Apa ada yang pernah ngerasa, udah hidup di dunia lama banget tapi belum menghasilkan sesuatu yang berarti?
Kalau pernah, kita sama hehe. Kayak.. lihat temen udah jadi pendiri sebuah bimbel sbmptn, lihat kakak tingkat udah nerbitin berbagai buku, ada adik kelas yang bikin komunitas sosial, mereka terlihat.. mengagumkan..
Memang menyebalkan ya, saat perasaan 'aku memang orang yang ga berarti' itu datang. Tapi katanya, perasaan seperti itu justru sesuatu yang harus disyukuri. Karena artinya kita sedang ada di lingkungan yang baik. Kita dikelilingi orang orang hebat. Sehingga kita merasa biasa aja.
Masalahnya justru datang setelah perasaan tersebut muncul. Kita punya pilihan untuk bermuara pada iri atau mengembangkan diri setidaknya agar kita lebih berarti, lebih dapat memberi manfaat, minimal bagi sekitar.
Iya ga? :)














