pada malam hening hari ini, aku mulai mengetahui bahwa setiap hati memiliki titik jenuhnya dan titik letihnya masing – masing. Seperti sekarang, seperti malam hunyi hari ini, ada satu hati yang hancur dan serpihannya hilang dibawa angin, namun membawa perih dan luka yang amat dalam, dan sisa serpihan hati itu, tetap tertinggal membawa kenangan yang amat dalam, dan pada malam ini juga bisa ku rasakan angin bertiup kencang seolah serpihan hati ingin tetap tinggal namun angin memaksanya pergi, hingga membuat perih dan luka kembali datang dengan tusukan dan hantaman yang begitu keras.
penikmat sakit hati










