Memilih Anies Bukanlah Jalan yang Manis
Peringatan Kecil Tulisan ini adalah Tulisan yang kutemukan dalam draftku pada saat pemilu tahun 2024 , sebenarnya judulnya ingin kutulis "memilih pemimpin non Kristiani dari sisi Alkitabiah" tapi kok kaku banget sudahlah... Kuganti lebih puitis aja
Pemilu 2024 , Pemilu ini pada akhirnya membuat diriku menjadi suatu pribadi yang berbeda dimana sebenarnya jujur saja menurutku tidak ada calon2 yang terbaik , dan sebenarnya Pemilu 2024 ini adalah pemilu yang paling problematik .
Drama Paman demi keponakan
Naiknya Anak Presiden ini benar2 suatu manuver politik yang kasar , bagaimana tidak ia dibantu pamannya sendiri ,Paman Gibran yakni Anwar Usman yang kala itu menjabat sebagai Ketua MK ikut memutus perkara tersebut. Apalagi putusan MK No.90/PUU-XXI/2023 tidak bulat karena diwarnai pendapat berbeda (dissenting opinion) dan alasan berbeda (concurring opinion).
Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90/PUU-XXI/2023 adalah landasan hukum yang meloloskan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres 2024. Putusan ini mengubah syarat usia capres-cawapres menjadi minimal 40 tahun atau pernah/sedang menjabat jabatan yang dipilih melalui pemilihan umum, termasuk pilkada, memicu kontroversi etika dan konflik kepentingan.
Dan pada akhirnya Prabowo mungkin masih melihat adanya jokowi effect masih memikat masyarakat sehingga Ia melakukan pendekata. Pada Gibran untuk menjadi wakil presiden maju bersama.
Dalam hal ini saya melihat tindakan tersebut sangat memuakkan bagaimana konstitusi dipergunakan untuk kepentingan pribadi, mengapa tidak menunggu 5 tahun lagi saja ? Sampai umurnya mencukupi untuk menjadi Presiden? Ah sudahlah Kekuasaan tidak bisa ditunggu Bung !
Jokowi effect adalah fenomena politik di mana popularitas, dukungan, atau kehadiran Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinilai mampu memengaruhi tingkat keterpilihan (elektabilitas) partai politik atau kandidat tertentu. Untuk tahun 2026 ini Jokowi effect di bulan mei ini dipergunakan oleh Partai PSI untuk mendongkrak popularity
Hal inilah yang membuatku tidak mendukung Paslon nomer 2 , begitu juga dengan Track record Prabowo yang ya tahu sendiri lah tentang HAM dan kerusuhan mei 1998 , yang kalau aku jabarkan bisa gak selesai tulisan ini
Dwi Tunggal Poros Islam
Anies Muhaimin begitu disingkat menjadi Amin , menurutku pasangan ini mempunyai tagline terbaik yaitu Amin , dan sesuai dengan kesan islami , Anies dinilai sebagai figur Islam yang moderat disisi lain dengan latar belakang keturunan Arab dia bisa menjaring pemilih keturunan arab , tapi yang terjadi bahwa tak semua keturunan arab membela Anies , keturunan arab atau Habaib , Anies diidentikan dekat dengan golongan Islam Kanan (Sunni atau mungkin wahabi) dan penentangnya adalah golongan Habaib Syiah yang jumlahnya tidak diketahui secara pasti adalah golongan yang kontra dengan Islam kanan. Sehingga akhirnya mungkin pendukung2 Anies akhirnya memikirkan bahwa saatnya menambah figur sentral lain untuk membentuk poros ini yaitu Muhaimin Iskandar suatu gambling yang riskan dan banyak orang meragukan bahwa figur Muhaimin tidak akan menambah kekuatan popularity untuk Anies , meskipun Massa NU atau kekuatan Santri adalah populasi politik yang seksi , pada akhirnya Anies kalah dalam Pemilu ini, sampai aku berpikir apakah Muhaimin ini adalah agen terselubung untuk membuat Anies kalah ,tapi sudahlah pilihanku adalah pilihan yang tepat bebas dari rasa penyesalan mendalam
Akar rumput yang solid (sulit 😭)
Memang akar rumput adalah suatu kata yang tepat menggambarkan PDI perjuangan , partai yang mempunyai pijakan yang kuat dan menguasai parlemen , pada akhirnya Jokowi berhasil mengobrak abrik figur partai ini. selama ini jokowi dianggep boneka dari Ketum Pdi , bahkan Jokowi pernah mengakui bahwa Ia hanyalah petugas partai, akhirnya Jokowi membelok dari arahan Ketum mulai dari mendukung prabowo , langkah keluarga jokowi dalam politik, hingga akhirnya berujung pada pemecatan Jokowi, akhirnya PDI memang menurutku terpaksa mengambil Ganjar untuk menjadi calon presiden suatu langkah terpaksa yang aneh.
