6TH SEMESTER
Semester enam semester terberat bro jujur aja✌️. (At least buat gue). Di semester ini gue banyak banget nangis dan demot dan nangis dan demot lagi tapi semuanya bisa terselesaikan dengan terseok seok:') not really proud of myself but I felt relieved that I survived!
Throwback aja, semester ini terjadi dari Februari 2020-Juli 2020. Eh apa sampe juni ya agak lupa. Anyway, semester ini jadi masa transisi kuliah online dan offline yang mana sangat ber efek ke mental gue:( Di semester ini juga gue mulai ga ngekos jadi hectic capek banget PP ciputat-depok tiap hari asli. Cuma dua bulan rasanya kaya setahun. Tiap harinya memorable banget karena lama di jalan bro hahahaa apalagi kalo naik TJ.
Di semester ini ada 2 matkul wajib yaitu Perancangan Arsitektur (PA) 4 dan Pengantar Perkotaan (Pengkot). Selain itu, gue ngambil dua matkul pilihan yaitu Arsitektur, Kota, dan Kuasa (City of Power/Cipow) dan Akustik. Jumlah SKS yang gue ambil yaitu 18 SKS dengan detail sebagai berikut:
PA 4 9 SKS
Pengkot 3 SKS
Cipow 3 SKS
Akustik 3 SKS
Pengantar Arsitektur (PA) 4
Semester ini berat karena matkul ini sih HAHAH. Jadi seperti biasa ada dua proyek. Di proyek pertama, kami ditugaskan untuk desain public space di salah satu neighborhood di Jakarta. Untuk memulai tugas ini, kami dikasih bacaan dan film tentang pendekatan desain yang nantinya harus dipakai jadi latar belakang pembuatan karya. Setelah mensintesis bacaan dan film, gue dan temen-temen melakukan survey site di kawasan sekitar Tanjung Barat, Jagakarsa, dan Lenteng Agung.
Di proyek ini, metode yang dipakai adalah metode top down. Metode ini mengahruskan kami untuk melakukan analisis berbagai preseden sesuai tipe bangunan yang ingin kita buat. Jadi kita nentuin desain dan programnya berdasarkan sintesis analisis preseden. Contohnya dulu gue mau bikin tempat penangkaran sekaligus sarana edukasi burung kicau, jadi gue harus cari beberapa preseden dengan tipe zoo/penangkaran terus di sintesis elemen ruang apa aja yang diperlukan dan nantinya di sesuaikan lagi sama kondisi site dan aktivitas yang ada di bangunan tersebut. Di proyek ini kita banyaaaak banget bikin eksplorasi model. Semua development nya dicapai melalui kedalaman pengetahuan kami tentang elemen krusial dari tipe bangunan itu, Semakin kita ngerti intisarinya, semakin kaya eksplorasi yang dilakukan.
Proyek kedua, dengan metode bottom up, kami ditugaskan untuk membuat public space di lingkup kota sesuai dengan permasalahan yang kita temui melalui big data. Beneran sesuai dengan metode yang dipakai, bottom up. Isu nya kita yang cari sendiri, dan program dibuat berdasarkan isu nya, bukan mengikuti dasar tipe bangunan tertentu. Site di proyek ini juga bebas, bahkan dulu gue bikin site nya di Amerika ga masalah! Asal sesuai dengan permasalahan big data yang dicari. Persis banget setelah internal proyek 1, kami di rumahkan untuk ngelakuin perkuliahan dengan sistem PJJ. Jadi semua proyek 2 dilakukan secara online dan ga diharuskan bikin model lagi.
Proyek 1 dan 2 sama sama diawali dengan kerja kelompok untuk nentuin site dan isu kelompok, baru setelah itu di spesifikin secara individu dan semua proses pengerjaan desain dilakukan secara individu.
Pengantar Perkotaan
Jadi karena materi desain PA 4 itu tentang perkotaan, di semester ini kami juga diwajibkan mengambil matkul ini untuk memperkaya ilmu kita mengenai perkotaan dan persyaratan membangun (UDGL, land use dll). Kebanyakan materi itu teori dan diajarkan satu arah sama dosen, tapi di akhir kuliah ada tugas kelompok untuk analisis batas neighborhood, land use perencanaan dan kenyatan, dan ketentuan UDGL di wilayah tersebut.
Cipow
Yang gue suka dari matkul ini adalah kita hampir setiap minggu dikasih tugas untuk nonton film kemudian di diskusiin di kelas, insight apa yang didapat dari film tersebut dan kaitannya dengan materi mata kuliah. Seperti namanya, yang dibahas ya seputar Arsitektur, Kota, dan Kuasa. Mulai dari bagaimana revolusi industri mempengaruhi arsitektur sampai ke bagaimana pandemi merubah tatanan hidup kota dan cara manusia mengalami ruang. Hampir seluruh perkuliahan ini diisi dengan diskusi, bahkan pas PJJ pun kami diskusi dengan voice note dan mengirimkan komentar melalui platform e-learning Di akhir perkuliahan, kami diberi tugas UAS untuk buat video refleksi tentang materi yang dipelajari selama satu semester.
Akustik
Akustik adalah matkul pilihan yang spesifik bahas akustik ruang, terutama di ruang opera, teater, seminar. Perkuliahan matkul ini bisa dibilang 50% 50% antara penjelasan materi dari dosen dan presentasi kelompok. Presentasi kelompok nya analisis preseden, gue dapetnya salah satu bangunan opera. UTS nya analisis bangunan akustik di Indonesia dan UASnya nge redesain agar performa akustiknya lebih maksimal lagi. Oh ya, yang gue lupa, matkul ini setiap minggu ada kuis di 10 menit pertama perkuliahan sesuai materi yang dijelaskan minggu lalu.
Jadi begituu, sekian cerita tentang semester 6!!












