<p>Directed by Takashi Miike | Produced by Mataichiro Yamamoto | Screenplay by Shogo Muto | Based on Crows by Hiroshi Takahashi | Starring Shun Oguri, Shunsuke Daitō Suzunosuke Tanaka, Sōsuke Takaoka, Kyōsuke Yabe, Takayuki Yamada, Tommy Ly, Yusuke Nakajima | Cinematography Nobuyasu Kita | Edited by Shuichi Kakesu, Tomoki Nagasaka | Release date April 11, 2009 (Japan) | Running time 133 minutes | Country Japan | Language Japanese | Box office $29,893,636[1]
CROWS ZERO 2
Welcome back to Suzuran! Setelah beberapa minggu Genji menang dari Serizawa, Genji masih aja penasaran buat ngalahin Rindaman. Padahal geng GPS nya udah bilang buat nyerah dan mendingan ngurusin Suzuran. Suatu hari mereka ga sengaja ketemu Serizawa dan gengnya yang lagi adu mulut sama sekelompok anak sma laki-laki sebagian besar botak dengan gakuran abu-abu. Genji ikut dalam pembicaraan dan dasar Genji kepalanya panas mulu ditambah Chutta yang banyak omong. Genji memukul salah satu murid sma lain itu dan Chutta bilang bahwa ia adalah kepala suzuran yang harus ditakuti. Dan jreeeeng ternyata mereka ada Housen musuh bebuyutannya Suzuran yang udah 2 tahun ini menyepakati kesepakatan perdamaian karena tragedi dua tahun yang lalu. Housen seneng-seneng aja Suzuran yg mulai nyerang. Tokio dan Serizawa yg awalnya menahan gengnya untuk ga terpancing sama Housen karena Housen mengejar Kawaishi kakak kelas mereka yang baru keluar dari penjara, well ya, should say thanks to Genji deh udah ngancurin non aggresive agretment. Izaki dan Makise akhirnya menyadari bahwa GPS kini berurusan sama Housen karena Serizawa tampak tidak peduli. Karena walaupun Serizawa kalah dia gak pernah menyatakan tunduk sebagai pengikut GPS. Genji akhirnya tau kejadian 2 tahun yang lalu, saat itu Serizawa dan Tokio adalah anak kelas satu dan tergabung dengan geng Kawaishi (kelas 3 penguasa suzuran saat itu). Bertarung melawan sma lain yg dikenal sebagai the killer Housen. Kawaishi dan suzuran mulai tersudut. Sebagai kepala suzuran ia harus bertindak sayangnya ia mengambil jalan pintas dengan menggunaksn pisau lipat yang awalnya dia keluarin buat nakut-nakutin. Eh malah ketusuk beneran dan Bitou kepala Housen meninggal, Kawaishi harus dipenjara.<br> Genji makin galau haha karena dia baru sadar bahwa jadi kepala suzuran gak semudah yang dia pikirkan. Buktinya belum apa-apa dia udah harus kena masalah. Di Housen ketuanya Narumi sedang mengompori muridnya untuk segera memulai perang dengan Suzuran. Tokio memanggil Genji untuk berbicara bertiga dengan Serizawa membahas Housen. Namun Genji sok acuh dan tidak peduli, Tokio memperingatkan bahwa Housen bukan musuh yang enteng. Genji malah mengejek Tokio untuk berhati hati dg kepalanya yg baru dioperasi, lucunya Serizawa malah setuju. Di Housen ada Washio Gotta anak baru transferan dari Suzuran sebelumnya dia pernah kalah telak saat menantang Serizawa dan sekarang malah dendam. Dia mencoba untuk menjatuhkan Suzuran. Serangan-serangan Housen di mulai, Shoji babak belur oleh Ryo seorang anak pendiam dari housen. Selalu menggunakan payung dan berambut panjang menjuntai ke wajahnya. Ryo