Sebenarnya untuk nomer 3 ini aku lebih cenderung mendukung Mahfud Md , bahkan jika Mahfud MD menjadi Presidennya dan bukan wakil kemungkinan aku akan memilihnya , Mahfud MD adalah seorang kesatria Ia langsung memilih mundur dari jabatannya sebagai mentri untuk fokus kampanye berbeda dengan si Bowo , Ia tetap menjabat menteri pertahanan sampai Ia terpilih presiden , disisi lain Mahfud Md dinilai sebagai sosok yang dekat dengan Gusdur dan Muhaimin juga adalah penjegal PKB gusdur saat itu kudeta Partai itu dimenangkan Muhaimin dan sampai sekarang Kubu Gusdur tidak mendirikan partai tandingan , Dengan adanya Mahfud MD , ia dinilai dapat mengambil ceruk dari pendukung Nomer 2 , pastinya Massa NU akan terbelah mendukung muhaimin atau Mahfud MD
Sayangnya Mahfud hanya menjadi Wakil dan Figur Ganjar kunilai sangat2 lemah dalam popularitas , dan benar saja keyakinanku nyata , mereka akhirnya di posisi paling buncit. Tapi sudahlah akhirnya Ganjar tenggelam dalam kekalahannya , sedangkan Mahfud ia tetap diingat karena Kesatrianya
Memilih Non Kristiani boleh gak sih ?
Jika kita melihat Alkitab , dan kepada bangsa Israel kita melihat Bangsa Israel kebanyakan hidup dalam pemerintahan Asing , sampai pada Perjanjian baru ia hidup dalam pemerintahan Romawi. Lantas apakah pemimpin yang tidak seagama pastinya tidak didukung ? , mari kita melihat ayat ini
Yeremia 29:7 – "Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu."
Bahkan ketika orang Israel berada di pembuangan Babel di bawah raja yang tidak mengenal Allah, Tuhan tetap memerintahkan mereka untuk mendukung dan mengusahakan kesejahteraan tempat mereka tinggal.
Alangkah baiknya kita melihat tafsir oleh Santo Jerome mengenai Ayat ini
Ia juga menambahkan, “Carilah kedamaian kota atau negeri,” “karena di dalam kedamaiannya akan ada kedamaianmu.” Hal ini ditegaskan oleh nasihat rasul: “Pertama-tama, aku mendesak agar permohonan, doa, permintaan, dan ucapan syukur dipanjatkan untuk semua orang, untuk raja-raja dan semua yang berada di jabatan tinggi, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala hormat dan kesucian.”
Lebih lanjut, menurut pemahaman mistik, setelah kita diusir dari Yerusalem, yaitu gereja, karena dosa-dosa kita, dan diserahkan kepada Nebukadnezar, tentang siapa rasul yang sama berkata “diserahkan kepada Setan untuk kehancuran dagingnya, agar rohnya dapat diselamatkan pada hari Tuhan,” dan lagi, “mereka adalah orang-orang yang telah Kuserahkan kepada Setan, agar mereka belajar untuk tidak menghujat,” kita tidak boleh lalai atau bermalas-malasan, sehingga putus asa di dalam hati akan keselamatan, tetapi pertama-tama kita harus membangun rumah—di atas batu, bukan di atas pasir—
jenis rumah yang dibangun oleh para bidan dalam Keluaran karena mereka takut akan Tuhan.
Kedua, kita harus menanam kebun atau ladang, seperti yang juga ditanam Tuhan di surga Eden, menempatkan di dalamnya pohon kehidupan, yang tentangnya tertulis, “Pohon kehidupan adalah untuk orang yang mau menerimanya, dan berbahagialah orang yang memegangnya.”
