Kita tidak pernah minta dilahirkan, tetapi mengapa harus menyelesaikan hidup dan masalahnya yang bahkan kita tidak tahu asal-muasalnya. Lelah, apakah wajar?
Cosimo Galluzzi
The Bright Sessions

roma★
Game of Thrones Daily

tannertan36
noise dept.
TMBGareOK. The Official They Might Be Giants tumblr
Sade Olutola
Not today Justin
No title available
sheepfilms
$LAYYYTER

oozey mess
The Stonewall Inn
No title available

Game Changer & Make Some Noise

No title available

gracie abrams

Love Begins
occasionally subtle

seen from Canada
seen from Philippines

seen from Malaysia
seen from Colombia
seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Argentina

seen from Saudi Arabia
seen from United States

seen from China
seen from United States
seen from United States

seen from Colombia

seen from Singapore

seen from United States

seen from United Kingdom
seen from Brazil
seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States
@almaskaramina-blog
Kita tidak pernah minta dilahirkan, tetapi mengapa harus menyelesaikan hidup dan masalahnya yang bahkan kita tidak tahu asal-muasalnya. Lelah, apakah wajar?
Kata orang, hujan menghapus airmata.
Menangislah di kala hujan, agar semua kesedihan sirna,
**
Ah, siapa bilang.
Hujan membuatku semakin tersadar,
bahwa lubang menganga itu tak akan bisa terisi oleh apapun.
.......................... Kecuali olehmu.
**
Kamu yang lebih memilih mengisi hati yang lain.
Kamu yang memilih untuk menikmati saja semua, tanpa menyerahkan cinta.
**
[almaskaramina / 13112014]
Hujan Bersamamu.
Hujan bersamamu.
Seandainya tak ada ruang tak tampak yang memisahkan kita.
Seandainya bisa kugenggam tanganmu dan kita menatap hujan bersama.
Menikmati anginnya yang menggigilkan raga.
Menikmati butirannya yang membasuh jiwa.
**
Dingin..
Dingin yang hangat.
**
Namun semua dalam anganku saja.
Ruang tak tampak itu memisahkan kita, jauh.
Walau mata berpadu,
dan kita merasakan udara yang sama.
**
Namun hati belum juga bertaut,
hanya hatiku saja yang terbiarkan menganga.
**
[almaskaramina / 13112014]
Siapa yang bertanggung jawab atas semua gejolak yang membuncah di dada?
Siapa yang bertanggung jawab atas rasa yang tak pernah kuminta?
Siapa kamu, yang tiba-tiba datang dan merusak hari-hariku?!
Siapa kamu yang menggelisahkan malam-malamku?!
Siapa kamu mengusik ketenangan yang susah-payah aku dapatkan?
Siapa kamu menjadi candu atas hal-hal yang belum pernah aku alami?
**
Beri aku satu alasan untuk berhenti jatuh cinta padamu.
Beri aku alasan untuk tidak menikmati cerita-ceritamu.
Beri aku satu alasan untuk menjadi biasa saja.
Beri aku alasan untuk tidak terjatuh dalam harapan untuk bersamamu.
**
almaskaramina / 26052014
kalau kau tak ingin kita bersatu,
mengapa sampai sekarang belum juga kau lepaskan aku?
**
kalau kau tak ingin hidup bersamaku,
mengapa kau usir semua pria itu?
**
kalau kau risih dengan segala rewelku,
mengapa belum juga kau tutup telinga dari semua ocehanku?
**
kalau aku tak seperti wanita-wanitamu,
mengapa hanya aku yang kau pertahankan untuk selalu ada di dekatmu?
**
kalau kau memang tak menginginkanku,
kembalikan semua masa lalu yang dengan bodohnya aku persembahkan untuk hidupmu.
~
almaskaramina / oktober 2013
Apakah Berlebihan?
Apakah berlebihan jika kukatakan aku mencintaimu?
Segala kebersamaan yang aku tak pernah ingat kapan awal mulanya.
Dan aku tak ingin semuanya berakhir.
**
Apakah berlebihan jika kukatakan aku mencintaimu?
Menatap wajah lelahmu yang terpejam.
Menahan diri untuk memelukmu, mengusap wajahmu.
