Al Humazah ( Pengumpat ) (di Masjid Nabawi, Madinah Al Munawwarah)
TVSTRANGERTHINGS
No title available

PR's Tumblrdome

Product Placement
YOU ARE THE REASON
NASA

❣ Chile in a Photography ❣
No title available
noise dept.
we're not kids anymore.

if i look back, i am lost
Today's Document

祝日 / Permanent Vacation
Alisa U Zemlji Chuda

Andulka
Jules of Nature

pixel skylines
Lint Roller? I Barely Know Her

oozey mess
Cosmic Funnies

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Russia
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from Switzerland
seen from Norway
seen from Netherlands
seen from Malaysia
@amisalbiah
Al Humazah ( Pengumpat ) (di Masjid Nabawi, Madinah Al Munawwarah)
“Perempuan yang keji adalah untuk laki-laki yang keji. Dan laki-laki yang keji untuk perempuan yang keji pula. Perempuan yang baik adalah untuk laki-laki yang baik. Dan laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik pula.” (QS. An Nur: 26) Pandangan Islam Mengenai Karma Islam sendiri juga mengenal doktrin jika perbuatan baik juga akan menghasilkan sesuatu yang baik, sedangkan tingkah laku yang buruk juga akan mengakibatkan sebuah keburukan juga. Akibat dari perbuatan manusia terkadang bisa dirasakan saat masih di dunia selama kita hidup dan ini serupa dengan karma. QS Ar-Rum 30:41 Allah berfirman,” Jika terlihat kerusakan di darat serta laut yang disebabkan perbuatan manusia, supaya Allah merasakan pada mereka sebahagian dari [akibat] perbuatan mereka, supaya mereka kembali [ke jalan kebenaran].” Dalam QS As-Sajdah 32:21 Allah berfirman, “Dan Sesungguhnya Kami merasakan kepada mereka sebahagian azab yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat), mudah-mudahan mereka kembali (ke jalan yang benar).” Wujudkan cinta pada putrimu, dengan setia pada istrimu.... (dikutip dari laman bunda Feby Febryani) (di Al Madina Al Munawara ღϠ₡ღ المدينة المنورة ღϠ₡ღ)
Makanan Halal Apabila kita masih merasa gelisah, keras hati, gampang marah, dan menganggap setiap doa tidak terkabul, mari kita cek kembali kebiasaan makan kita sehari-hari. Bisa jadi, inilah biang masalah yang harus segera kita bereskan. Suatu ketika Ahmad bin Hanbal pernah ditanya, "Apa yang bisa melembutkan hati?" Ia menjawab, "Makanan yang halal." Sungguh, makanan bagi seorang Muslim merupakan perkara istimewa yang tidak boleh diabaikan. Ia adalah asupan penting yang akan memengaruhi kondisi hati, tubuh, dan kualitas hidup seseorang. Apabila makanannya halal dan thayyib, akan baik pula kualitas kehidupannya. Suami-istri harus bersinergi untuk menyajikan makanan halal dan thayyib bagi keluarganya. Sumber dan cara mendapatkannya harus halal, serta bernilai baik untuk kesehatan. Mari kita berjuang bersama, jangan sampai sebutir beras pun tidak diketahui kehalalan sumbernya, karena bisa jadi inilah yang menjadi penyebab terkabul atau tidaknya sebuah doa. Menjadi penyebab diterima atau tidaknya sebuah amal. Berjuanglah, lalu bersyukurlah. Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Di antara keduanya ada yang samar (syubhat). Maka, tinggalkanlah ia segera ketika kita mendapatinya. Semoga Allah senantiasa menolong kita. #copastasdiqulquran (di Khulais, Makkah, Saudi Arabia)
Dan Dia-lah yang menjadikan kebun berjunjung dan tidak berjunjung, kebun kurma, tanaman-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang sama (bentuk dan warnanya) dan tidak sama rasanya. Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) jika berbuah dan tunaikanlah haknya dari memetik hasilnya (dengan dikeluarkan zakatnya). Dan janganlah kamu berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menukai orang –orang yang berlebihan (Al An’am: 141) (di Rest Area 150 Wadi Qudaid)
Al Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallhu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, yang artinya : “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, janganlah ia mengganggu tetangganya, dan berbuat baiklah kepada wanita. Sebab, mereka diciptakan dari tulang rusuk, dan tulang rusuk yang paling bengkok adalah bagian atasnya. Jika engkau meluruskannya, maka engkau mematahkannya dan jika engkau biarkan, maka akan tetap bengkok. Oleh karena itu, berbuatlah baik kepada wanita.” (HR. Bukhari dan Muslim) (di Al Madina Al Munawara ღϠ₡ღ المدينة المنورة ღϠ₡ღ)
