Yang namanya saudara itu “Rela berkorban”
Teruntuk Faiq Linang; gagal taaruf, bukan berarti ini akhir dari segalanya Teruntuk Indah Mailayumi; ditinggal dijodohin, bukan berarti kau harus tetap disisinya, tapi ada lelaki hebat setehnya dan dari Allah Teruntuk Wend; selamat yaa yang udah dikhitbah, tapi ingat bukan berarti halal! Teruntuk Dyamel Mila; segera diperjelas, semoga apa yang kamu harapkan seperti yang diharapkan mamahmu, ingat kamu masih punya dua adek laki-laki dan perempuan. Terntuk Laila el Badriyah; kamu cantik kok, jangan patah sama yg lalu. kuat untuk masa depan dulu yaa. Teruntuk diri sendiri; Sabar aja dulu,buat kalian ber-5 Member of The Hijabers pada kepo kan saya deket sama siapa? hahaha,(karena pada bab ini saya tidak bisa jujur siapa yang saya selipkan dalam doa serius saya). kalian selalu suka nebak sembarangan sih, diem dulu yaa. waktunya saya serius dulu, ada yang saya prioritaskan. tentu itu bukan bab itu!. kalau sudah jelas undangannya, baru aku cerita perjuangannya!. Teruntuk Kita; semoga bisa jadi sahabat Jannah, wanita shalihah buat orang tua serta imam kita kelak. inget kapasitas otak dan hati kita yang akan menjadi madrasatil ula bagi generasi kelak. jangan sekali-kali berguyon pada bab perasaan, karena kita sudah masuk “fase keseriusan”. bukan bucin-bucinnan tanpa tujuan dan plampiasan.! mari berbenah tanpa melirik keburukan orang lain dengan kebaikan kita, silahkan merendah!”
















