Quédate en el lugar, con la persona que aun siendo un 5 te vea y te haga sentir como un 10
Soy K-

seen from Malaysia

seen from Maldives

seen from Netherlands

seen from Türkiye
seen from Türkiye
seen from United States
seen from China

seen from United States
seen from Germany

seen from United States

seen from Malaysia
seen from Netherlands
seen from China

seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Australia
Quédate en el lugar, con la persona que aun siendo un 5 te vea y te haga sentir como un 10
Soy K-
Profissionais reclamam de falta de EPIs; 280 já testaram positivo em 10 hospitais
Profissionais reclamam de falta de EPIs; 280 já testaram positivo em 10 hospitais
Araguaína foi cidade com mais profissionais da Saúde infectados
Equipe Gazeta do Cerrado
Na linha de frente da Covid no Tocantins nos hospitais públicos estaria faltando Equipamentos de Proteção Individual (EPIs), segundo o presidente do Sindicato dos Trabalhadores da Saúde, Manoel Pereira. Ele postou vídeo nas redes sociais onde diz que a reclamação tem sido grande.
“A reclamação está grande”,…
View On WordPress
Tashoora Mengulas Bangkitnya Para Penyintas Konflik Lewat Single Terbaru 'Sintas'
Tashoora, band Pop/Alternative asal Yogyakarta yang selalu membawakan nafas isu sosial politik dalam tiap karyanya, kini di bulan Maret 2020 mereka kembali dengan seruan tersebut lewat single terbaru bertajuk "Sintas". Danang Joedodarmo, Dita Permatas, Gusti Arirang, dan Ikhwan Hastanto menangkap tentang kisah bangkitnya para penyintas konflik yang juga berkontribusi langsung pada kemanusiaan di sekitarnya.
"Berakhirnya konflik, apapun bentuknya, jelas meninggalkan luka yang tidak bisa segera sembuh. Perjuangan hidup para penyintas melawan trauma yang ditimbulkan konflik masa lalu dipastikan terus berjalan. Beberapa tenggelam dalam gelap, beberapa memutuskan jadi terang yang menyala untuk diri dan sekitarnya" ungkap Tashoora lewat pers rilis.
Sintas, adalah hasil kerjasama Tashoora dengan Narasi yang diciptakan sebagai soundtrack resmi serial dokumenter bernama The Invisible Heroes. Serial dokumenter tersebut dikerjakan oleh Narasi dan Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) Universitas Paramadina yang sudah tayang pada 11 Maret 2020. The Invisible Heroes sendiri adalah sebuah rekam jejak perjuangan para penyintas konflik dalam menjalani hidup sehari-hari sembari berusaha melupakan bayangan kepahitan masa lalunya. Penyintas yang diangkat dalam serial ini tidak terbatas hanya pada konflik perang saja, namun juga pada diskriminasi rasial, konflik berbasis gender dan kelas, bencana alam, body-shaming, hingga perundungan.
Dalam proses pengerjaannya sendiri memakan waktu satu bulan, dimana dari segi aransemen musik, konsep ataupun lirik semua dikerjakan kolektif oleh Tashoora. Namun pada produser single Sintas ini dipercayakan kepada Heston Prasetyo, mixing oleh Stevano, mastering oleh Andy Miles di Stardelta Mastering, Britania Raya. Untuk sesi recording semua direkam sepenuhnya di Bro's Studio, Jakarta Selatan.
Sintas, bisa dibilang langkah awal dari Tashoora di kuartal tahun 2020 ini, sekaligus secara resmi bergabungnya Ikhwan Hastanto di Tashoora setelah tujuh kali berganti formasi. Yang paling saya suka dalam Tashoora adalah selain konsep musiknya yang simple tapi lugas, disisi lainnya pula mereka selalu berhasil menampilkan konsep visual yang bagus, bisa dibilang tampilan artsy dari visual yang dihadirkan punya magnet tersendiri. Simak langsung versi penuh Sintas secara khidmat via layanan musik streaming favorit kalian atau klip videonya via kanal youtube Tashoora.
Simak klip video “Sintas” disini
Ditulis oleh Fadly Zakaria.M
Sintas
Sempat waktu berhenti melangkah
Buta mataku dan hilang arah
Sirna harapku pada manusia
Dingin bergulir mendekap getir
Kembali lahir, kembali lahir
Dingin bergulir mendekap getir
Belum berakhir, belum berakhir
Lawan pandang-pandang yang merendahkan
Bisikan suara yang menjatuhkan
Kita harus saling menguatkan
Sudahi sepi dalam perjalanan
Buka satu dua lagi lembaran
Kita harus saling menguatkan
Sebagian menaruh harapan
Dari penebusan-penebusan
Dihantui masa lalu kelam
Bangkit berdiri kaki sendiri
Berkali-kali, berkali-kali
Bangkit berdiri kaki sendiri
Menolak mati, menolak mati
Lawan pandang-pandang yang merendahkan
Bisikan suara yang menjatuhkan
Kita harus saling menguatkan
Sudahi sepi dalam perjalanan
Buka satu dua lagi lembaran
Kita harus saling menguatkan
Nyalakan apinya, gelap ini hanya, gelap ini hanya sementara
Nyalakan apinya, gelap ini hanya, gelap ini hanya sementara
Lawan pandang-pandang yang merendahkan
Bisikan suara yang menjatuhkan
Kita harus saling menguatkan
Dinyanyikan oleh: Tashoora
Lirik: Danang Joedodarmo dan Iduberga Gusti Arirang
Para akong lumulutang kanina, sa kaba, baka magasgas ang bago Kong sinelas, Di ako sanay magsinelas, paano na? Itatakbo ko na, maski naka paa! #haha #newbie #sintas #sinelas (at Quezon City, Philippines)
Sang penyintas: @adrianyunan akan membawakan lagu-lagu dari album solonya: Sintas malam ini di @coffeewar #sintas #musikdicoffeewar #blackandwhite #blackandwhitephoto #blackandwhitephotography #lenkacam #coffeewar #sebelasgambar (at coffeewar)
Who actually losing what? *a simple message for a good friend* #motivation #smib #lettering #typography #sintas (at Threestones Coffee Bar)