Semakin bertambahnya usia Fatiha, yang saya butuhkan adalah mengupgrade level kesabaran. Membesarkan anak memang menyenangkan tapi adakalanya sangat melelahkan. Nah, di saat kondisi tubuh lelah, pikiran jenuh, maka level kesabaran mungkin sedang rendah. Maka saya selalu meminta kepada suami untuk membantu saya agar tetap 'waras' jiwa dan pikirannya. . . Maka dari itu saya tidak segan meminta tolong kepada suami untuk membersihkan popok jika Fatiha pup, memandikan atau memakaikan baju. Tidak salah bukan Ayah melakukan hal tersebut? Tentu tidak. Malah seluruh Ayah di dunia harus tau, bahwa membantu Ibu untuk urusan kecil seperti itu saja bisa menyehatkan jiwa Ibu, juga membuat Ibu tidak merasa sendirian. . . Tapi yang menarik seringkali Ayah itu suka 'riweuh' haha atau tidak sesuai seperti yang Ibu lakukan. Tidak apa, tidak usah protes. Hargai saja ketulusannya, sudah mau membantu. Hihihi.












