Bercermin pada Fatimah, Maryam, Khadijah, dan Asiyah. Ketika menjadi seorang anak, Aku ingin menjadi Fatimah binti Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam yang berbakti kepada orang tuannya sekaligus muslimah yang taat kepada Allah. Fatimah yg hidup dgn sederhana, sangat menjaga ibadahnya, akhlak yg mulia, memiliki ilmu yg luas dan keutamaan dlm hal nasab. Menjaga rasa malu dan kehormatannya. Ketika tumbuh dewasa, Aku ingin menjadi Maryam binti Imran yg menjaga kesuciannya. Tidak pernah tersentuh oleh manusia yang bukan muhrimnya. Ketika menjadi seorang istri, Aku ingin menjadi Khadijah bin Khuwailid. Wanita yg dijamin surga oleh Allah karena bakti pada suaminya, tidak ragu memberi moral, waktu, tenaga, dan seluruh hartanya dlm mendukung penyebaran agama Islam. Ketika diuji Suami yang ingkar, Aku ingin menjadi Asiyah istri Firaun. Wanita yang Allah bangunkan sebuah rumah disisi-Nya dalam Surga. Asiyah yg tetap mempertahankan keimanannya kepada Allah, tetap teguh dgn keimanan yg ia pegang karena keimanan seseorang tidak bisa ditukar dengan harta, kekuasaan dan nyawa. Dan untuk seperti mereka Wanita-Wanita dunia yang dimuliakan karena ketaatannya kepada Allah, ada diri yang perlu kamu lawan setiap waktu dengan memohon bantuan kepada-Nya. Cukuplah mereka menjadi teladan terbaikmu dalam kehidupan ini hingga menghantarkanmu menjadi bidadari surga yg lebih utama dibanding wanita dunia. Pengingat diri dalam buku "wanita berkarir surga" Catatan muhasabah, 1 Januari 2018 @aisyazaira #revolusi2018 #teladanwanita #sirahshahabiyah #islam













