Ga jadi wedangan.. nyusu aja.. #tampangboyolali #sugarli #gladag (at Gladak) https://www.instagram.com/p/BzTA42qgjc6/?igshid=1l3a0vlqol7w7
seen from United States
seen from Palestinian Territories
seen from United States

seen from United States

seen from Italy
seen from United States
seen from United States
seen from Malaysia
seen from United States

seen from Germany
seen from China

seen from United States
seen from China
seen from China
seen from Brazil
seen from United States
seen from United States

seen from Germany

seen from Argentina
seen from Singapore
Ga jadi wedangan.. nyusu aja.. #tampangboyolali #sugarli #gladag (at Gladak) https://www.instagram.com/p/BzTA42qgjc6/?igshid=1l3a0vlqol7w7
Sandiaga Minta Isu 'Tampang Boyolali' Tidak Dipolitisir
Forbes - Pernyataan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto soal 'tampang Boyolali' menuai kontroversi. Cawapresnya Prabowo, Sandiaga Uno, meminta pernyataan itu tidak dipolitisir sembari meminta pesan Prabowo terkait kesejahteraan rakyat dalam pidato itu dilihat. "Jangan dibesar-besarkan. Kita fokus mempersatukan," kata Sandiaga Uno saat berkunjung di Makassar, Sulsel, Minggu (4/11/2019). "Jangan dipolitisasi. Pernyataan Pak Prabowo adalah pernyataan sebagai bapak bangsa yang ingin mengangkat isu agar kita semua bergandengan tangan untuk memastikan bahwa kesenjangan ini bisa kita persempit," sambungnya. Dia mengatakan maksud perkataan Prabowo adalah bagaimana jurang kemiskinan antara si miskin dan si kaya dapat diselesaikan secara permanen. "Jangan sampai kita akhirnya mengerucutkan isunya yang tidak substansial sama sekali, bagaimana kita memastikan bahwa kita tingkat kesejahteraan masyarakat di garis kemiskinan atau di bawah kemiskinan," ucapnya. Dia menyebut Prabowo-Sandi ingin masyarakat tumbuh dari golongan miskin menjadi golongan yang sejahtera. Pidato yang menyinggung 'tampang Boyolali' itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Posko Badan Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno Kabupaten Boyolali, Selasa (30/10). Prabowo mula-mula berbicara mengenai belum sejahteranya masyarakat saat ini. Ia kemudian memberi perumpamaan wajah Boyolali yang belum pernah masuk hotel-hotel mahal. "Kalian kalau masuk, mungkin kalian diusir. Tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang-tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini. Betul?" kata Prabowo kepada para pendukungnya. Read the full article
Ribuan Orang Turun Jalan Bela 'Tampang Boyolali'
Forbes - Ribuan warga Boyolali turun ke jalan, Minggu (4/11/2018). Massa aksi menggelar aksi memprotes pernyataan calon Prabowo Subianto mengenai 'tampang Boyolali' yang dinilai merendahkan merendahkan mereka. Ribuan orang tumpah di jalanan Boyolali Kota. Ada dua lokasi konsentrasi massa, yaitu di gedung Mahesa dan di jalan Pandanaran, khususnya di simpang siaga dan monumen susu segar.
Mereka pawai naik sepeda motor keliling kota, tak sedikit yang melepas knalpotnya. Sebagian dari mereka juga membawa spanduk dan poster dengan berbagai tulisan, antara lain #SaveTampangBoyolali, #2019TetapTampangboyolali, Tolak Prabowo, Prabowo Harus Minta Maaf, Tolak Rasis di Indonesia, Boyolali Bermartabat dan lain-lainnya. Aksi mendapat pengamanan dari Polres dan Kodim Boyolali. Selain itu tampak pula Satpol PP serta Dinas Perhubungan Boyolali juga tampak ikut berjaga.
Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi, mengatakan untuk pengamanan aksi warga ini diterjunkan 500 personil. Pihaknya juga melakukan rekayasa jalur untuk mengantisipasi kemacetan. "Jumlah personil yang diterjunkan (untuk pengamanan aksi ini) gabungan dengan TNI sebanyak 500 personil," kata Aries Andhi di sela-sela pengamanan aksi.
