Suatu hari Iru cerita kalau dia senang sekali hari ini main dengan temannya (si A). Lalu saya tanya:
Ibu : Si A itu yang mana ya? Ibu belum kenal..
Iru : Oh yang sering ketawa itu lho bu
Ibu : Yang mana ya?
Iru : Dia juga suka gambar dan makan yoghurt waktu snack time
Ibu : Ooh, badannya lebih kecil atau lebih besar dari Iru? Umurnya berapa?
Iru : Aku ngga tahu.. si A baik kok
Lalu hari ini membaca satu cuplikan dari chapter 3 The Little Prince. Ternyata deskripsi anak-anak tentang seseorang itu simple dan tulus, sedangkan orang dewasa melihat dari ukuran. Padahal sebagai manusia kita punya nilai yang lebih dari sekedar angka-angka itu. Kadang saya berpikir dan mengapresiasi diri bahwa sudah cukup sabar dalam mendidik anak-anak, ternyata sesungguhnya anak-anak yang lebih sabar terhadap kita, orang tua.
Terima kasih anak-anakku, Iru dan Nuri, my best teachers.















