Arti Menikah - Saling-salinglah.
aku masih ingat diawal-awal pernikahan betapa kerasnya usaha kita untuk saling bisa memahami, mengerti dan mendalami karakter satu sama lain. bagaimana agar dapat saling merendahkan ego dan tidak selalu memaksakan keinginan masing-masing. tidak mudah, dua orang yang sebelumnya tidak mengenal, lalu mengenal dalam proses ta'aruf. pada akhirnya Allaah satukan dalam bahtera bernama pernikahan.
bahkan hingga hari ini, hampir semua sama, tetap juga sama. meski pasti ada perbedaan, seketika kita dapat saling paham apa yang sedang dirasa, disuka atau tak diingini perihal sesuatu dari pasangan kita tanpa harus bertanya, tanpa harus banyak bicara.
memang benar ya untuk bisa bersama, ternyata memang butuh lebih dari sekadar cinta. tentang restu, tentang ketulusan, tentang komitmen, dan perasaan butuh pertolongan Allah setiap waktu. karena hati manusia itu rapuh, dan hanya Allaah yang bisa mengatakan satu sama lain.
pernikahan memang tak selalu sependapat, tak semua mau istri harus dituruti dan tak semua pendapat suami harus dibantah. ada surga kita diridhonya seorang suami, dan ada tanggung jawab suami dikebahagiaan seorang istri.
itulah mengapa cinta selalu hadir diawal saja, jika tanpa cinta maka sebuah penghormatan dan saling menghargai menjadi landasan awal. selebihnya kita benar-benar butuh komitmen untuk tetap bisa bersama, sekalipun cinta akan habis pada waktunya tapi komitmen akan selalu lama dalam proses perjalanannya. cinta tidak menjamin bisa tetap bersama, itu sebabnya perpisahan bisa terjadi meski meski dua orang mengaku masih saling cinta.
hal yang kita kira ringan, bisa menjadi rumit sebab tanpa pertolongan Allaah. dan hal yang kita kira rumit, bisa menjadi ringan sebab pertolongan Allaah. maka jangan pernah lepaskan perasaan butuh kepada Allaah.
pada akhirnya kita memahami biduk rumah tangga benar-benar memang harus saling diupayakan, dalam sebuah tindakan nyata, komunikasi dan doa. sebab sebaik apapun kita menjaga cinta dan komitmen, takdir manusia ada dalam kuasa Allaah. yang menyatukan dan merekatkan hanya Allaah, dan upaya terbaik adalah dengan mengembalikan semuanya kepada Allaah dan berkomitmen berada dalam satu perjalanan sehidup sesurga menggapai ridhoNya.
pernikahan adalah komitmen panjang dan tiada akhir untuk mengupayakannya.
segala puji bagi Allaah yang menggerakkan hatimu untuk memilihku menjadi pasanganmu. terimakasih selalu membuatku merasa utuh. aku bersyukur, semoga Allaah menjaga kita, memperbaiki kita setiap waktu, menjaga niat kita, komitmen kita. semoga Allaah menjaga kita selalu untuk sehidup sesurga bersama-sama dengan anak-anak sholih kita nantinya. dan aku mengaamiinkan.
sudut ruang || 09 Agustus 2025 || 21.45