Ketiga, kita harus mengambil istri, salah satunya adalah hikmat, tentangnya Salomo menulis, “Cintailah dia, maka ia akan memeliharamu. Peluklah dia, maka ia akan meninggikanmu,” dan, dalam bagian lain, “Aku berusaha menjadikannya mempelaiku, dan aku terpikat oleh kecantikannya.” Tidak cukup hanya satu istri, yaitu hikmat, bagi kita, kecuali kita juga memiliki yang lain: ketabahan, pengendalian diri, dan keadilan, agar kita dapat menghasilkan banyak anak bersama mereka. Kita juga harus memberikan anak perempuan kita kepada laki-laki, agar kebenaran iman, yang diterjemahkan menjadi anak laki-laki, dapat mempersatukan perbuatan baik, yang merujuk pada anak perempuan, dan perbuatan baik dipersatukan dengan mereka yang disembuhkan oleh iman. Dan kita harus memperbanyak jumlah anak-anak yang berbuah seperti itu, sehingga, dengan menghancurkan apa yang kekanak-kanakan dan bertumbuh menuju kesempurnaan, kita layak mendengar, “Aku menulis kepada kamu, hai bapak-bapak, karena kamu mengenal Dia yang dari permulaan,” dan dapat berkata kepada anak-anak kita, bersama dengan rasul, “Aku telah memperanakkan kamu dalam Kristus Yesus melalui Injil.” Marilah kita juga mencari kedamaian kota dan negeri tempat gereja kita berada, agar kita layak kembali kepada tempat dari mana kita dipindahkan oleh penghakiman Tuhan, untuk hidup dalam kesalahan “kekacauan.” Sebab jika gereja menerima kita, kita akan mendapat damai. Belas kasihan Tuhan juga harus diperhitungkan, yang memerintahkan kita untuk berdoa bagi musuh-musuh kita dan berbuat baik kepada orang-orang yang menganiaya kita, agar kita tidak puas hanya dengan keselamatan kita sendiri, tetapi juga mencari keselamatan musuh-musuh kita. - "Enam Kitab tentang Yeremia 5:63, 8-12"
Pada akhirnya ya benar kita harus mengusahakan kedamaian sekalipun didalam pemimpin kafir dan juga harus mendoakan pemimpin2 sebagaimana kita berdoa untuk musuh kita.
Marilah kita melihat pandangan lain oleh Santo Agustinus
Ingatlah, bahwa Yekonia, yang ditolak tanpa kesalahan sedikit pun dari pihaknya sendiri, berhenti memerintah dan berada di bawah kekuasaan bangsa-bangsa bukan Yahudi ketika pengasingan ke Babel terjadi.
Sekarang perhatikanlah simbol dari hal-hal yang akan datang dalam Tuhan Yesus Kristus yang dinyatakan sebelumnya. Sebab orang-orang Yahudi tidak ingin Tuhan kita Yesus Kristus memerintah atas mereka, namun mereka tidak menemukan kesalahan pada-Nya. Ia ditolak dalam diri-Nya sendiri dan juga dalam diri hamba-hamba-Nya, sehingga mereka berada di bawah kekuasaan bangsa-bangsa bukan Yahudi sebagai simbol Babel…
Lalu bagaimana bangsa Israel, bukan sekarang secara simbolis tetapi secara nyata, berada di bawah kekuasaan Babel? Dari manakah para rasul berasal? Bukankah mereka berasal dari bangsa Yahudi? Dari manakah Paulus berasal? Ia berkata, “Aku juga seorang Israel, dari keturunan Abraham, dari suku Benyamin.” Banyak orang Yahudi pada waktu itu percaya kepada Tuhan. Dari merekalah para rasul dipilih. Dari merekalah lebih dari lima ratus saudara, yang diizinkan untuk melihat Tuhan setelah kebangkitan-Nya. Dari merekalah 120 orang yang berada di rumah ketika Roh Kudus turun.
Tetapi apa yang dikatakan rasul dalam Kisah Para Rasul, ketika orang Yahudi menolak firman kebenaran? “Kami diutus kepada kamu, tetapi karena kamu telah menolak firman Allah, lihatlah, kami berpaling kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi.” Penyeberangan sejati ke Babel, yang telah digambarkan sebelumnya pada zaman Yeremia, terjadi dalam masa rohani pada masa inkarnasi Tuhan.
