Aku bahkan lupa kapan terkahir kali kita menikmati senja yang sama. Dibawah bayang jingga, mencari tawa, melupakan duka. . . . . #tg3rd #senja #aksimenulis #lupa (di Tahfizhul Qur'an Imam Asy-syathiby Gowa)

seen from Sri Lanka
seen from United States
seen from Iceland
seen from United States
seen from Germany

seen from Australia
seen from Türkiye
seen from China
seen from China
seen from China
seen from China
seen from Türkiye
seen from Sweden

seen from Türkiye
seen from China
seen from United States
seen from China

seen from Singapore
seen from United Kingdom

seen from China
Aku bahkan lupa kapan terkahir kali kita menikmati senja yang sama. Dibawah bayang jingga, mencari tawa, melupakan duka. . . . . #tg3rd #senja #aksimenulis #lupa (di Tahfizhul Qur'an Imam Asy-syathiby Gowa)
. Kubawakan bunga Agar kau percaya Cantikmu bukan dilihat dari mata, Tapi dari perilaku yang kupuja, Juga malu yang mempesona. . . #TG3RD #sajak #aksara #puisi #mncrgknskl #lupa #sajaklupa #santra #kepadahatiproject #aksimenulis #galeriqoute #kenangan
. Apa yang menarik dari datangnya hujan? Apakah karena setiap tetesan airnya yang membawa ketenangan. Ataukah aromanya yang mengundang rindu. Ataukah sejuknya yang menjadi ketenangan. Ataukah derasnya yang memiliki harap. Atau, setiap turunnya adalah pertanda kasih dariNya. Meski Kadang tidak disadari oleh sebagian pencinta hujan. Setiap tetesan, aroma, bunyi, rindu, sejuk, adalah petanda Bahwa rahmatNya selalu ada Untuk kita. Tanpa pernah peduli atas setiap kesalahan yang dilakukan. Hujan turun, Membawa kesadaran, bahwa kita hanyalah hamba yang lemah. Yang selalu membutuhkan bantuan dariNya Karena bagi pecinta hujan Ia percaya datangnya selalu membawa suatu pesan Bahwa cinta masih ada, tinggal bagaimana cara kita agar dapat menjemputnya. . #TG3RD/@hamma.03
. Aku masih mematung di ujung jalan. Menatap kosong pada sebuah bangunan di seberang. Sebuah bangunan, yang masih menyimpan misteri di dalamnya. Entahlah, aku tidak pernah tau ada apa didalam sana. Kata mereka, disana adalah tempat berbagi cerita, kasih sayang, rindu, janji, dan omong kosong lainnya. Haruskah aku melangkah? Untuk menuju kepada sebuah bangunan, yang dihiasi dengan begitu indahnya. Segitu menarikkah ia? Entahlah. Hatiku juga sangat penasaran sejak dulu. Haruskah aku melangkah kepadanya? atau balik arah menjauhinya? Entah, akupun bimbang dibuatnya. Ia begitu menarik dilihat, Menjanjikan keramaian yang telah hilang dihatiku sejak dulu. Namun Haruskah aku benar-benar melangkah menujunya? Padahal semesta telah dibuatkan aturan baginya. "Dan janganlah kalian mendekati zina" . Hey, nama bangunannya memang zina. Persis seperti apa yang dituliskan oleh Sang Pencipta. Lihat! Bukankah untuk mendekati saja dilarang. Apalagi melangkah masuk ke dalamnya. Maka Mungkin pergi menjadi pilihanku. Untuk berpaling melangkah menjauh. Karena kesepian bukan alasan untuk masuk ke dalamnya. Meski indah bangunannya, itu tidak mengartikan apapun untukku. Aku pergi. Dan berharap kepada langit. Agar ia menunjukkan jalan yang terbaik. Untuk diriku, juga hatiku, yang kini memilih sendiri. . #TG3RD/@hamma.03