Ketika Umar ibnul Khaththab radhiyallahu ‘anhu bertanya kepada Rasulullah Shalallahu’alaihi wa sallam : “Wahai Rasulullah, harta apakah yang sebaiknya kita miliki ?” Beliau Shalallahu ‘alaihi wa sallam menjawab : “Hendaklah salah seorang dari kalian memiliki hati yang bersyukur, lisan yang senantiasa berdzikir dan istri mukminah yang akan menolongmu dalam perkara akhirat.” (HR. Ibnu Majah no. 1856, dishahihkan Asy-Syaikh Al Albani rahimahullah dalam Shahih Ibnu Majah no. 1505) (di Masjid Nabawi, Madinah Al Munawwarah)
Emak emak dan anak anak...,, (di Masjid Nabawi, Madinah Al Munawwarah)
“Bukan termasuk golongan kita (umat Nabi) orang yang tidak punya kasih sayang kepada adik (anak kecil), dan tidak tahu hak terhadap orang besar (kakak)”. #saudarasepupu (di Mecca, Saudi Arabia)
“Berbakti kepada kedua orang tua lebih utama dari sholat sunnah, shodaqoh, puasa, haji, umroh, dan jihad di jalan Allah, dan anak-anakmu akan berbakti kepadamu di masa datang” (di Kaaba)
Perempuan itu ibarat benang , dan Laki laki ibarat layang layang ....... Tanpa perempuan, laki-laki tidak akan menjadi apa-apa. Di balik ketinggian(kesuksesan) laki-laki , ada perempuan di baliknya ~ Untuk perempuan, jadilah benang yang berkualitas terbaik. Buatlah layang -layangmu kelak terbang setinggi -tingginya . Karena setinggi apapun ia terbang, ia selalu terikat oleh perempuan dan bergantung kepada perempuan ~ Jagalah laki-laki agar tidak terputus dan hilang arah ........ Ingatlah bahwa layang-layang selalu ingin terbang tinggi Maka jagalah .... ~ (di Masjid Nabawi, Madinah Al Munawwarah)
Tunggu antrian Masuk ke Raudah.... (di Rauda)
آللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيّدنَآ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيّدنَآ مُحَمَّد (di Rauda)
Ya Allah, jangan sampai Engkau golongkan kami sebagai hamba-hamba yang berdosa. Hamba-hamba yang menempati Saqar-Mu karena enggan mendirikan shalat, tidak peduli terhadap orang-orang miskin, senang membicarakan kebatilan, dan mendustakan hari Pembalasan hingga berakhir dalam penyesalan. Ampunilah dosa-dosa kami, ya Allah. Golongkanlah kami menjadi orang-orang yang beruntung. Orang-orang yang menyibukkan diri di dunia ini dengan perkara-perkara bermanfaat dan bernilai ibadah. Orang-orang yang sibuk menabung bekal untuk kehidupan di akhirat kelak. Suatu ketika, Rasulullah saw. menasihatkan kepada para sahabat, “Hindarilah oleh kalian dosa-dosa kecil, karena sesungguhnya dosa-dosa kecil itu apabila menumpuk pada diri seseorang, niscaya akan membinasakannya.” (di Masjid Nabawi, Madinah Al Munawwarah)
Ada yang baru di Madinah, fasilitas yang memudahkan wisatawan yaitu bus tingkat. Kamu bisa menaiki bus wisata ini dari halte-halte yang ada. Bus ini akan melewati 11 wisata penting yang ada di Madinah di antaranya, Masjid Nabawi, Al Baqi, Al Manakh Square dan Al Salam Gate. Kemudian, Gunung Uhud, Al Noor Mall, Masjid Al Qiblatayn, Lokasi Perang Parit, Masjid Quba, dan Stasiun Kereta Hijaz. Berita yang dilansir dari Republika ini juga menjelaskan bahwa untuk bisa menaiki transportasi ini, kamu hanya perlu membayar untuk perjalanan 24 jam yaitu 80 Riyal, yaitu kisaran 284 ribu rupiah, bisa juga memilih yang 48 jam seharga kisaran 427 ribu rupiah, atau yang 72 jam dengan harga berkisar 530 ribu rupiah. Tenang saja, ada harga khusus untuk anak-anak. Dan kalau membeli untuk satu keluarga, yaitu orang tua dan dua anak yaitu sekitar 710 ribu rupiah, jauh lebih hemat. Setiap harinya, bus wisata ini akan mengajakmu berkeliling selama 1,5 jam. Ada headset yang disediakan di setiap bangkunya. Ada penjelasan tentang cerita sejarah dari tempat-tempat yang dilewati. Jangan khawatir bingung atau nyasar, disediakan 8 pilihan bahasa, dan salah satunya adalah Indonesia. mage source] Boleh dicoba nih saat selesai beribah umroh dan masih punya waktu yang tersisa. Berangkatlah pagi-pagi agar bisa menjelajah Madinah lebih luas. Bus-bus ini berangkat mulai selepas sholat Subuh dan selesai saat tiba waktu Isya’. Tak perlu takut nggak kebagian bus, akan ada yang datang setiap 30 menit sekali, lho. Kamu juga bisa langsung mengunggah video perjalananmu di sosial media karena di transportasi ini juga disediakan Wi-Fi. (di Medina, Saudi Arabia)
Di ajak sholat Juhur malah bobo... (di Masjid Nabawi, Madinah Al Munawwarah)
Nyamar jadi orang arab, semoga di mudahkan utk masuk ke Raudah (di Masjid Nabawi, Madinah Al Munawwarah)
Kaka Maulida sudah dede fotoin ya! Insha Allah nanti bareng dede ke sininya! (di Al Madina Al Munawara ღϠ₡ღ المدينة المنورة ღϠ₡ღ)