Tetapi apa yang dikatakan Yeremia tentang orang-orang Babel ini kepada mereka yang berada di bawah tahanan mereka? “Sebab dalam damai sejahtera mereka akan ada damai sejahtera kamu.”
Ketika Israel kemudian diasingkan ke Babel oleh Kristus dan para rasul, yaitu, ketika Injil datang kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi, apa yang dikatakan rasul, seolah-olah melalui mulut Yeremia pada zaman dahulu? “Karena itu aku menasihati agar, pertama-tama, permohonan, doa, syafaat, dan ucapan syukur dipanjatkan untuk semua orang. Untuk raja-raja dan untuk semua yang berkuasa, supaya kita dapat hidup tenang dan damai dalam segala kesalehan dan kejujuran.”
Karena mereka bukanlah raja-raja Kristen, namun Ia berdoa untuk mereka. Doa Israel di Babel telah didengar. Doa jemaat telah didengar, dan raja-raja telah menjadi Kristen, dan sekarang kamu melihat telah terpenuhi apa yang dahulu dikatakan secara simbolis: “Dalam damai mereka ada damai sejahtera bagimu,” karena mereka telah menerima damai Kristus dan telah berhenti menganiaya orang Kristen, sehingga sekarang dalam ketenangan damai yang aman, gereja-gereja dapat dibangun dan bangsa-bangsa ditanam di taman Allah, dan agar semua bangsa dapat menghasilkan buah dalam iman, pengharapan, dan kasih, yang ada di dalam Kristus. - "Khotbah 1[51].14"
Pada akhirnya tetap kita harus mendoakan pemimpin kita hingga mereka menerima damai Kristus, di tulisan tersebut pembuangan kepada Babel dicontohkan kepada mereka di saat tulisan tersebut ditulis , bahwa mereka menolak Tuhan Yesus dan mereka akhirnya dibawah kekuasaan raja bukan yahudi mari kita lihat tulisan selanjutnya
Karena hidup jasmani adalah jiwa, demikian pula hidup manusia yang diberkati adalah Allah, yang tentang-Nya tulisan suci orang Ibrani berkata, “Berbahagialah bangsa yang Allahnya adalah Tuhan.” Karena itu, celakalah bangsa yang terasing dari Allah.
Namun bangsa ini pun mempunyai kedamaiannya sendiri yang tidak boleh dianggap remeh, meskipun sesungguhnya mereka tidak akan menikmatinya pada akhirnya, karena mereka tidak memanfaatkannya dengan baik sebelum akhir zaman.
Tetapi kita berkepentingan agar mereka menikmati kedamaian ini sementara itu dalam hidup ini. Selama kedua kota itu bersatu, kita menikmati kedamaian Babel. Karena dari Babel umat Allah telah dibebaskan sehingga mereka sementara itu bepergian bersama-sama dengannya.
Karena itu rasul juga menasihati jemaat untuk berdoa bagi raja-raja dan mereka yang berkuasa, dengan alasan “agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kasih.”
Dan nabi Yeremia, ketika meramalkan penawanan yang akan menimpa umat Allah kuno dan memberi mereka perintah ilahi untuk pergi dengan taat ke Babilonia dan dengan demikian melayani Allah mereka, juga menasihati mereka untuk berdoa bagi Babilonia, dengan berkata, “Dalam damai sejahteranya kamu akan mendapat damai sejahtera”—damai sejahtera sementara yang dinikmati oleh orang baik dan orang jahat bersama-sama. - "Kota Allah 19:26"
Sepertinya sudah cukup jelas hanya saja ada kata menarik disini damai sejahtera sementara dinikmati oleh orang baik dan orang jahat bersama2.
Jadi begitulah seandainya Anies menjadi presiden Heiiii gak ada alasan lagi untuk menolaknya
Beberapa momen tersebut di antaranya:
1. Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jelambar Timur: Pada September 2022, Anies secara langsung meminta dukungan doa dari para jemaat menjelang akhir masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.
2. Gereja HKBP Semper & Petojo: Pada Oktober 2017, Anies dan sang istri pernah diberikan kain ulos dan didoakan oleh Pendeta serta jemaat sebagai simbol dukungan dan harapan.
3. Gereja Katedral Kristofarus: Saat perayaan Natal, Anies sempat hadir dan memohon doa dari jemaat agar suasana Jakarta selalu damai dan tenang.