. Tidakkah kau lihat? Itulah dunia Yang begitu kau cintai dan kejar Kau lihat? Adakah dia berhenti sebentar saja Kau lihat? Bukankah ia tak ada habisnya? Lantas Mengapa? Mengapa kau terperdaya dengannya? Hey, bukankah ia hanyalah sesuatu yang fana? Tapi entah mengapa diri ini begitu mencintainya Adakah dia kekal? Ataukah dia mampu memberikan kenikmatan setiap saat? Entahlah Lantas, kawan. Mengapa kita begitu mencintainya? Kenapa diri ini begitu tersibukkan olehnya Kawan, Kau tak tau? Orang dulu, Baginda Nabi beserta sahabatnya Menganggap dunia hanyalah persinggahan Sebelum sesuatu yang kekal setelahnya Kau tau, teman? Mereka menganggap dunia adalah tempat untuk mengumpulkan sesuatu Entah apa Kau tau? Karena mereka Mengumpulkan sesuatu itu untuk perniagaan Kau tau, teman? Perniagaan mereka Adalah perniagaan yang amat menguntungkan Karena mereka adalah Sebaik-baik manusia Karenanya, teman. Ayolah Kita bersama mereka Karena dunia adalah Tempat mengumpulkan kebaikan Untuk kita nikmati setelahnya Lebih kekal Lebih indah Lebih terpuji Dan begitu dekat denganNya . #TG3RD/@hamma.03
. SIAPA YANG MATI? . Hey! Taukah kau! Siapa yang telah mati hari ini Apakah para pemuda dengan batu yang tak pernah lari Ataukah para perempuan yang selalu bersuci . Siapakah yang kini telah mati Dengan ketakutan yang dibungkus berani Tampilan bejat sok suci Tak malu untuk selalu meluakai . INGATKAH KAU! Bangsa ini adalah bangsa pemenang Dengan batu kecil tanda pejuang Juga pekikan takbir disela-sela debu yang berterbang . Palestina adalah kami Yang berusaha dijaga atas nama ilahi Tanpa gentar atau takut mati Karena janji tetaplah janji Entah hidup melihat kemenangan yang dirindui Atau mati dengan semerbak bau kasturi Juga surga ALLAH yang lama dinanti. . . . Makassar, 21 juli 2017 . #TG3RD #sajak #aksara #pejuang #tanah #palestina
. Dari jauh ku perhatikan anak itu. Ia terus saja duduk merenung. Jelas kalau ia sedang mempunyai masalah. Entah apa, kurasa aku harus bertanya. "Hey, kau sehat?" tanyaku penasaran. "Yah, aku sehat" jawabannya tanpa memalingkan muka. "Ada apa? Apa yang kau pikirkan?" tanyaku tidak menyerah. "Entahlah. Ada yang berbeda dari tubuhku kini. Ia sehat, tapi terus merasa sakit. Ia baik, namun pikiran tak berkutik." Ujarnya. Aku membiarkan ia bercerita, tanpa memotong atau bertanya. Aku tau, ia butuh didengar, karenanya aku menunggu hingga ia melanjutkan. "Rasanya ada dua kubu didalam tubuhku. Yang satu dengan kejahatannya yang kuberi nama nafsu. Yang satu dengan kebaikannya kuberi nama hati. Nafsuku yang sedang berkuasa didalam tubuh. Ia sering menyudutkan hati, bahkan kalau bisa, ia ingin membunuhnya" tambahnya panjang lebar. "Kenapa kau yakin kalau nafsu mu yang berkuasa? Apakah tubuhmu sekarang tidak memiliki hati?" Tanyaku kembali. "Hatiku ada, teman. Cuman ia tidak memiliki kekuatan. Apa yang tubuh harapkan dari hati yang lemah tak bersatu? Ia selalu kalah dengan nafsu. Tapi inilah masalahnya, jika nafsuku terus berkuasa Maka tubuhku sebentar lagi akan hancur sendiri tak bersisa." Jawabnya menunduk. Aku menunggu, tapi ia tak lagi mengangkat wajahnya. Baiklah kurasa, aku harus pergi. Membiarkan ia merenung berpikir kembali. Tapi, "Hey, nak! Siapa namamu?" tanyaku berteriak. "Panggil aku INDONESIA!" Serunya. . . . #TG3RD/@hamma.03
Kau mau aku kembali, atau semakin jauh pergi? . . #TG3RD #sajak #aksara #pergi #puisi #sendiri #cinta #rindu