Lucu nya permainan mood
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

❣ Chile in a Photography ❣

blake kathryn
occasionally subtle
Cosmic Funnies

Andulka
Show & Tell
we're not kids anymore.
hello vonnie

ellievsbear
Sade Olutola
𓃗
trying on a metaphor
Game of Thrones Daily
ojovivo

Origami Around

roma★
Today's Document
🪼
Noah Kahan
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Türkiye

seen from South Africa

seen from United Kingdom
seen from Türkiye
seen from Tunisia
seen from United States

seen from Norway
seen from Germany

seen from Germany

seen from China
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@uswahhasanah15
Lucu nya permainan mood
Abi, apa kabar? Kita serumah tetapi seperti tidak serumah, Kau pergi pagi, lalu pulang dimalam hari ketika kami sudah tertidur. Abi, istirahatlah sejenak dirumah, Sulungmu sedih bi, setiap kali mengingat wajahmu yang sudah tidak semuda dulu lagi, dan fisikmu yang sudah tidak sekuat dulu lagi. Abi, tanpa sadar kami memperhatikan dirimu, kini rambutmu mulai memutih, dan lingkar matamu semakin menghitam, pertanda kau berkerja keras dalam mencari nafkah, bukan sekedar itu, bahkan kau juga mengurus kesejahteraan untuk masyarakat. Abi, ternyata aku baru menyadari, betapa banyak amanah yang harus ditampung oleh "seorang abi" dimulai dari meng-islah kan dirimu sendiri, lalu keluargamu, sampai masyarakat sekitarmu. Abi, sulungmu hanya ingin kau beristirahat sejenak dirumah,tapi kau bersikeras untuk tetap berdakwah. Abi, Terlihat jelas seperti kau memikirkan beban-beban berat. abi, maafkan sulungmu jika aku adalah satu dari bagian pemberat beban pikiranmu. Abi, ini selintas surat untuk abi. Semoga abi sempat baca. Surat dari sulungmu yang kelakuanya jauh dari kata sulung. Bahkan seperti tidak pantas disebut sulung. 🙏 Abi, aku sayang abi. 😢
Izin kan
Izinkan.
Tolong, izinkan aku jatuh cinta karena keimanan dan ketakwaan mu, bukan karena harta,tahta ataupun karena ketanpananmu.
Karena kau tahu?
Aku menginginkan cinta yang abadi.
Bukan sekedar, perkara yang hanya bisa di katakan sebagai nikmat duniawi.
Karena, Cinta tulus yang abadi itu;
Berdua di dunia, berdua kembali di surga.
09-04-2015
Hari ini
Hari ini, tanpa di sengaja rindu mengetuk pintu hati saya.
Mencoba untuk masuk ke dalam, dan mencari ruang untuk bersantai dengan tenang.
Lalu, ia duduk tepat pada ruangan terdalam.
Terjebak, dan tidak bisa keluar.
06-04-2018.
Kau disana, sedang apa?
Aku disini,terperangkap oleh tamuku.
Berhenti
Berhenti berharap,
Itu permohonan yang aku minta pada diriku sendiri.
Berhenti, tolong berhenti.
mengapa sesulit ini? Mengapa serumit ini?
Berhenti menjadikan orang lain seperti yang kau harap.
Dirimu, untukmu.
Dirinya, untuknya.
Tuhan, mengapa sekokoh ini?
Tidak bisakah aku rubuhkan?
Tuhan, ini menyakitkan.
Biar kan engkau yang merubahnya,atur sosok yang aku cemaskan.
Tuan, kapan akan antusias dengan kebaikan untuk dirimu?
Ingatlah tuan,
Waktu terus berjalan.
Sampai kapan kau akan beralasan?
02-04-2018
Semakin menipis
Percakapan yang semakin hari semakin menipis
Percakapan percakapan manis yang mulai teriris