4.Gereja GPIB Immanuel: Anies juga pernah hadir dalam ibadah Fajar Paskah di GPIB Immanuel sembari menyinggung proyek revitalisasi gereja tersebut.
Ingat tidak hanya jemaat gereja kristen saja tetapi gereja Katolik pula , bahkan Anies sempat mendapatkan Ulos dari HKBP , bahwa ia tidak hanya dicintai etnisnya sendiri tetapi juga oleh Etnis lain
Momen yang Indah bukan ? 😝 amin aminin aja dulu
Perintah untuk Mendoakan Pemimpin
1 Timotius 2:1-2 – "Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kejujuran."
Yang pastinya mendoakan semua orang terlepas dari kepecayaannya bukan ?
Mari kita melihat tulisan Ambrosiaster
“Permohonan” ditujukan kepada para penguasa sekuler, agar mereka memiliki rakyat yang taat, sehingga tercipta perdamaian dan ketenangan.
“Doa” ditujukan kepada mereka yang telah dipercayakan kekuasaan, agar mereka dapat memerintah dengan adil dan benar, sehingga semua orang dapat sejahtera.
“Permohonan syafaat” ditujukan kepada mereka yang sangat membutuhkan, agar mereka dapat menemukan pertolongan.
Dan “ucapan syukur” merujuk pada rasa syukur atas pemeliharaan Tuhan setiap hari.
Sekali lagi mendoakan pemimpin agar mereka memiliki rakyat yang taat , hal yang menarik adalah sekalipun mereka sadar bahwa pemimpin bukanlah orang yang percaya pada Allah , tapi mereka sadar bahwa kedamaian dan keteraturan bisa dimulai dari Gereja dari orang2 percaya yang saling terhubung , terbukti dari Anies menjadi gubernur , orang2 kristen mengupayakan perdamaian dengan ? Mendoakannya. Mereka berusaha menghadirkan damai dimulai dari Gereja.
Kewajiban untuk Tunduk dan Menghormati
Umat kristen dipanggil untuk menjadi warga negara yang baik, mematuhi hukum yang berlaku, dan memenuhi kewajiban sipil mereka di bawah kepemimpinan yang sah.
1 Petrus 2:13-14 – "Tunduklah, karena Allah, kepada semua lembaga manusia, baik kepada raja sebagai pemegang kekuasaan yang tertinggi, maupun kepada wali-wali yang diutusnya..."
Mari kita melihat tulisan George leo haydock
Kepada setiap manusia, kepada setiap orang yang telah ditetapkan oleh takdir Tuhan atas kamu, baik kepada kaisar maupun raja, yang memiliki kekuasaan tertinggi di kerajaan-kerajaan, atau kepada gubernur-gubernur provinsi;
taatilah para penguasa duniawimu, meskipun mereka orang kafir dan penyembah berhala, (seperti kaisar-kaisar Romawi pada waktu itu yang merupakan musuh agama Kristen) dalam segala hal yang tidak berdosa dan bertentangan dengan hukum Allah: karena inilah kehendak Allah, dan segala kuasa berasal dari Allah.
Lihat Roma xiii. Demikian juga (ayat 18), hamba-hamba harus tunduk dan taat kepada tuan mereka, meskipun mereka orang kafir. Lihat 1 Korintus vii. Dengan ini kamu akan membungkam ketidaktahuan dan fitnah orang-orang bodoh, yang berpura-pura bahwa agama Kristen mengajarkan mereka untuk tidak taat kepada para penguasa, dan hanya menjadi subjek Kristus, raja rohani tertinggi mereka. (Witham)
- George Leo Haydock
Sejatinya pada jaman dahulu orang Kristen sering mendapatkan stigma negative hingga hari ini bahwa mereka tidak akan setia pada pemerintah, hal ini juga terjadi di negara Cina dan Korut dimana pergerakan mereka dibatasi , ketika mereka berkhotbah , khotbah mereka harus diawasi oleh petugas partai komunis , Komunis harus menuntut mereka untuk menaruh kesetiaan tertinggi pada Negara , suatu pemaksaan yang keji menurutku , padahal orang Kristen sudah sejak dahulu diminta untuk setia pada penguasa negara , berbeda dengan Kristen di Iran terutama kristen armenia , mereka patuh pada Republik islam Iran , dimana ketika terjadi perang Iran-Iraq banyak dari mereka berpartisipasi dalam perang , mereka menjadi martir tapi pengorbanan mereka dihormati sekali , meskipun keadaan orang Kristen disana juga dibatasi , tapi setidaknya hal ini menjadi bukti bahwa orang Kristen adalah warga negara yang baik.