Seolah-olah itu semua bisa mengembalikan tenaga dan semangatmu.
**
Apakah berlebihan jika aku katakan aku mencintaimu?
Mencurigai semua wanita yang bersamamu.
Menyiksa diri dengan cemburu.
Memaksa akal sehat mempertahankan logikaku.
**
Apakah berlebihan jika kukatakan aku mencintaimu?
Tahun-tahun berlalu,
dan aku tak pernah punya masa lalu.
Kau tidak mencengkeramku,
hanya saja membuat lingkaran sehingga aku tak pernah keluar dari situ.
**
Apakah berlebihan jika kukatakan aku mencintaimu?
~
almaskaramina / oktober 2013
apakah kamu pria tengah malamku?
yang selalu bisa menenangkanku dari mimpi-mimpi buruk yang melelahkan.
yang selalu tahu bagaimana menghangatkan.
**
apakah kamu masa depanku?
yang siap melangkahkan kaki dengan berani.
yang bertahan menyeretku keluar dari keputusasaan.
**
mungkin jawabannya bukan.
bukan kamu separuh jiwa yang akan melengkapi hidupku yang berantakan.
...... karena kamu telah termiliki.
**
namun ijinkanlah aku sekedar berharap.
berharap pada senyummu yang selalu.
berharap pada cerita-cerita yang tak henti.
berharap pada rutinitasmu menikmati malam, secangkir kopi di tempat tinggi.
**
...... mungkin harapan itu yang lalu menghidupkanku.
~
almaskaramina / april 2014
di situ, di tempat remang-remang itu.
kita duduk berdua dan aku tak berhenti tertawa.
menghabiskan dua jam pertama tatap muka,
dengan kisah-kisah yang seolah tak ada habisnya.
dan aku yang bodoh ini,
seketika bermimpi,
bolehkan aku menginginkan dua jam terakhir dalam hidupku, juga bersamamu?
~
almaskaramina / maret 2014
kadang kita memaksa diri membaca sesuatu karena kita tahu itu bagus. bukan karena kita menikmatinya.
perkara iya tentang kehendak
aku tidak harus selalu berkata 'ya' padamu. bukan karena kau pernah berkata 'tidak' kepada harapanku, bukan. seandainya pun kamu mengiyakan aku kala itu, aku tak akan serta-merta menjadi pengiya bagimu. aku punya ingin, kamu punya kehendak. aku tidak ingin mengiya pada kehendakmu. sementara kamu berkehendak melawan inginku. kamu bukan siapa-siapa. aku tak berminat menghamba.
Perempuan dan perasaannya. Siapa yang tahu seberapa dalam dan seberapa mampu ia bertahan?
Aku tak ingin memaksakan garis yang tidak Tuhan suratkan untuk kita. Namun apa daya, hati hanyalah mengikuti rasa, dan kamu adalah tujuannya.
~
almaskaramina / 12092013
Aku hanya ingin memastikan bahwa kau nyata. Pun ketika aku berjauhan takdir denganmu, setidaknya seluruh inderaku telah merasakan keberadaanmu.
~
almaskaramina / 12092013
... karena mungkin semua yang terjadi di antara kita hanya bisa aku nikmati di alam mimpi. tak apa, jauh lebih baik daripada tidak sama sekali.
~
almaskaramina / 12092013
begini: kamu tersenyum, aku luka. atau lebih baik, anggap saja kita tidak pernah saling melihat dan mendengar. ~ @rzkboril
bagaimana bisa, jika hangatnya rengkuhmu tidak pernah hilang dari pundakku? - almaskaramina
- ini terlalu indah untuk abadi. - @rzkboril
lalu apakah kemudian aku harus memaksakan ketidakabadian? terlalu dini untuk menghancurkan harapan-harapan. - almaskaramina
- kita hanya sepasang luka yang berharap bisa saling menyembuhkan. pun terpisahkan, kupikir tak sejauh hati yang dekat tapi tak pernah saling bersentuhan. menyakitkan, memang. - @rzkboril
Kamu tak pernah tahu rasanya menunggu. Perempuan selalu bergantian jatuh dalam pelukanmu.
Tidak buatku. Ini penantian seumur hidup.
~
almaskaramina / 05092013
Bagaimana aku bisa bertahan dalam harapan, jika kamu adalah satu-satunya asa. Dan kamu telah memastikan langkah. Pergi. Dan jauh. Dan tak terengkuh.
~
almaskaramina / 04092013