Sperma dalam urin Spermatozoa mudah dikenali pada sedimen urin dengan bentuk oval, kepala yang agak kerucut dan ekor panjang, mirip dengan flagella. Spermatozoa dalam urin jarang terjadi pergerakan karena kondisi pH tidak sesuai untuk spermatozoa. Laboratorium tidak melaporkan jika menemukan spermatozoa karena biasanya sperma ditemukan pada urin pria dan wanita setelah hubungan seksual, jarang ditemukan secara klinis kecuali pada kasus infertilitas pria atau ejakulasi retrograde dimana sperma dikeluarkan ke kandung kemih dan bukan ke dalam uretra. Dalam jumlah spermatozoa yang meningkat, tes carik celup akan menunjukkan hasil positif pada panel protein. Regrann dari @biomedicanabancada #urinalise #laboratory #biomedicine #biomedinabancada #analisesclinica #microscopia - #regrann (di Toko Buku ATLM dan Analis Kesehatan)