Roma 13:7 – "Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar: pajak kepada orang yang berhak menerima pajak... rasa hormat kepada orang yang berhak menerima rasa hormat."
Mari kita lihat tafsiran yang bagus ini
Pihak berwenang menuntut pajak atas harta benda kita dan pendapatan dari transaksi bisnis kita. Apa yang dapat saya katakan?
Yesus Kristus sendiri wajib membayar pajak, bukan karena Dia berutang apa pun, tetapi agar tidak menimbulkan skandal. Jika Dia yang tidak berutang apa pun kepada Kaisar dan yang memiliki hak penuh untuk menolak membayar pajak, namun setuju untuk membayarnya, siapakah kita sehingga menolak untuk melakukannya? Komentar atas Surat kepada Jemaat Roma. - Origen dari Aleksandria
Benar sekali Tuhan saja bayar pajak , dia aja berkuasa loh dan dia ini Tuhan bisa aja dia nolak buat bayar pajak tapi tidak yaaa , Yesus memberi contoh pada kita bahwa Ia membayar pajak sebagai bentuk menjadi warga negara yang baik , meskipun saat itu berada di dalam pemerintahan Romawi yang menyembah berhala.
Otoritas Pemimpin Berasal dari Allah
Alkitab menyatakan bahwa tidak ada pemerintah yang berdiri di luar kedaulatan dan izin Allah. Pemimpin sipil ditempatkan untuk menjaga ketertiban duniawi dan keadilan sosial.
Roma 13:1 – "Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah."
Mari kita melihat tafsiran dari Ambrosiaster
Sebagaimana Paulus telah memerintahkan agar hukum kebenaran surgawi dipatuhi, ia sekarang juga menganjurkan hukum duniawi, agar tidak tampak meremehkannya. Sebab jika hukum duniawi tidak dipatuhi, hukum surgawi pun tidak akan dipatuhi.
Hukum duniawi adalah semacam pembimbing, yang membantu anak-anak kecil agar mereka dapat mencapai tingkat kebenaran yang lebih tinggi. Sebab belas kasihan tidak dapat diperhitungkan kepada siapa pun yang tidak mencari kebenaran. Oleh karena itu, untuk mendukung otoritas dan rasa takut akan hukum kodrat, Paulus bersaksi bahwa Allah adalah pencipta keduanya dan bahwa para pelaksana hukum duniawi memiliki izin Allah untuk bertindak, sehingga tidak seorang pun boleh meremehkannya sebagai konstruksi manusia semata.
Pada intinya, Paulus melihat hukum ilahi sebagai sesuatu yang didelegasikan kepada otoritas manusia. Komentar atas Surat-surat Paulus.
Hukum duniawi dan Hukum surgawi saling berhubungan , pendapat yang bagus , jika kita tak patuh hukum duniawi bagaimana nanti menerima hukum surgawi , Sehingga Allah adalah pencipta kedua hukum tersebut sehingga kita tak boleh meremekan hukum duniawi bahwa ia seakan2 cuman hukum buatan oleh manusia, iya kalo manusianya seagama sama kita lah ini Beda agama , eitss , tetap Hukum duniawi berjalan karena ada izin Tuhan, lantas gimana kalo penguasa itu Zalim ? Bejat ? Bobrok ? Apakah hal itu dari Tuhan ? Berarti Tuhan menciptakan penguasa yang Zalim menindas kita ? Harusnya Tuhan buat yang baik2 aja , masa buat yang jahat ? Eitsss bukan seperti itu yuk mari kita lihat penjelasan Origen dari Alexandria
Sebab tidak ada kekuasaan selain dari Allah; kekuasaan yang ada itu ditetapkan oleh Allah. Karena itu, barangsiapa menentang kekuasaan, ia menentang ketetapan Allah.
Apa yang dimaksud Paulus ketika ia mengatakan bahwa “tidak ada kekuasaan kecuali dari Allah”? Apakah kekuasaan yang menganiaya anak-anak Allah, yang menyerang iman dan yang merusak agama kita, berasal dari Allah?
