Keputusan
SpongeBob: Bagaimana jika suatu hari nanti aku mengkhianatimu?
Patrick: Mempercayaimu adalah keputusanku. Membuktikan kepadaku bahwa aku salah adalah keputusanmu.

pixel skylines
Cosimo Galluzzi
d e v o n
will byers stan first human second
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

if i look back, i am lost
DEAR READER
Keni

Andulka
Alisa U Zemlji Chuda
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

No title available
Sade Olutola
No title available

❣ Chile in a Photography ❣
$LAYYYTER

tannertan36
Misplaced Lens Cap

seen from France
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia

seen from United Kingdom
@damaniklia
Keputusan
SpongeBob: Bagaimana jika suatu hari nanti aku mengkhianatimu?
Patrick: Mempercayaimu adalah keputusanku. Membuktikan kepadaku bahwa aku salah adalah keputusanmu.
Kalau dia menyakitimu, berarti dia bukan ukuranmu. Kalau sepatumu kekecilan, ya, ganti sepatunya; bukan kakinya yang dikecilkan. Karena sepatu yang dibutuhkan bukan karena mahal atau indah, tapi karena kenyamanannya. Pakailah sepatu yang memang ukuranmu karena dia yang akan menemani kemanapun kau melangkah.
Filosofi Sepatu
Apapun yang menjadi takdirmu, akan mencari jalannya sendiri menemukanmu
Ali bin Abi Thalib
Jangan sedih.. Terkadang Allah menghancurkan rencana kita sebelum rencana kita menghancurkan kita..
Laki-laki dan perempuan adalah sebagai dua sayapnya seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya; jika patah satu dari pada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali.
Soekarno
The menu labeled these 🌶️ as a sign of spiciness, but our tolerance for spice is so high that it tastes sweet 🤐. So, to truly embrace our Medanese roots, we need to add chili flakes; the spicier, the better!
Sizzle
Today with Ema.
Thank you, DealMedan for the coupon it offers, which has opened the doors as wide as possible to us. So we could taste foods that are too expensive to pay at normal prices. Lol
Pangkal River, Tanjung Langkat
Last Sunday, returning from our family's gathering, we briefly stopped by the Pangkal River in Tanjung Langkat. What turned out to be its main function as a dam to irrigate residents' rice fields. Along the road from the parking lot to the riverbank, many merchants peddle their goods and one of them sells this Chi, which was taken from a nearby river too.
I remember when I was a kid; We used to enjoy this snail, and it was nothing as strange. And after all this time, I finally tasted this Chi again but the fine lump of sand was what I got in the first try. So yeah.. 😂😂
Yesterday's fun lunch with the sister 😘
Mesjid Raya Al Mashun Medan
This mosque is Medan’s pride, but never once did I set foot in it. At the beginning of its construction, they said that they integrated the mosque with the Maimoon Palace complex. Then I looked at the mosque's gate towards Maimoon and imagined the vast territory of the Sultan Deli kingdom in its former glory.
Pleasure with little money.
Abis sholat Maghrib di kampus tadi ditelepon Tatak Moli yang ngajak makan di luar. Di luar maksudnya warung dekat rumah. Langsung cus ke parkiran biar bisa cepat sampe. Bersahabat dengan Tatak Moli ini sungguh indahnya. Kita ulang tahun, dihadiahin. Dia yang ulang tahun, kita ditraktirin.
Treatment yang diberikan selalu sederhana, tapi berkesan. Dan gak pake drama. Beberapa tahun lalu dia ketok pintu rumah sambil pegang cake kecil di tangan, ucapin semoga panjang umur. Tahun ini dia singgah ke rumah cuma untuk kasih kado trus pulang.
Alhamdulillah, dikasih teman seperti temanku ini. Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari masalah hidupnya, pembawaan dirinya dan caranya mengatasi segala persoalan. Setidaknya membuka hati dan mata supaya lebih bersyukur. Caranya membalas umpan balik yang diberikan orang lain, bisa membuat sedikit merasa, “Wah, ternyata saya sangat berguna. Berpartisipasi dalam memberikan solusi atas masalah yang orang hadapi”.
Ngambil gambarnya pake posisi maksa
Aku mengenal orang-orang yang lulus kuliah di usia 21 dan baru bekerja dengan gaji yang layak di usia 27. Aku mengenal orang-orang yang lulus kuliah di usia 25 dan sudah bekerja dengan gaji yang layak. Aku mengenal orang-orang yang memiliki anak tapi tetap tanpa pasangan, dan aku mengenal orang-orang yang telah menikah tapi menunggu 8-10 tahun untuk menjadi orang tua. Aku mengenal orang-orang yang menjalin sebuah hubungan tapi mencintai orang lain, dan orang-orang yang saling mencintai tapi tidak bersama. Ada orang-orang yang menunggu untuk mencintai dan dicintai. Yang ku maksud adalah, segala sesuatu dalam kehidupan terjadi menurut waktu kita, jam kita. Kau mungkin memperhatikan teman-temanmu dan beberapa ada yang sudah di depanmu sedangkan yang lain masih di belakangmu. Sebenarnya tidak begitu. Mereka hidup menurut perputaran jam mereka, maka bersabar lah. Kau bukannya tertinggal di belakang, hanya saja waktumu belum tiba.
Julissa Loaiza
Dalam dunia penerbangan, ada yang namanya critical eleven. Sebelas menit paling kritis dalam pesawat yaitu 3 menit setelah take off dan 8 menit setelah landing, karena hampir selalu pada saat-saat itu lah pesawat rentan mengalami keadaan berbahaya. Sama seperti sebuah pertemuan, tiga menit pertama menjadi kritis karena saat itulah kesan pertama terbentuk, lalu ada delapan menit sebelum berpisah, yang akan menentukan apakah pertemuan itu akan menjadi sebuah awal atau menjadi sebuah perpisahan
Ika Natassa
Bersabarlah seperti air. Terus mengalir ke bawah sesuai hukum alamnya. Ketemu rintangan dia berbelok, ketemu celah kecil dia menyelip, ketemu batu dia menyibak, ketemu bendungan dia terus mengumpulkan diri sendiri, hingga makin banyak, semakin tinggi, penuh terlampaui bendungan tersebut; untuk mengalir lagi. Seolah dia tidak melakukan apapun, hanya diam, sabar, tenang, tapi sedang terus berusaha habis-habisan. Bersabarlah seperti air, ketika orang-orang tidak tahu betapa besar dan menakjubkannya rasa sabar tersebut.
Tere Liye