Seperti diketahui, potongan video dari pidato capres nomor 02 Prabowo Subianto mengenai 'tampang Boyolali' viral di media sosial. Pernyataan Prabowo yang menjadi viral itu diketahui ia sampaikan saat meresmikan Posko Badan Pemenangan Prabowo-Sandi Kabupaten Boyolali, Selasa (30/10) lalu. Dalam salah satu bagian dalam pidato itu, Prabowo membicarakan mengenai belum sejahteranya masyarakat saat ini. Ia memberi ilustrasi tentang ketimpangan sosial dengan menyebut 'tampang Boyolali' akan terasing jika memasuki hotel-hotel mewah di Jakarta.
"Kalian kalau masuk, mungkin kalian diusir. Tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang-tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini. Betul?" kata Prabowo kepada para pendukungnya.
Read the full article
Penjelasan Gerindra soal Pidato 'Tampang Boyolali' Prabowo
Forbes - Partai Gerindra menjelaskan soal pidato sang ketum, Prabowo Subianto yang menyinggung 'tampang Boyolali' tidak bisa masuk hotel mewah. Gerindra menyebut saat itu Prabowo sedang bercanda. "Yang digoreng itu kan sebatas Pak Prabowo berakrab-akrab diri, bercanda. Bukan substansinya," kata anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra, Andre Rosiade kepada wartawan, Jumat (2/11/2018) malam. Andre menjelaskan saat itu Prabowo--yang merupakan capres nomor urut 02--sedang berbicara soal kondisi bangsa di hadapan para pendukungnya. Pernyataan soal 'tampang Boyolali' itu bukan inti pembicaraan. "Kan secara substansi bicara soal ketidakmakmuran. Bahwa intinya soal ekonomi, bagaimana masyarakat kita sekarang masih banyak yang tidak dapat keadilan, kemakmuran, kesejahteraan," sebutnya. "Lalu beliau cerita sebagai pensiunan terpanggil untuk ikut pilpres karena melihat kondisi bangsa yang memprihatinkan. Jadi beliau terpanggil untuk membenahi bangsa," lanjut Andre. Lagipula, kata dia, peserta yang hadir dalam acara itu tidak ada yang marah terhadap pernyataan Prabowo. Andre menilai para peserta mengerti Prabowo tak ada maksud melecehkan. "Peserta juga tidak ada yang marah dan tersinggung karena tahu itu bukan substansinya Pak Prabowo," ujarnya.
Menurut Andre ada pihak yang sengaja menggoreng isu itu untuk memojokkan Prabowo. Sebab, elektabilitas Prabowo terus menanjak jelang Pilpres 2019. Selain itu, respons terhadap Prabowo di Jawa Tengah dan Jawa Timur juga dinilai dia luar biasa. "Ini digoreng sedemikian rupa oleh berbagai pihak yang mau mencoba menyerang personal Pak prabowo. Karena melihat respons luar biasa untuk Pak Prabowo ketika berkeliling. Responsnya kan luar biasa, keliling ke Jateng, Jatim yang katanya basis Pak Jokowi. Jadi kubu sebelah ini kaget melihat responsnya yang luar biasa dan sambutan masyarakat umum maupun kalangan Nahdliyin di Jateng dan Jatim kepada Pak Prabowo," tutur Andre. Pidato yang menyinggung 'tampang Boyolali' itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Posko Badan Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno Kabupaten Boyolali, Selasa (30/10). Saat itu ia didampingi oleh Ketum PAN Zulkifli Hasan dan mantan Pangkostrad yang juga mantan Gubernur Jateng, Letjen (Purn) Bibit Waluyo. Dalam acara tersebut hadir sejumlah emak-emak relawan pendukung Prabowo-Sandi. Selain itu ada pula beberapa purnawirawan TNI. Lewat video utuh yang beredar, Prabowo mula-mula membicarakan mengenai belum sejahteranya masyarakat saat ini. Ia kemudian memberi perumpamaan wajah Boyolali yang belum pernah masuk hotel-hotel mahal. "Kalian kalau masuk, mungkin kalian diusir. Tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang-tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini. Betul?" kata Prabowo kepada para pendukungnya. Dalam video berdurasi 6 menit itu, tak tampak hadirin memprotes pernyataan Prabowo. Mereka justru tertawa dan mendukung pernyataan eks Danjen Kopassus itu dengan jawaban 'betul'. Read the full article