Apakah semua mimpi harus diceritakan (2)
Pernah dengar kisah seorang pemuda yang bermimpi bertemu bidadari? Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, seorang sahabat Nabi yang tertidur menjelang shalat dzuhur (qailula) dan bermimpi bertemu wanita paling cantik bernama Ainul Mardiyah.
Pagi menjelang siang hari pada bulan Ramadhan, Rasulullah memberi semangat kepada para sahabatnya untuk berperang. Saat itu, suasana dalam persiapan akan berjihad menghadapi musuh.
Untuk membangkitkan ghirah para sahabatnya Nabi menyampaikan bahwa kelak bagi yang syahid (meninggal dalam medan jihad) akan mendapatkan bidadari bermata jeli, Ainul Mardiyah. Kecantikannya tak terkira. Berpuluh kali lipat dari wanita lainnya. Nabi menegaskan bahwa yang akan mendapatkannya hanya yang syahid.
Menjelang waktu dzuhur tiba. Semua sahabat diberi waktu untuk istirahat (qailula atau tidur sunnah). Dalam istirahat itu seorang sahabat bermimpi. Dalam mimpinya ia bertemu dengan wanita cantik di surga.
Singkat cerita. Dia melewati beberapa lapis pagar wanita yang sangat cantik. Setiap melewati satu pagar, wanita berikutnya lebih cantik dari sebelumnya. Sampailah ia ke wanita terakhir yang sangat anggun dan cantik parasnya.
"Apakah kamu Ainul Mardiyah?" tanya pemuda itu dengan penuh takjub.
"Iya. Sayalah Ainul Mardiyah," balas wanita itu.
Dengan tidak sabar pemuda ini ingin sekali menyentuh dan menggapainya.
Seketika itu pula Ainul Mardiyah menghindar dan berkata, "jangan sentuh aku. Aku hanya boleh disentuh oleh mujahid yang mati syahid," ujarnya.
Pemuda ini pun terbangun dari tidurnya dan menceritakan mimpinya kepada sahabat yang lainnya. Ia menceritakan kisah pertemuannya dengan wanita yang cantik jelita tiada tara, Ainul Mardiyah.
Setelah perang berkecamuk pemuda itupun syahid. Sahabat lainnya menceritakan kepada Rasulullah terkait mimpi sahabat yang syahid tersebut. Rasulullah mengatakan bahwa sahabat itu telah bertemu dengan Ainul Mardiyah.
***
Ainul Mardiyah
Terinspirasi dari kisah ini grup Nasyid Unic pun membuat sebuah lagu sebagai berikut :
Dirimu pembakar semangat perwira
Rela berkorban demi agama
Kau jadi taruhan berjuta pemuda
Yang bakal dinobat sebagai syuhada’
Itulah janji pencipta yang Esa
Engkaulah bidadari dalam syurga
Bersemayam di mahligai bahgia
Anggun gayamu wahai seorang puteri
Indahnya wajah bermandi seri
Menjadi cermin tamsilan kendiri
Untuk melakar satu wacana
Buatmu bernama wanita
Ainul Mardhiah
Kau seharum kuntuman di taman syurga
Menanti hadirnya seorang lelaki
Untuk menjadi bukti cinta sejati
Oh Tuhan
Bisakah dicari di dunia ini
Seorang wanita bak bidadari
Menghulurkan cinta setulus kasih
Di hati lelaki bernama kekasih
#day6
#30dwcjilid35
#squad1
#ichiban










