum perempuan dan anak-anak dibawah usia 15 tahun, untuk sementara ini, dihimbau agar Ṣalāt berjama'ah-nya dilaksanakan di 🏠 masing-masing. Mulai Senin (26/7), kegiatan Ṣalāt berjama'ah di muṣallā sudah normal pelaksanaan waktunya, ia tidak dijamak taqdim lagi pada Ẓuhur dan Maghrib. Tetap semangat, tetap optimis, sehat selalu, bahagia, dan bersyukur. In syā' Allāh❕✨🤲🏻 Foto (thank's to): #shaheen2021 & Mang Iif. Snacks tape singkong & ☕ (thank's to): Mang Iif, Bik Ai, & Kang Maman. (at Ciampea Udik) https://www.instagram.com/p/CR3T4LDLCJ8/?utm_medium=tumblr