Memaafkan dan berdamai dengan masalah adalah hal simpel yang sering dibuat ribet.
Interview Vampire Daily
Lint Roller? I Barely Know Her
todays bird

shark vs the universe
Sweet Seals For You, Always
Fai_Ryy
🩵 avery cochrane 🩵
official daine visual archive
I'd rather be in outer space 🛸
The Stonewall Inn
tumblr dot com
taylor price

Origami Around
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

#extradirty

ellievsbear
Keni
art blog(derogatory)

bliss lane
Color Me Curious

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from Singapore
seen from Belgium
seen from Colombia
seen from Liberia
seen from Brazil
seen from Brazil
seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Congo - Kinshasa
@a-no-nym-o-us
Memaafkan dan berdamai dengan masalah adalah hal simpel yang sering dibuat ribet.
Hidup bukan tentang kehilangan apapun, siapapun atau berapapun. Ini tentang menemukan diri sendiri.
Anak bayi adalah makhluk paling jujur. Mereka kontan langsung merengek kemudian menangis untuk memperjuangkan kemauannya. Karna hanya itulah kemampuan yang bisa mereka maksimalkan.
Namun kebanyakan manusia dewasa (dengan kemampuan yang tentu saja tidak lagi hanya merengek - menangis) tak lagi demikian. Mereka dalam hatinya ingin berdamai, ingin memaafkan dan ingin penyelesaian yang baik-baik. Sayangnya ego tercipta ketika kita sudah dewasa.
(Komunikasi) Yang Simpel, Terlihat Elegan.
Dalam komunikasi visual, perwujudan dari nilai-nilai, filosofi dan identitas akan menjadi hal yang elegan jika dieksekusi dengan bentuk yang simpel.
Komunikasi langsung antar manusia? Bisa jadi.
Capek itu baik. Itu tandanya masih hidup.
Terlalu banyak kata, menghilanglah makna.
Banyak yang sangat cerdas untuk berbicara hal besar. Sedikit yang cukup kecerdasannya untuk berbuat hal kecil. Tindakan akan membekas abadi, kata-kata menguap tak berarti.
Penjara Diri
Kadang kita sendiri tahu, masalah kita apa
Hambatan kita apa. Solusinya bagaimana.
Kita sebetulnya sadar tapi enggan.
Permasalah inilah yang cukup kritis dan sukar ditolong. Bahkan sugesti dari luar pun tidak bisa mempengaruhi, sebab di dalam diri sendiri saja sebetulnya sudah sadar dan tahu, tapi malas dan enggan.
Betapa banyak kemampuan potensial terperangkap dalam jiwa yang malas.
Betapa banyak otak cerdas terperangkap dalam tubuh yang lemas.
Tak akan ada paham,
sebelum ada diam. Juga dengar.
Hai, makhluk yang penuh ketergesa-gesaan!
Iya kamu, manusia.
"Kan itu gampang. tinggal atur warnanya, bentuknya begini, bla bla bla..."
"kok mahal banget sih, kan simpel aja sih?"
Berikut diatas, adalah contoh perkataan klien yang kurang cerdas. Apa dia pikir dapatkan ide itu cuma dari lukisan sexy dan quote menggelitik di bak truk pasir?
Sialan
Jenuh.
Pahami dulu apa yang kamu butuhkan. Lalu pahami bagaimana mendapatkannya. Kemudian pahami lagi bagaimana treatment jika kamu gagal. Akhirnya, pahamilah cara mensyukuri keberadaan dirimu. Dirimu tetap hidup, dan Allah Maha Mencukupi kebutuhanmu.
Kita semua butuh untuk jadi pemenang. Jadi, wajar saja jika kamu sedang gagal dalam kehidupanmu, kamu akan "mengacaukan" hidup orang lain hanya agar kamu "menang". Ini (mungkin) wajar.
– mungkin menang argumen, menang tuntutan ini itu. Paling tidak, menanglah egomu itu.
Kehidupan itu rapuh. Apa yang mau disombongkan?
Feminisme - adalah doktrin yang mengatakan seorang perempuan adalah "merdeka" ketika ia menjadi buruh/karyawan melayani bos-nya. Tetapi akan disebut sebagai "budak" ketika ia melayani anak dan suaminya.
Ibadah bukanlah sebuah transaksi dengan Tuhan, yang mana kita hanya sibuk menghitung-gitung pahala ganjarannya. Kalau hanya sekedar motivasi juga, sebenarnya pun tak perlu.
Apakah kita sudah kehilangan tujuan hidup, jika beribadah saja perlu motivasi?