Kita akan menjawabnya secara singkat. Tidak seorang pun akan menyangkal bahwa indra kita—penglihatan, pendengaran, dan pikiran—diberikan kepada kita oleh Allah. Tetapi meskipun kita mendapatkannya dari Allah, apa yang kita lakukan sesuai dengan kehendak kita…. Allah akan menghakimi kita dengan adil karena telah menyalahgunakan apa yang telah diberikan-Nya kepada kita untuk digunakan demi kebaikan.
Demikian pula, penghakiman Allah terhadap pemerintah akan adil, jika mereka telah menggunakan kekuasaan yang telah mereka terima sesuai dengan kefasikan mereka sendiri dan bukan sesuai dengan hukum-hukum Allah.
Allah memberikan otoritas dengan baik dan jika otoritas tersebut dilalaikan oleh sang Penguasa maka ia akan diadili oleh hukum Ilahi seadil-adilnya , yang pasti segala sesuatu dari Allah itu baik dan benar, kita pun terkadang merasa bahwa pemerintahan itu buruk dan kita hanya mengeluh saja , seperti pemerintahan Prabowo saat ini , tapi kita lupa bahwa Tuhan itu adil , percayalah penguasa fasik akan dihukum , kita hanya harus berdoa mendoakan yang baik dan mempererat kehadiran damai dalam lingkungan terdekat. Lantas apakah jika Alkitab memerintahkan kita untuk patuh pada Pemimpin kafir? Sejauh mana kita harus patuh ?
Batasan sejauh mana
Meskipun Alkitab memerintahkan umat untuk mendukung dan tunduk kepada pemerintah, ada batasan moral dan iman yang sangat jelas:
Kepatuhan kepada Allah tetap yang terutama !
Kisah Para Rasul 5:29 Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, katanya: "Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia.
Ketidaktaatan sipil (civil disobedience) yang sah menurut Alkitab hanya terjadi ketika pemerintah melewati batas fungsinya. Ada dua kondisi utama:
Ketika pemerintah memaksa melakukan apa yang dilarang Allah.
Contoh: Kasus bidan-bidan Mesir (Keluaran 1) yang diperintahkan Firaun untuk membunuh bayi laki-laki Ibrani, tetapi mereka menolak karena takut akan Allah.
Ketika pemerintah melarang apa yang diperintahkan Allah.
Contoh: Daniel tetap berdoa (Daniel 6) dan para rasul tetap mengabarkan Injil (Kisah Para Rasul 5) meskipun ada hukum negara yang melarangnya.
Jika pemerintah membuat aturan yang sifatnya administratif atau sekuler (seperti aturan lalu lintas, sistem perpajakan, atau hukum pidana umum) dan tidak memaksa Anda berdosa, maka kita harus tunduk pada pemerintah
Apakah Anies musuh kristen ?
Jawabanya tentu tidak , kenapa saya bilang tidak ? Selama periode Anies menjabat gubernur tidak ada kasus penutupan dan penyegelan gereja , jika ada yang koar2 mereka hanya salah paham , yang ada hanyalah kebijakan pembatasan pertemuan ruang publik atau PSBB
Hingga disaat debat Capres Anies mengeklaim bahwa saat dirinya menjabat sebagai Gubernur DKI adalah gubernur yang paling banyak memberikan izin pembangunan rumah ibadah.
Dari penelusuran atas klaim Anies Baswedan, data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah gereja di DKI Jakarta memang meningkat pada 2022 jika dibandingkan dengan 2017 sebelum Anies menjabat sebagai gubernur.
Ada 1.293 gereja protestan dan 47 gereja katolik pada 2022. Jumlah ini naik dari 1.098 gereja protestan dan 45 gereja katolik pada 2017.
Sementara terkait klaim izin gereja mandek 30-40 tahun selesai di masa Anies, hal itu pernah disampaikan Pendeta Shephard Supit menceritakan dirinya pernah merasa sangat haru hingga menangis saat Anies Baswedan yang kala itu menjadi Gubernur DKI Jakarta memberikan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atas sebuah gereja yang sudah 40 tahun lamanya tidak mendapat izin.
Dan lucunya kasus penutupan gereja terjadi di Masa kepemimpinan Ahok ada 2 gereja yang ditutup
1. GKPI Jatinegara, Jakarta Timur (2015):
Sebuah bangunan yang awalnya merupakan rumah tinggal tetapi digunakan sebagai tempat ibadah Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) dibongkar oleh Pemkot Jakarta Timur. Bangunan tersebut diketahui tidak memiliki IMB rumah ibadah selama puluhan tahun dan mendapat penolakan dari warga sekitar.