sangat kuat sehingga Shoji yang juara judo bahkan harus masuk rs. Selanjutnya ada Tokaji. Begitu pula Makise, Chutta, dan Mikami Brothers (yg sekarang bergabung denga tim GPS. Saat Mikami izin bergabung dg GPS awalnya Tokaji dan Shoji marah, tapi Serizawa bilang bahwa mereka bebas melakukan apa saja dan Mikami memberikan kenang-kenangan berupa lem super untuk otaknya Tokio. Weird) babak belur. Tapi Genji masih tenang-tenang saja. Puncaknya ketika dia baru saja babak belur mencoba mengalahkan Rindaman, Serizawa meninggalkan Genji ke markas atap suzuran. Lalu tak lama ketika Genji siuman Tokio dan Serizawa datang memberitahu bahwa Housen baru saja membakar sebagian kelas Suzuran. Tapi lagi-lagi Genji diam saja, Tokio kesal dan bilang akan menanganinya sendiri namun Genji lagi-lagi meledek kepala Tokio. Tokio kesal dan malah menantang Genji yang terus berulang mengejek kepala Tokio. Akhirnya Genji membalas tantangan Tokio namun sebelum sesenti mengenai kepala Tokio, Serizawa menghalangi (once more. Do not touch my Tokio). Hahaha<br> Genji, Makise, Chutta, dan Mikami Brothers mendatangi Housen untuk menerima tantangan. Izaki di Suzuran sedang merekrut trio Hounjuo, Sugihara dan Kirishima untuk bergabung melawan Housen tapi mereka menolak. Izaki juga pernah menantang Serizawa agar mau bergabung dg GPS namun ia kalah. Sadar bahwa GPS tidak seberapa dan kali ini tidak ada Bando yang akan membantu mengumumkan di radio sekolah mengenai perekrutan untuk melawan Housen tidak apa mereka tidak harus masuk menjadi GPS. Dan sayangnya tidak seperti yang diharapkan Genji masih kekurangan orang. Akhirnya Genji mengatakan bahwa perang dibatalkan saja dan meminta semua orang pulang dari pada mati sia-sia. Chutta dan Makise kesal, namun Izaki yg sangat memahami Genji mengatakan bahwa ia tidak benar-benar pulang. Genji sedang mempertaruhkan nyawanya sendiri. Izaki meminta yg lain bersiap-siap ke Housen. Kabar Genji pergi sendirian bahkan tersebar ke Serizawa. Tokaji menilai kalau sampai GPS kalah ujung-ujungnya Serizawa yang harus melanjutkan dendam Housen, Tokio pun merasa bahwa satu-satunya harapan Suzuran ya Genji. Tak lama Mikami Brothers datang dan berunding dengan Serizawa.<br> 1 black man vs 1000 white men. Hahaha kesan ketika Genji dengan gakuran hitamnya datang ke lapangan Housen yang udah ditunggu sama ribuan murid Housen dengan gakuran abunya. Genji mulai perang.</p> <p>Bitou Tatsuya adik dari Bitou Makio yg dulu terbunuh menanyakan mengapa harus menurunkan banyak orang jika bisa satu lawan satu. Narumi merasa mengerti strategi Suzuran. Karena tak lama Makise, Chutta, Izaki dan GPS datang. Bahkan bukan hanya itu Serizawa, Tokio, Tokaji dan gengnya pun datang. Suzuran vs Housen pun seimbang. Ketika Geng Serizawa dan GPS bergabung sebenarnya banyak percakapan saling sindir. Seperti makise bertanya pada Serizawa kenapa datang? Chutta menambahkan hari ini GPS yang akan jadi pahlawan. Atau dendam Izaki dan Tokaji, Tokaji bilang jangan sampe babak belur karena dia tidak mau menggendong Izaki pulang, Izaki hanya membalas urus urusanmu sendiri. Pada akhirnya mereka