Rindu ayah...
Sudah 2 bulan sejak ayah pergi meniggalkan kami semua.
Tak dapat kupungkiri rindu yang sangat mendalam setiap hari kurasakan setiap kali mengingat kebersamaan bersama ayah ketika beliau masih hidup. Sesak dada ini menahan rasa sedih setiap hari.
Kepergian ayah sangat mengagetkan kami, karena semasa hidupnya ayah adalah sosok yang kuat, tegar jarang sakit yang berat menimpa beliau. Kami semua tidak ada yang menyangka sakit kemarin adalah perantara beliau menuju kematian yang sudah menjadi janji beliau kepada sang Khaliq.
Kini kami hanya bisa menatap foto-foto beliau sembari menahan pilu kesedihan karena terbayang kebersamaan ketika beliau masih hidup. Mudah-mudahan kami bisa menjadi anak solih dan solihah sehinga dapat mengirimkan pahala yang terus menerus mengalir untuk ayah.
Selamat jalan, Ayah..tunggu kami di jannah-Nya, insya Allah..