2. GBKP Tanjung Barat, Pasar Minggu (2016):
Aktivitas ibadah Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) di lokasi ini sempat diminta ditutup sementara oleh pemerintah setempat karena masalah prosedural. Bangunan tersebut berdiri dengan IMB ruko (rumah toko), bukan IMB rumah ibadah. Ahok saat itu meminta jemaat mengurus peralihan izinnya dan melarang adanya penyegelan sepihak oleh ormas.
Meskipun GBKP sempat ditutup , perizinan mereka dibantu oleh pemkot dan Ahok juga mengizinkan jemaat untuk menggunakan gedung pemerintahan untuk beribadah , disini saya tidak bilang Ahok anti kristen bukan yaa , hanya saja selama ini orang2 Kristen selalu membanggakan bahwa Ahok adalah pemimpin kristen sesungguhnya , dan seakan2 Anies mempunyai dosa terhadap pemenjaraan Ahok , sehingga Stigma Negatif selalu diarahkan pada Anies bahwa Anies adalah sosok anti kristen dan intoleran , padahal data sudah membuktikan Ia adalah sosok yang merangkul semua kalangan, bahkan kemenangan Anies sempat dirayakan dengan syukuran oleh semua kalangan beragama
Yang kurasakan
Pastinya pilihan kita kepada siapa calon presiden itu adalah kebebasan setiap individu , tidak mutlak seorang manusia memutuskan bahwa Capres ini adalah Capres yang diinginkan Tuhan Yesus blabla ,
dulu aku di gereja aku sempat dibilang "orang yang tidak memilih 02 berarti tidak percaya Yesus" saya cuman bisa melongo aja mendengarnya , tidak berhenti disitu banyak yang menilai bahwa orang Kristen yang mendukung Anies dinilai tidak wajar dan selayaknya harus kembali pada kewajarannya yaitu paslon 02 , banyak orang kristen menilai bahwa Warisan Jokowi harus dilanjutkan , dan banyak gereja pantekosta mendukung Jokowi dan terang2an menolak prabowo saat itu , eh tapi Prabowo pintar dia mencium gelagat itu , dia gaet si Gibran dan benar aja , banyak pendukung kristen mendukung 02 , akupun hanya menjauh dari kerumunan dan begitulah....
Meski begitu aku tetap mengunggulkan Anies di medsos dan mengkritik rencana progam2 Prabowo yaitu MBG , dan bisa dirasakan sendiri sekarang? Berapa anggaran yang tersedot dsb
Aku seperti memanggul salib dalam perundungan itu , aku sadar bisa jadi aku satu satunya yang berbeda dalam lingkunganku , banyak yang menilai aku gila , bagaimana seorang kristen mendukung seorang Islam garis keras ? Banyak dari orang Kristen mungkin mengambil penilaian dari peristiwa Ahok , dimana ia dijegal oleh potongan video , tapi sejujurnya Ahok memang mempunyai komunikasi politik yang buruk dan ia harus mempertanggungjawabkan perkataannya yang kasar itu ✊🏼
dan sebenarnya Anies memang menawarkan Rasa Manis diantara kandidat kandidat pahit yang maju pemilu , kenyataanya rakyat Indonesia memilih rasa pahit itu mungkin bangsa ini sedang sakit hingga ia harus memilih jamu yang pahit untuk sembuh , kenyataanya sampai hari ini , negara ini tidak membaik banyak pemilih yang menyesal untungnya aku tidak 😝 ,
Anies menerima kekalahan itu , meskipun banyak orang tidak terima dan merasa bahwa pemilu kemarin dicurangi , Tapi Anies memilih menjaga perdamaian itu. Dan pada akhirnya kesimpulannya Boleh dong kita memilih pemimpin non Kristiani , dan jujur saja disituasi seperti ini sangat sulit untuk mendoakan pemimpin saat ini dengan progam2nya yang lucu dan aneh ,serta menteri2nya yang dipilih juga konyol2 , tapi aku harus mendoakan pemimpinku semoga damai hadir dalam negara ini dan kudoakan Anies menjadi presiden di kemudian hari 😝