pun bersatu untuk mengalahkan Housen. Genji ditantang untuk sampai ke puncak Housen dan bertemu Narumi. Dengan back up an Serizawa dan gabungan GPS dan geng Serizawa, Genji berhasil sampai ke atap. Genji dan Serizawa terpisah ketika di tangga Ryo menantang salah satunya, Serizawa menyilahkan Genji untuk menemui Narumi dan biar dia yang menangani Ryo. Genji mengatakan pada Ryo untuk berhati-hati karena Serizawa bisa jadi orang yang tidak bisa dihandle. Dan benar walaupun Serizawa babak belur tapi ia tidak kalah dengan Ryo dan berhasil menaklukan Ryo. Di atap Genji dan Narumi sama babak belurnya dan masih saling menghajar. Ketika keduanya hampir saja KO, Gotta datang dengan membawa pisau lipat untuk menusuk Genji tapi ditangkis oleh Bitou karena baik Bitou dan Narumi membenci penggunaan pisau ketika berkelahi karena mengingatkan akan kematian bitou dulu. Genji dan Narumi kembali berkelahi dan akhirnya genji menang dengan babak belur. Serizawa mengatakan bahwa kapten tidak boleh babak belur tapi Genji hanya menjawab diam saja dan pinjamkan bahumu. Hahahaha cute!<br> Suzuran pulang dengan berangkulan baik itu GPS atau geng Serizawa dengan sama sama babak belur pastinya. Akhirnya GPS dan suzuran bersatu terlihat saat hari terakhir kelas tiga sebelum lulus Serizawa, Tokio, Makise, Chutta, Mikami Brothers, Izaki dan Tokaji berjalan bersama menuju Genji yang masih penasaran dengan Rindaman. Bahkan ketika Rindaman yang masih kelas dua tau bahwa Genji akan lulus masih mau melawan Genji dan Serizawa bertaruh untuk Genji.</p> <p>Aaaaaahhh kind of sad waktu tau ini terakhir kalinya mereka di Suzuran dan waktu mereka jalan bersama entah siapa yg nanya (karena banyakan) kemana Serizawa abis lulus tapi Serizawa ga mau cerita. Gue yakin bahwa kalaupun ada sekuelnya (yg emang ada) gak akan ada tokoh-tokoh ini lagi (dan bener).</p> <p>Crows Zero 1 atau 2 menurut gue punya keunggulan masing-masing. Di 1 karena awal jelas harus konsen ke perkenalan kebetulan battlingnya juga internal suzuran jadi ga banyak tokoh dan gampang buat inget karakter. Even ga seru karena berantemnya internal di bawah ujan dan gelap2 waktu pertama nonton gue ga tau siapa mukul siapa. Tapi cz 1 juara di humornya bahkan karekternya juga lucu-lucu. Serizawa sama motor Tokio, mahjong, bowling, Genji yang nangis bombay gara2 cewek atau pas latian bikin kata2 serem buat berantem. Dikedua ga ada. Cz 2 menurut gue lebih serius. Konfliknya lebih dalem Housen, belum lagi ayahnya Genji yg sekarat karenq ditembak, perpecahan di suzuran karena ada GPS dan geng Serizawa. Dan walaupun ga ada lagu Hero Lives in You nya Meisa Kuroki (Ruka) final battlenya tetap gore karena ke kontrasan antara Housen dan Suzuran (Putih dan Hitam). Belum lagi karena akhirnya GPS dan geng Serizawa bersatu.. maaaaaaan kapan lagi liat 9 orang keren kompak gt.</p> <p>Sedih karena mereka lulus dan well ya sedikit proud karena filmisnya memegang janji bahwa lulus ya lulus. Dan fakta bahwa CZ 2 itu tahun 2009 yang berarti 8 tahun lalu kayaknya ga mungkin bikin mereka balik lagi macem reunian. Aaaahhh kind a miss of them!
>










