Saya lupa kapan terakhir ‘moody’ disini.
Ya.....maksudnya menulis di media ini.
Setelah saya review tulisan-tulisan saya sebelumnya sambil tersenyum malu.
Tulisan-tulisan saya begitu emosional sekali pada jamannya.
Maret kemarin saya baru beranjak 21 tahun.
Dan hari-hari kemarin saya membaca tulisan saya, rasanya saya menganggap bahwa saya terlalu publish rahasia saya hehe
Sangat jelas menjunjukan itu seperti e-diary (Electronic Diary)
Saya meminta maaf kepada pihak-pihak yang mungkin tidak sengaja tulisan saya telah menyinggung atau menyakiti hatinya.
Terutama untuk Ibu, yang kini terkadang saya panggil mami.
Biasanya setiap ‘moody’, ‘melow’, ‘labil’ dikit saya langsung mencurahkannya disini.
Dipikir-pikir dulu sering sekali murung, menyendiri, dan cepat tersinggung.
Sekarang Alhamdulillah mungkin ada perubahan sikap.
Sesuai karakteristik perkembangan dewasa dalam Psikologi Perkembangan, pemikiran abstrak, kritis, menjadi seseorang yang bertanggung jawab.
Mungkin di usia 21 tahun jalan 22 tahun ini, saya mengalami transisi dari remaja akhir ke dewasa awal.
Begitu yang saya rasakan, ‘nothing must i do’ terkecuali pekerjaan rumah.
Mau ngerjain skripsi hambatan dari diri saya sendiri banyaaaak banget.
Padahal katanya skripsi itu gampang, yang susah itu ngumpulin semangat buat ngerjainnya.
Iya juga sih. Skripsi cuma angkat satu/dua variabel terus tinggal diperdalam aja teorinya.
Tapi sekarang rasanya kayak lebih sedikit rajin, nyuci baju dari pada ngerjain skripsi HEHE
Memang ga ada yang harus disesali.
Semuanya ini memang proses perkembangan ke masa yang lebih dewasa.
Lebih baik juga pastinya.
Saya rasa ilmu saya masih sangat minim, terutama ilmu agamanya.
Mungkin itu alasan mengapa saya kayak orang pengangguran.
Karena saya belum bisa memanfaatkan waktu&kemampuan saya.
Alhamdulilah mau apa-apa masih bisa dibeli.
Tapi ketika ingin menggarap sesuatu Subhanallah ujiannya banyak sekali.
Ya malas, ya nanti aja deh, ya gamau ditolak pembimbing terus.
Astagfirullah suudzon terus, negatif terus pemikirannya.
Susah melawan niatan baik saya yang ingin mengerjakan ini itu dengan rasa malas.
Alhamdulillah saya mempunya niatan yang baik.
Tetapi ‘ACT’ nya sangat sulit untuk dikerjakan.
Subhanallah, Allah lah yang benar-benar membolak-balikan hati hambanya :)
Siapa yang pernah, sedang, atau pernah mendengar alur yang sama seperti tulisan saya ini?
Salam, Dwi N F mhs tingkat akhir yang ingin segera berakhir.