Sosok 3.0 Nenek Juliana, Pantai Nembrala, Rote. #sosokcatatanbackpacker #yudminCB Selamat malam! Apa kabarnya teman2 hari ini? Yudmin baru sempat update karena hari ini agak sibuk, dan sedikit ga enak badan. Sepertinya sudah waktunya untuk mulai bergerak lagi nih. Hihi. Kembali lagi di rubrik #sosokcatatanbackpacker yang akan membahas sosok2 inspiratif yang kami temui sepanjang perjalanan. Kali ini Yudmin akan membahas tentang Nenek Juliana, nenek penjual rumput laut. Sambil menikmati pasir pantai Nembrala yang halus dibawah pohon rindang, saya melihat seorang Nenek Tua. "Juliana" nenek tersebut membalas jabatan tangan yang saya sodorkan untuk mengenalkan diri. Sayapun bercerita dengan Nenek Juliana. Ternyata beliau tinggal sebatang kara, suaminya telah meninggal dan tidak memiliki anak. Untungnya, Tuhan memberi kesehatan kepada Nenek Juliana, hidup ini memang adil. Nenek Juliana sehari2nya adalah petani rumput laut, dan beliau sedang mengeringkan rumput lautnya. Saya pun mencoba ikut membantu mengeringkan sambil bercerita dengan Nenek itu. "Keinginan Nenek sekarang apa nek? tanyaku. Nenek menjawab dengan lirih. Nenek hanya ingin punya anak laki2 seperti dek Yudha, bisa membantu Nenek sekarang, dan tidak kesepian". Saya tertegun, tangan saya bergetar saat saya memindahkan rumput laut dari ember menuju tatakan untuk menjemur rumput laut. Sudah sepatutnya Nenek Juliana menikmati hari tua diumurnya yang sudah senja itu. Saya hanya bisa tersenyum, tetapi hati saya ikut teriris. Matahari pun mulai naik, saya harus segera berpisah dengan si Nenek Tua. Saya menyelipkan beberapa lembar uang untuk belanja. Nek, ini buat belanja, saya bersyukur bertemu Nenek, saya sadar hidup kita harus kita syukuri."ujarku. Nenek Juliana tersenyum, dan menerimanya. Terima kasih Nek, nenek memberikan kepada saya pelajaran tentang arti bersyukur. Sampai bertemu lagi Nenek Juliana, suatu hari nanti, saat saya kembali ke Rote, Nenek harus selalu sehat! (at Pantai Nembrala Rote NTT)