Malah menjadi sebuah Percakapan -percakapan egois
Miris.
Semakin hari semakin terkikis,
Mungkin,lama-lama akan....
Habis,
Mungkin, entahlah.
Kemarin
Kemarin semua orang tampak salah dimata saya.
Kemarin semua orang tampak tidak memperdulikan saya.
Kemarin semua rasa saya adalah kebencian.
Kemarin jiwa saya kosong.
Kemarin hati saya hampa.
Ternyata yang salah adalah saya, Tidak mendekatkan diri kepada Sang pencipta, bertanya-tanya tentang kekuatan doa, yang nyatanya itu adalah senjata umat islam sedunia.
Ternyata yang salah adalah saya, pantas saja hati saya kering, hari kemarin tidak saya coba untuk disirami dengan ayat-ayat cinta NYA.
Jum'at, 30-03-2018.
Mari menata
Saya itu tipikal orang yang santai tapi rempong.
Apa santai nya? Saya santai,tidak perlu repot -repot menyusun planing cantik untuk kedepan, saya santai, saya rasa "toh kita tinggal jalani saja seperti air yang mengalir". Tapi itu dulu.
Sekarang saya sadar,bahwa ternyata hidup ini memiliki tujuan,didunia kita memiliki tujuan, begitupun tujuan untuk akhirat.
Hidup tanpa tujuan, bagaikan minum tanpa air.
Kita akan terus minum dan minum, tanpa sadar kita tidak meminum apa -apa dan kita akan tetap merasa kehausan, sedangkan waktumu? Sudah kau habiskan untuk minum yang tanpa menghilangkan rasa haus-mu.
Saya itu tipikal orang yang santai tapi rempong.
Apa rempong nya? Rempong ketika tiba tiba saya harus menjalani suatu agenda dengan mendadak. Contoh nya, "besok saya harus memilih apa kelanjutan study yang harus saya pilih,karena saya tidak mempunyai persiapan dan tujuan, saya pun akan rempong dalam jangka waktu mendekati hari saya harus memilih, satu lagi,saya jadi tidak bisa berpikir matang-matang untuk pilihan saya."Tapi itu dulu.
Sekarang saya sadar,bahwa persiapan harus dilakukan sejak dini, karena kedewasaan dimulai dari mempersiapkan.
Mari menata, mari menata, mari menata.
Mulai saat ini,tatalah hidupmu sebaik mungkin. Tata masa depan-mu, dan jangan lupa Tata juga ketakwaan-mu.
30-03-2018
Hidup damai
"Uswah, memaafkan bukan berati melupakan".
Kata pak wasmin, salah satu hipnoterapi yang saya kunjungi di bandung.
"Memaafkan bukan berati kita kalah. "
"Memaafkan bukan berati membiarkan kesalahan terjadi kembali"
Memaafkan adalah bagaimana hati bisa tersenyum kembali, meskinpun bertemu seseorang yang pernah mengecewakan hati.
Tersenyumlah jika bertemu,sambil berkata di dalam hati seolah -olah kau berbisik kepadanya "aku telah memaafkanmu"
Sebelum memaafkan orang lain kamu harus bisa memaafkan dirimu sendiri, jangan terus mencaci diri, itu hanya merusak masa depan, masa depanmu penting.
Berikan maafmu,maka damailah hidupmu.
29-03-2018
Katanya, Ada yang sibuk memperbaiki diri ada yang sibuk mengomentari.
Begitulah hakikat hidup, ada yang mencintai, ada pula yang membenci. Ada yang mendukung untuk bangkit ,ada yang pura-pura mendukung untuk semakin jatuh sakit, ada yang banyak berbicara tapi sedikit berbuat ada yang sedikit berbicara dan banyak berbuat. Ada yang sedang bersusah payah untuk memperbaiki diri, ada yang hanya sekedar berbicara "ingin memperbaiki diri" tapi tidak banyak berusaha.
