rasa sedih
Permisi, inilah sebuah kesedihan yang aku tumpahkan dalam sebuah tulisan. Sebuah perasaan yang tidak terkontrol, antara marah dan sedih atau bahkan keduanya tidak bisa aku ungkapkan. Betapa ketidakpedulian dan kata kasar yang kau ucapkan tidak sedikitpun membuatku semakin bahagia. Semakin sakit, semakin tertekan. Akankah kemerdekaan hati bisa membuat lebih baik? Tidak ada yang tahu. Semua kembali pada keputusan dan kesepakatan, semua ada konsekuensi yang bisa diambil. Ketakutan terutama yang paling mendasari adalah apakah kebahagiaan bisa didapatkan tanpa ikatan? Apakah melepaskan adalah keputusan yang paling benar? Apakah definisi bahagia setelah kebersamaan itu menjadi urusan pribadi? Tidak ada yang tahu. Semakin meraba hati, penyesalan lah yang paling utama muncul kemudian disusul dengan rasa terluka. Kadang segitu hebatnya hingga susah membedakan antara baik dan salah.













