You can support me to get my future, but you'll never be my future.
ins

Discoholic 🪩
Today's Document

shark vs the universe
No title available
No title available

Origami Around
will byers stan first human second
Misplaced Lens Cap
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

Andulka
Noah Kahan
occasionally subtle
TVSTRANGERTHINGS
KIROKAZE
tumblr dot com
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

Janaina Medeiros
Cosimo Galluzzi
Game of Thrones Daily
he wasn't even looking at me and he found me

seen from Spain

seen from Brazil
seen from South Africa
seen from United States
seen from United States
seen from France
seen from United Kingdom
seen from United Kingdom
seen from Indonesia
seen from United Kingdom
seen from Spain
seen from Spain

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Norway

seen from Malaysia
seen from Germany

seen from United States

seen from United States
seen from Malaysia
@bransastra
You can support me to get my future, but you'll never be my future.
ins
Sebelah telinga saya kehilangan daya dengar primanya dalam 3 hari belakangan. Saya khawatir saya tak lagi dapat mendengar sebagaimana mestinya, namun gejala telinga kambuhan ini ada baiknya. Mereka yang bicara membual-bual tak perlu saya dengar penuh-penuh. Sedang pada mereka yang saya gemari ucapannya, saya sediakan telinga sebelah saya lekat-lekat ke mulutnya. Saya senang merasai getar udara dari kata-kata sarat makna. Hari ke dua bulan Juli
Bara
seorang pemuda yang sedari kecil bercita-cita menjadi yang kuat. orang terkuat!
waktu kecil Bara kepingin punya badan besar, penuh lekuk-lekuk otot, dan mampu mengangkat galon dengan sebelah tangan. itu definisi kuat bagi dia. itu gara-gara waktu sd, bara doyan sekali nonton Renegade. serial favorit masa kecilnya.
masa awal smp Bara adalah masa-masa smackdown berjaya. jagoan favoritnya adalah Triple H. “kayaknya Triple H ada kemiripan sama Renegade deh???” pikir Bara. “… gondrong!” sejak saat itu kriteria kuat Bara bertambah: berambut gondrong.
tapi Bara baru bisa benar-benar memelihara rambut panjangnya setelah masuk kuliah. “akhirnyaaaa….!!”
hingga kini ia sudah jadi pemuda. 23 tahun umurnya. rambutnya masih tetap gondrong walau setahun sekali dirapikan. tapi ada yang beda dari Bara sekarang ini. dia sudah tidak butuh otot untuk jadi kuat. sekarang buat dia, kuat berarti jadi pemimpin: mentally and intellectually. Bara musti punya mental pemimpin yang super, bagi teman-teman, bagi saudara-saudara, bagi wanitanya.
wanita yang membenturkan semua prinsip Bara selama ini, Bara mencintainya…
suatu waktu wanitanya minta Bara potong rambut. Bara kaget. wanitanya bilang Bara lebih cakep kalo rambut pendek. Bara galau. lagipula, kata wanitanya, kalo Bara potong rambut berarti Bara bisa mengatasi ketergantungannya pada rambutnya itu, berarti Bara bener-bener dewasa, berarti bara bener-bener kuat.
tapi Bara menolak, Bara lebih memilih rambut daripada apapun. “rambut itu prinsip!” kata Bara.
yaa, dia Bara! dia kuat!
Selalu suka dengan gambar ini. Seperti dua orang yang sebenarnya saling dekat, saling pandang, tapi memilih untuk saling punggung. "Jangan kamu punggungi saya.. Balik arahlah. Biar kita bisa saling pandang. Agar matamu bisa menangkap mataku yang sedari tadi larut memperhatikanmu. Kalau kamu punggungi saya, saya cuma bisa lihat punggung kamu, rambut kamu, pantat kamu." Katanya begitu. Keduanya masih saja duduk termangu dengan menebak-nebak apa yang ada di otak masing-masing. "Balik arahlah biar kita bisa saling pandang.." Ucapnya sekali lagi.
Seharusnya rumah adalah tempat hati dan kepala bersekutu dengan rasa nyaman, bukan sekedar bangunan.
Dan kalau sore nanti hujan turun, matikan laptop dan sulutlah tungku, beristirahatlah. Tak ada dingin yang menyeduh sendu.
Pada suatu hari yang baik nanti, aku akan berhenti merindukan mu, janji.
doa pelukan kedua
Tuhan tak pernah salah dengar, karena daun telinganya lebar, lebih lebar dari daun kelor, lebih panjang dari isi kolor. Dia dengar, nama siapa yang sering aku sebut dalam doa, adalah perempuan yang tak bisa aku jaga setiap waktu. Doa yang khusyuk, doa yang ku rapal sehabis sibuk. Doa pelukan kedua, setelah lenganku lepas dari persendiannya
Seorang lelaki dari kerja pulang ke rumah Digeser pagar dari besi yang separuh catnya terkelupas Dua langkah kedepan pintu berwarna biru tua Di ketuknya pintu, diteriakkannya " sayangku, buka pintunya, aku pulang, kubawakan sekresek rindu untukmu" Tak ada sahutan, didobraknya pintu, menyesal lupa dia punya kunci pintu di sakunya Duduk diatas sofa, sekresek rindu dibuang seenaknya "Kekasihku, bikinkan aku kopi, dengan bujuk rayumu," tak ada jawaban juga denting cangkir yang di aduk. Menangis tersedu, dia lupa hanya seorang diri dirumahnya. (Untuk lelaki yang terobsesi dengan istri)
Sisa
Waktu adalah hal yang bisa menyapu dan mengantar segalanya. Baik kenangan, maupun perasaan. Baik hal-hal buruk, maupun hal-hal baik. Baik awal maupun kesudahan. Hanya saja, tak banyak manusia yang mau merelakan sedikit detik lebih lama untuk berproses, termasuk saya, untuk berani melangkahi sesuatu yang teramat dicintai. Kadang, yang terbaik itu bukan yang baru, tapi yang diperbaiki
gapapa bandel, yang penting tau kapan harus berhenti, kapan harus ngebangun mimpi dan masa depan.
kepada sekumpulan rindu.
aku sandarkan dicangkir teh panas yang kupegang.
pada kepul asap mie aceh yang baru saja disajikan bapak paruh baya.
pada parau suara penyanyi kafe pinggir jalan.
pada pusing yang isinya melulu kamu.
aku ingin menikmati sore, lalu berlari dan tenggelam di matamu.
*backsound: Bangku Taman - Catch Me When I Fall
always be the wrong person in the wrong house.
maybe, we have a different perspective, dear.