Untuk yang sedang berusaha memperbaiki diri, lanjutkanlah perbuatan baikmu, abaikanlah caci maki yang keluar dari mulut banyak orang, bersyukurlah! Mereka sangat memperhatikanmu, mereka mengomentarimu berarti mereka selalu memperhatikan gerak -gerikmu. Haha.
Untuk yang rajin mengomentari, alangkah baik nya mengistirahatkan mulutmu sejenak, atau jari-jarimu yang lelah mengetik, agar mulutmu dan jari-jarimu tidak pegal, kasihan, pagi, siang, malam selalu bekerja.
Hargailah, meskipun hanya niat.
Tetapi, Bahagiakanlah, yang berusaha menghargai niat mu, bahagiakanlah dengan perbuatan yang menawan. Setidaknya dia tidak mencela omong kosongmu, yang suatu saat ia meyakini dengan penuh harap, ia meyakini bahwa omong kosongmu adalah awal mula dari suatu proses perubahanmu.
Karena nyatanya, hidup ini untuk saling menghormati.
Hati
Ayolah kembali,
Kembali bertaut kepada sang pencipta Hati
Ialah sebetul -betul pemilik hati
Kau akan tenang wahai hati,
Perbuatan bodoh tidak akan terjadi untuk mengecewai,
Tidak akan pernah di bohongi oleh kebohongan yang terjadi berkali-kali
Pulang lah wahai hati,
Lain kali
Jika membawa hati,
Bawalah dengan hati -hati,
Kepada sosok yang memiliki hati yang suci,
Bukan sekedar untuk memenuhi nafsu duniawi,
Ia adalah orang yang sebenarnya kau cari,
Kau tunggu dalam doa-doa yang terpuji,
Ia adalah petunjuk abadi mu nanti,
Yang akan mencintaimu dengan iman di dalam hati.
Sabar.
Self reminder#
Bahkan ada orang yang kala itu sakit,tidak mau cepat -cepat sehat karena senang Allah hapus dosa nya, lantas kenapa kita bersedih ketika di beri sakit? Kau disuruh beristirahat sejenak, untuk dapat melompati dua pulau sekaligus,dimasa depan semoga kau menjadi orang yang bermanfaat bagi umat, bersabarlah. Ada waktunya bagian dzikir dan sholat sebagai langkah mendakwahi dirimu dan adapula waktunya bagian tenaga sebagai transportasi dakwahmu. Istirahatlah sejenak dan persiapkanlah tenagamu. Tenagamu bukan hanya soal kekuatan fisik, melainkan kekuatan iman, ketakwaan, hati serta kekuatan pikiran yang cerdas.
Tulisan
Jangan pernah kau berbicara,
"Menulislah seakan akan kau bahagia,"
Karena..
Dari menulis aku belajar jujur
Belajar sulit nya menahan dusta
Tulisan adalah sahabatku
Dia akan tertulis sesuai apa yang kita rasa
Meskipun kita berusaha menulis "aku bahagia"
Baris selanjutnya tidak akan terima,
Ia akan menulis kata "pura -pura" sebelum kau menulis "aku bahagia".
Ingat tulisan tidak pernah berdusta.
Ia peka terhadap tuanya.
Ga berdarah, tapi sakit
Rabb..
Kita menulis bukan karena kita paling tahu. Justru sebaliknya, karena kita penasaran. Rasa penasaran itulah bara yang memanaskan gelora kita untuk menemukan inspirasi-inspirasi. Bisa dibilang; alurnya bukanlah ada Inspirasi lalu menulis, melainkan; menulis dulu, baru ada Inspirasi.
Setiap lembar yang tercipta kemudian, adalah hasil dari perenungan dan kontemplasi yang seringkali membuat saya sendiri takjub; kok ternyata saya bisa menuliskan seperti ini. Pikiran dan gagasan terbang melayang di alam pikiran, dan ‘menulis’ itu seperti menuntunnya menuju kotak yang menyimpannya agar tak hilang.
@edgarhamas
Allah meng-Istirahatkan sejenak untuk dapat melompat dua pulau.
Abi