Blog kali ini macam menyalurkan isi hati yang terpendam selama ini gegara tidak ada ijin untuk melakukannya, dan sampai akhirnya memutuskan melakukannya dengan kenekatan yang hakiki.
Jadi ceritanya aku pengen banget punya tatto dibadan ini. Dengan catatan kalaupun nanti akan tatto, semua tatto yang akan menempel seumur hidup-ku itu punya konsep dan cerita di baliknya.
Akhirnya di Jumat, 13 Maret 2020, bertepatan si sistur buntu aku Siana dateng ke Bali buat ngunjungi kami yang ada di sini. Kabur bentar dari penat-nya kerjaan salah satu alasannya. Singkat cerita setelah planning panjang lebar sama dia, datanglah Siana ke Bali di hari itu. Aku jemput lah ke bandara pakai NMax pinjaman, dan kondisi Bali saat itu hujan lebat, sampe muka rasa totok wajah sakitnya mantab jiwa. Aku udah janjian dengan Bli Bayu si tukang tatto kami (Ya,, Siana pun mau ikut nambah tatto nya), kalau setelah dari bandara kami akan langsung berangkat ke studio bli Bayu untuk natto. Hujan badai angin dan lainnya kami libas gimana caranya biar bisa sampai di studio bli Bayu yang notabene saya pun ga tau lokasinya, jadi berjalan ke sana pakai maps dan berenti2 karena ujan deras itu.
Sampai-lah di studio Bli. Bayu, aku yang pertama akan di tatto.....
Konsep tatto pertama itu adalah King Crown yang di bawahnya ada tulisan nama Papa, kayak yang ada di picture ini. Apa rasanya tatto pertama ini??? eemmmm......... Mantaabbb exited-nya, mantab sakit-nya, mantab nahan sakit-nya, mantab semua-nya dah pokoknya.
Arti dari tatto pertamaku ini simple kok,
King Crown artinya ya mahkota raja (as simple as that...),
buat aku Papa adalah raja dan cinta pertamaku, makanya ada nama Papa di sana “Go Tjiong Han”.
Terus kenapa di bahu kanan belakang...??? Buat aku, kanan lebih ke simbol “kuat”, karena aku agak lemah di “kiri”, dan....
kenapa di bahu...??? Karena buat aku melambangkan “Penopang”, Papa salah satu dan besar sebagai support system-ku, walaupun fisik Papa udah ga ada tapi Papa juga yang bikin aku ‘kuat’ hari demi hari.
Terus tatto ke-dua ku yang juga kembaran sama Siana itu gambar Lion. Artinya pun simple, “Singa dari Yehuda - Yesus Kristus”.
Setelah natto apa yang dirasain...??? Sakit tapi nagih, demi apa... Tapi masih mengumpulkan mental dulu, karena lumayan berasa waktu nahan sakitnya. Exited bener waktu itu.
***Cece miss you so bad, Pah :’(
Udah segitu aja cerita-nya, kebanyaan bicit ini ntar jadi-nya.
Have a blessed day, YOU and you
Stay Strong, Stay Positive :D