. Ia berhenti HIDUP tapi tak juga MATI, ia merasa REDUP semua MIMPINYA MATI. Ia pergi ke GUNUNG ia merasa MURUNG, ia pergi ke HUTAN tapi tak kenal TUHAN. Ia banyak bertanya, ia tau sedikit, entah angin kemana ia merasa SAKIT. Ia ingin sekali belajar filosofi, sedikit ilmu hidup, sedikit teologi. Ia matanya buram, mungkin hatinya suram, ia mulai bertanya untuk apa DISINI. Ia berjalan LIMBUNG mungkin hatinya BINGUNG, ia terus MERACAU dengan suara PARAU. Ia GUNDAH GULANA ia terus bertanya. Ia rajin IBADAH karna merasa KALAH. Ia kini MENYERAH, ia katakan SUDAH. Ia buat RENCANA PULANG ke RAHIM IBUNYA.