Variabel Dalam Bereksperimen
Hai, sahabat fisika! Kembali dengan saya, Ayleen Crisantia Suhardi.
Di blog yang sudah saya tulis di atas, saya sudah membahas mengenai penerapan langkah-langkah di metode ilmiah dalam memecahkan suatu masalah yang ada. Nah, dalam bereksperimen (langkah yang ke-4) ingatkah kalian ada berapa jenis variabel yang perlu diperhatikan? Ada 3 jenis variabel yang perlu diperhatikan, yaitu variabel bebas, variabel terikat, dan variabel kontrol.
Sekarang, saya akan membahas mengenai variabel dalam bereksperimen dengan menggunakan sebuah data yang disajikan di dalam bentuk diagram batang.
Di dalam bereksperimen, kita harus memperhitungkan semua jenis variabel (semua yang berpengaruh terhadap eksperimen). Ada 3 jenis variabel yang perlu diperhatikan, yaitu:
Variabel bebas, yaitu variabel yang dapat diubah secara bebas.
Variabel terikat, yaitu variabel yang diteliti dan perubahannya bergantung dengan variabel bebas.
Variabel kontrol, yaitu variabel yang selama bereksperimen dipertahankan tetap.
Nah, untuk memahami lebih jelas, ayo kita lihat contoh di bawah ini!
Contoh
Dilakukan sebuah eksperimen tentang pengaruh gaya tarik (F) terhadap percepatan benda yang ditarik (a) pada lantai yang licin. Hasil dari eksperimen yang dilakukan sudah jelas, yaitu berdasarkan pada hal yang ditemukan oleh Newton yang dirumuskan pada Hukum Kedua Newton (F = m × a).
Gambar: Rancangan Eksperimen Hukum II Newton
Dari hukum kedua newton, kita dapat melihat bahwa gaya tarik (F) berbanding lurus dengan percepatan benda (a). Secara matematis dapat dituliskan dengan F ~ a.
Sekarang, kita dapat menentukan variabel yang terlibat berdasarkan eksperimen yang telah dilakukan.
Variabel Bebas: Karena kita ingin mengetahui pengaruh gaya tarik (F), maka yang harus diubah adalah nilai dari F. Jadi, variabel bebas dalam eksperimen ini adalah gaya tarik (F).
Variabel Terikat: Perubahan nilai pada besaran F bertujuan untuk mengatahui ada atau tidaknya pengaruh pada percepatan benda (a). Jadi, percepatan benda (a) adalah variabel terikat, karena besaran ini bergantung pada perubahan gaya tarik (F).
Variabel Kontrol: Variabel kontrol adalah massa benda (m), karena nilai besaran ini harus tetap agar pengaruh gaya tarik (F) terlihat jelas pada percepatan benda (a).
Untuk menentukan variabelnya mudah, bukan? Sekarang ayo kita coba menentukan variabel yang terlibat dengan menggunakan grafik yang disajikan dalam bentuk diagram batang.
Menentukan Variabel Dalam Sebuah Diagram Batang
Di daerah Bojonegoro, diperoleh sebuah data tentang produksi ikan di daerah itu yang disajikan dalam bentuk diagram batang, yaitu:
Tentukanlah variabel yang terlibat!
Variabel Bebas: Tentu variabel bebasnya adalah jenis ikan, seperti jenis ikan umum, kolam, sawah tambak, dan mina padi, karena jenis ikan tersebut dapat diubah jumlahnya.
Variabel Terikat: Jumlah jenis ikan yang ada bertujuan untuk mengetahui seberapa berat banyaknya ikan tersebut (dalam satuan ton). Jadi, banyaknya ikan tersebut dalam satuan ton merupakan variabel terikat karena bergantung dengan variabel bebas.
Variabel Kontrol: Variabel kontrolnya adalah tahun jenis ikan tersebut diproduksi, karena tahun ini harus tetap agar pengaruh variabel bebas terlihat jelas terhadap variabel terikat.
Nah, itulah cara untuk menentukan variabel di dalam bereksperimen. Gimana? Ternyata, Fisika itu mudah, kan!
Sampai berjumpa lagi di blog selanjutnya, salam fisika!
Refrensi
https://artikelnesia.com/2012/09/25/menentukan-variabel-eksperimen-fisika/amp/
https://www.kanalbojonegoro.com/data-statistik-bojonegoro/















